Gadis Misterius

Gadis Misterius
Part 51


__ADS_3

Malam ini semuanya berkumpul di rumah Reno dan Siska. Meskipun semuanya terasa kurang tanpa kehadiran Satya. Tapi mereka juga mengerti keadaan Satya saat ini. Mungkin Satya masih canggung untuk bertemu Alisya dan Alifiya setelah tahu semuanya.


Kini mereka sedang berkumpul di ruang keluarga. Mereka bercanda ria dan bercerita banyak hal.


"Kak Satya ko gak kesini? Apa gak kalian ajak?" tanya Alifiya penasaran


Meskipun Alifiya sudah mengetahui bahwa Papa Satya lah yang telah membunuh orang tua nya. Tapi Alifiya tak mau menyalahkan Satya yang memang tak bersalah.


Begitupun dengan Alisya. Sosok Satya sudah mereka anggap seperti kaka mereka sendiri. Di lihat dari sisi manapun Satya lah yang paling dewasa diantara mereka. Meskipun sikap nya dingin dan cuek tapi mereka tahu Satya adalah sosok penyayang.


"Sejak kejadian waktu itu dan Satya tahu semuanya. Dia jadi lebih dingin dan pemarah sekarang" kata Reno sedih


"Sabar Kak mungkin Kak Satya belum bisa menerima kenyataan ini." kata Alisya


Mereka hanya mengangguk mengerti karna mereka pun tak bisa membayangkan jika posisi mereka ada di posisi Satya sekarang.


"Oh ya Be. Minggu depan aku mau pergi ke Jerman nemuin Daddy aku" kata Kevin hati hati


Alisya dan Alifiya saling pandang lalu tersenyum penuh arti.


"Aku boleh ikut gak?" tanya Alifiya yang langsung membuat Kevin tersedak air liur nya sendiri.


Uhuk Uhuk

__ADS_1


"Minum dulu Bro" Reno memberikan gelas yang berisi air putih kepada Kevin.


Kevin segera menerima nya dan meminum nya sampai tandas.


"Haus Vin" kata Vano heran melihat Kevin minum dengan rakusnya.


"Diem Lo" kata Kevin pada Vano sambil mengatur perasaan nya yang terlalu kaget.


"Kamu beneran mau ikut ?" tanya Kevin pada Alifiya


Alifiya mengangguk setuju.


"Iya aku mau ikut, emang kenapa gak boleh?" tanya Alifiya cemberut


"Bu...Bukan gitu sayang. Tapi apa kamu udah siap bertemu sama Daddy secara Daddy aku kan yang udah...." Kevin menggantungkan ucapan nya terlalu sesak jika harus mengatakan nya dan mengingat semuanya kembali.


"Terimakasih sayang aku benar benar beruntung punya kamu disisi aku" Kevin berdiri hendak memeluk Alifiya tapi langsung di halangi oleh Vano


"Enak aja lo mau peluk peluk adhe gue. Halalin dulu baru boleh" kata Vano merentangkan tangan nya menghadang Kevin


"Halahh. Peluk doang, lagian lo dulu juga sering pelukan sama Alisya pas masih pacaran" kata Kevin kesal tapi Dia menurut dan kembali duduk di sofa


"Biarin aja, gue kan kaka ipar nya. Jadi harus waspada sama cowo yang deket sama adhe gue. Apalagi cowo nya somplak kaya lo" kata Vano santai

__ADS_1


"Sialan lo Van"kata Kevin kesal


"Hahahha" semuanya tertawa melihat perdebatan Kevin dan Vano.


Setelah lelah mengobrol dan bercerita semuanya akhirnya masuk ke kamar untuk tidur. Para perempuan langsung masuk ke kamar Alifiya karna mereka ingin tidur bersama, bukan mereka si tapi lebih tepat nya keingan Alisya mungkin bawaan baby.


Para Cogan masuk ke kamar Reno dan tidur bersama dengan wajah kusut nya. Sebenarnya mereka masih bisa tidur dikamar tamu. Tapi Kevin memaksa tidur bersama.


"Udah kalian gak usah lesu kaya gitu. Kan masih ada gue" kata Kevin mengejek kedua sahabatnya.


"Diem lo sialan" kata Vano melempar Kevin dengan bantal.


Kevin tertawa bahagia sambil menangkap bantal yang dilempar Vano.


"Wolessss Bro" kata Kevin


"Lo gak tau si gimana rasanya udah punya istri dan terbiasa tidur dipelukan istri. Makanya lo cepetan kawin biar gak karatan tuh junior" kata Reno kesal


"Jones mana tau rasa hangat nya dipeluk istri. Semoga aja Fiya beneran mau nikah sama lo kalau ngga gagal lagi dong lo ngerasain hangat nya tidur sama istri " Vano ikut memanas manasi Kevin


"Sialan lo berdua. Nanti gue bakal tunjukin pada lo semua kalau gue bisa buat Alifiya klepek klepek sama junior gue. Langsung bunting Alifiya sekali tojos aja" kata Kevin sombong


"Kita liat aja nanti" kata Reno cuek

__ADS_1


Dan obrolan absurd diantara lelaki ini masih berlanjut sampai mereka lelah dan akhirnya terlelap dengan posisi yang tak jelas. Kaki Kevin mengarah ke kepala Vano sementara Reno malah tidur menyamping di pinggir tempat tidur.


Jangan lupa Vote nya ya guys 🤗🤗


__ADS_2