Gadis Misterius

Gadis Misterius
Part 41


__ADS_3

Hendarto menangis sesenggukan setelah menceritakan semuanya. Dia pasrah apa yang akan anak anak nya lakukan padanya .


Satya menatap Papi nya dengan pandangan benci dan penuh dendam. Satya berdiri dan pergi tanpa sepatah katapun. Dia benar benar marah dan kecewa pada Papi nya.


"Bang Sat lo mau kemana Bang" teriak Vano saat melihat abang nya pergi


"Sudah lah Van Satya pasti butuh waktu untuk sendiri. Dia pasti syok dengan kenyataan ini" Reno mencoba menenangkan Vano


Kevin pun hanya diam dengan perasaan campur aduk. Tanpa kata Kevin pergi keluar dari rumah Vano.


Reno dan Siska pun pamit untuk pulang. Karna mereka tahu sekarang keluarga ini harus menyelesaikan masalah nya.


Kini tinggal Vano dan Papi nya yang berada di tempat itu. Keduanya hanya membisu tanpa ada kata keluar dari mulut keduanya. Cukup lama keheningan menyelimuti ruangan ini, sampai Vano bersuara dan memecah keheningan.


"Jadi sekarang apa Papi benar banar sudah menyesal?" tanya Vano menatap Papi nya


"Iya Vano. Papi menyesali semuanya. Maafkan lah Papi " jawab Hendarto lirih air mata kembali menetes di pipi nya yang mulai terlihat ada kerutan.

__ADS_1


"Pi Vano gak tau harus gimana sekarang. Vano bingung Pi. Sekarang istri Vano pergi entah kemana" Vano menyenderkan kepala nya di sandaran sofa.


"Maafkan Papi Vano. Papi janji Papi bakal bantu kamu untuk cari Alisya" kata Papi lesu


"Untuk sekarang ini Vano belum bisa mengerti keadaan ini. Tapi Vano gak bisa membenci Papi. Vano memaafkan Papi" Menarik nafas sebelum melanjutkan kata kata nya.


"Mau gimana pun Papi lah orang tua yang Vano punya saat ini. Bertobatlah Pi sebelum terlambat. Semua yang Papi lakukan di masa lalu banyak membuat orang menderita" Vano beranjak dari duduk nya dan pergi ke kamar nya denagn wajah frustasi.


..................


Kevin baru saja merasakan jatuh cinta dan dicintai. Dia termasuk cowo yang setia pada pilihan nya. Tapi sekarang kenyataan seolah mempermainkan perasaan nya. Baru saja Kevin akan melamar Alifiya di hari ulang tahun nya 2 bulan lagi. Tapi semuanya hanya tinggal angan angan nya saja. Meskipun begitu Kevin tetap optimis kalau suatu saat Dia akan bisa menemukan pujaan hatinya itu.


"Fiya kamu kemana Sayang" Kevin menatap foto Alifiya yang ada di ponsel nya.


"Aku akan mencari mu sampai ketemu. Aku janji pada diriku sendiri Fiya"


Bingung, Sedih, kecewa. Itulah yang Kevin rasakan saat ini. Bingung untuk mencari kekasih nya. Sedih karna kenyataan Daddy nya lah yang membunuh orang tua wanita yang dicintai nya. Kecewa karna kejadian itu terjadi karna kelicikan orang yang selama ini sudah Dia anggap sebagai Papi nya sendiri yaitu Hendarto.

__ADS_1


Kevin merasa hidup nya hampa untuk saat ini. Terlalu sulit untuk menerima kenyataan ini.


...................


Tak jauh beda dengan Kevin, kini Satya juga sedang duduk merenung di sofa ruang tamu apartemen nya. Terlihat sekali dari raut wajah nya kalau Satya sedang memendam amarah, benci, kecewa pada orang yang sudah membohongi nya selama puluhan tahun.


Hendarto orang yang sangat Satya hormati dan yang Satya anggap orang tuanya sendiri ternyata hanyalah paman nya dan Dia yang telah menghancurkan kelauarga Satya. Bagaimana mungkin Satya bisa dengan mudah memaafkan nya.


Terlalu sulit untuk bisa menerima dan mencerna semua kenyataan ini. Satya sungguh merasa di bodohi dan di bohongi oleh Papi nya sendiri.


"Kenapa setega itu Papi bohongin gue dan hancurin keluarga gue. Jadi selama ini gue punya Papa yang ternyata berada di penjara " gumam Satya pada dirinya sendiri


"Kenapa Papi bisa setega itu? padahal Papa gue adalah kaka nya sendiri" Satya masih berbicara sendiri


Takdir Tuhan yang tak bisa dsihindari bagi semua umat nya. Sekarang kenyataan pahit ini harus melanda tiga pria tampan yang bahkan tidak tahu apa apa. Tapi mereka haris kena imbasnya.


Keserakahan dan sifat iri dengki yang Hendarto miliki dulu akhirnya berdampak pada keharmonisan keluarga nya. Menyesal hanya itulah yang bisa Dia perbuat. Banyak orang yang terkena imbasnya karna perbuatan nya di masa lalu.

__ADS_1


__ADS_2