Gadis Misterius

Gadis Misterius
Season 2 (Part 16)


__ADS_3

Pagi hari di kediaman Rahardian, semua anggota keluarga sedang berkumpul di ruang keluarga sambil bercerita dan tertawa.


"Kapan kau akan kembali Son?" tanya Kevin


"Mungkin besok Dad, soalnya kasian juga Laila kalau di tinggal terlalu lama" jawab Raksa


"Iya sayang, apalagi Laila sedang hamil besar. Oh ya nanti kalau Daddy mu sudah tidak terlalu sibuk kita akan berkunjung ke tanah air. Mommy juga ingin melihat menantu Mommy itu" kata Fiya


"Iya Mom"


Saat mereka masih asyik mengobrol tiba tiba ada yang menerobos masuk ke dalam rumah mereka di ikuti bibi pembantu di rumah ini.


"Honey" teriak Shafira sambil berlari dan memeluk Raksa


"Shafira lepaskan " teriak Raksa kaget


"Maaf Tuan, Nona ini memaksa masuk" kata Bibi pembantu menunduk


"Ya sudah Bi tidak papa, sekarang Bibi kembali bekerja saja" kata Fiya


Bibi pembantu pun mengangguk dan pergi untuk meneruskan pekerjaan nya.


"Ada apa kau kesini?" tanya Raksa dingin


"Aku merindukan mu Honey" Shafira akan memeluknya lagi tapi dengan cepat Raksa menghindar.


Cih


"Kau sudah bosan dengan pria itu? Dimana suamimu?" tanya Raksa sinis


"Aku akan bercerai dengan nya Honey dan aku akan kembali padamu. Aku sangat mencintai mu" kata Shafira dengan tidak tahu malunya

__ADS_1


"Hahahaha" Kevin tertawa sambil bertepuk tangan seperti sedang menonton pertunjukan.


"Kau fikir aku bodoh membiarkan putraku jatuh ke pelukan wanita ular sepertimu. Kau pergi meninggalkan suamimu karna Dia sudah bangkrut karna kau terus memorotinya" kata Kevin membuat mereka yang ada di sana terkejut


"Benarkah itu Dad?" tanya Raksa kaget


"Tidak, itu tidak benar. Uncle pasti salah faham" Shafira segera menyangkal omongan Kevin


"Hahahaha, sekarang pergilah sebelum kesabaran ku habis. Dan jangan pernah mengganggu rumah tangga putraku lagi atau kau akan tau akibatnya" kata Kevin penuh dengan nada ancaman


"Tapi Uncle, aku mencin...."


"PERGI" teriak Kevin emosi


Dengan mengepalkan tangan nya Shafira pergi sambil menghentak kan kakinya karna terlalu kesal semua rencana nya gagal.


"Lebih baik kau pulang ke tanah air sekarang. Daddy khawatir pada Laila. Takut kalau Shafira akan mencelakai nya. Wanita ular seperti Dia akan melakukan apapun untuk bisa mendapatkan apa yang Dia mau" kata Kevin


...----------------...


Sementara itu Laila di buat makin bingung dengan keadaan yang sedang menimpanya sekarang. Apalagi Raksa tidak bisa di hubungi dari semalam.


"Kemana Dia, ko ponselnya tidak aktif terus" gumam Laila


Laila pun berjalan ke arah taman dan duduk di bangku taman. Memandang bunga bunga yang bermekaran indah dengan cahaya matahari pagi cukup membuat nya tenang.


"Doakan Papi mu agar segera pulang ya Nak" Laila mengelus perut buncitnya


'Apa wanita itu benar benar menyusul suamiku ke Jerman'


'Apa mungkin Mas Raksa akan kembali lagi padanya. Buktinya dari semalam Dia gak bisa di hubungi dan tidak menghubungi ku sama sekali'

__ADS_1


Laila cepat menggeleng kan kepalanya mengusir segala prasangka buruk tentang suaminya itu.


"Huh"


Beberapa kali Laila menghela nafas kasar. Fikiran nya kacau saat ini, membayangkan kalau suaminya akan kembali lagi pada mantan pacarnya.


Setelah bosan Laila pun kembali masuk ke kamarnya. Bahkan Dia tidak nafsu untuk sarapan dan makan siang. Meskipun Bi Siti terus memaksanya tapi Laila benar benar tidak nafsu makan. Dia hanya memakan buah dan minum susu ibu hamil saja.


Malam hari nya Raksa baru saja mendarat di tanah air. Dia segera menaiki taxi menuju rumahnya. Dia sudah tidak sabar ingin memberi kejutan pada istrinya. Selain itu Dia juga khawatir dengan keadaan istrinya itu.


Sesampainya di rumah Raksa segera berlari ke lantai atas menuju kamarnya. Dia membuka pintu dengan sangat pelan dan terlihat istrinya sudah lelap. Raksa berjalan mengendap ngendap ke kamar mandi untuk membersihkan diri.


Setelah selesai mengganti pakaian Raksa pun naik ke tempat tidur. Tapi kali ini Laila merasa terusik dengan tempat tidur yang goyang karna Raksa naik nya tidak hati hati.


Laila pun membuka matanya dan mengerjapkan beberapa kali. Merasa tidak percaya dengan apa yang dilihatnya sekarang. Suaminya sedang tersenyum manis padanya.


"Mas" panggil Laila dan Dia pun bangun dari tidurnya


"Suprise" Raksa merentangkan tangan nya mengisyaratkan agar Laila memeluknya


"Mas ini beneran kamu?" Laila langsug menghambur memeluk nya


"Iya sayang ini aku" Raksa menciumi seluruh bagian wajah Laila


"Jahat ko pulang gak bilang bilang"Laila menangis


"Maaf, udah jangan nangis"Raksa menghapus air mata Laila lalu mencium kedua matanya


"Ayo kita tidur sudah malam, besok aku ceritakan semuanya"


Mereka pun tidur berpelukan melepas rindu di hati masing masing.

__ADS_1


Baca juga KU INGIN BAHAGIA


__ADS_2