
Sampai di mansion Hana dan Min Young langsung turun dari mobil dan langsung masuk ke dalam mansion. Hana berjalan masuk ke kamar setelah itu Hana mengganti bajunya dengan baju biasa. Hana baru ingat kalau tadi dia mencuci baju di samping rumah.
"Ah, gue lupa" ucap Hana menepuk dahi nya
Hana berjalan ke arah samping lalu membuka pintu, Hana membuka mesin cuci nya dan menjemur semua baju yang ada di mesin cuci. Hana memasukkan baju yang tadi dia rendam ke dalam mesin cuci dan tidak lupa memberi sabun.
Hana kembali ke kamar dan duduk di kursi lalu mengecek kembali file - file kantor yang baru saja di kirim oleh sekertaris nya. Saat mengecek pengeluaran keuangan dia menaikkan satu alis nya karena bingung.
"Bukanya baru bulan lalu ya" ucap Hana
Hana mengambil hp nya dan menelepon sekertaris nya.
"Halo Miss, ada apa?"
"Si kepsek minta uang lagi?" tanya Hana
"Eh, iya Miss dia meminta 100 juta katanya toilet nya rusak dan minta uang untuk memperbaiki toilet tapi saat saat saya ke sana untuk melihat ternyata toilet nya masih sangat bagus"
"Apa dia korupsi?" tanya Hana
"Iya Miss dan saya sudah ada buktinya, apa langsung di bawa ke polisi Miss?"
"Jangan" ucap Hana menyeringai
"Lalu bagaimana Miss?"
"Daftar kan saya" ucap Hana tersenyum kecil
"Eh, baik Miss"
"Tutupi identitas saya" ucap Hana dingin
"Baik Miss"
Hana mematikan telepon sepihak lalu melihat ke arah jendela.
"Mau main - main ternyata" ucap Hana
Hana kembali mengecek file - file nya sambil mengerjakan beberapa file yang belum dia kerjakan. Sudah 2 jam Hana mengerjakan akhir nya dia selesai, Hana merenggangkan kedua tangan nya sambil memejamkan matanya.
Tok tok tok
Tiba - tiba ada yang mengetuk pintu kamar nya, Hana langsung berjalan ke arah pintu dan membuka nya.
ceklek
"Hana tolong kamu bersihin kamar yang di atas ya, Hyun Ki mau pulang" ucap Min Young sangat senang
"Ya" balas Hana mengangguk
"Tadi kamu sedang apa?" tanya Min Young
"Hmm" ucap Hana menggeleng kan kepala nya
"Ya udah, kamar nya tolong kamu bersihin sampai bersih ya" ucap Min Young
__ADS_1
"Hmm" ucap Hana datar
"Kamar nya yang pintu nya warna hitam" ucap Min Young
"Hmm" ucap Hana mengangguk
"Ya sudah" ucap Min Young membalikkan badan nya ingin pergi tapi tangan nya di tahan oleh Hana
"Nyonya " ucap Hana
"Iya ada apa?" tanya Min Young membalikkan badan nya
"Boleh saya sekolah?" tanya Hana to the poin
"Eh kamu mau sekolah?" tanya Min Young terkejut
"Iya" ucap Hana mengangguk
"Bagus itu lagi pula kamu masih sangat muda, saya sih boleh - boleh saja tapi apa kamu gak capek?" tanya Min Young
"Tidak" ucap Hana
"Boleh kok" ucap Min Young tersenyum
Setelah itu Min Young pergi dari kamar Hana. Hana menutup pintu kamar nya lalu mengambil sapu dan berjalan ke arah tangga. Sampai di depan pintu berwarna hitam Hana langsung masuk, saat pertama kali masuk dia terkejut karena kamar itu hampir mirip dengan kamar nya.
Hana mulai membersihkan semua kamar bahkan sampai sudut terkecil, saat menyapu bawah kasur dia tidak sengaja melihat foto di meja, Hana mengambil foto itu dan memandang nya. Di sana ada foto Min Young , Hyun Shik dan terakhir anak laki - laki yang sangat lucu mungkin umur nya baru 5 tahunan.
"Lucu banget" ucap Hana memandangi anak kecil itu
(kira - kira kayak gini)
"Ternyata capek juga kerja jadi pembantu" ucap Hana sambil berkeliling
Dia merasa kagum dengan bibi nya karena sudah bertahun - tahun dia bekerja dengan keluarga nya dan dia tidak pernah mengeluh capek.
"Dulu gue yang di layani sekarang gue melayani " ucap Hana tertawa kecil
"Tapi gue bisa belajar dari pengalaman ini" ucap Hana
Hana belajar bahwa kita harus selalu menghargai seseorang tanpa memandang kasta, bersyukur dengan apa yang dia miliki sekerang dan tidak malu dengan pekerjaan yang dia jalani selama itu bermanfaat untuk orang lain.
Dia merasa kagum dengan bibi nya karena saat orang tuanya meninggal hanya bibi nya yang memberinya semangat dan merawat nya sampai sesukses ini bahkan bibi nya tidak pernah mengeluh hanya senyum yang terpancar di wajah nya. Dulu saat orang tua nya meninggal Hana pernah berfikir untuk bunuh diri menyusul oemma nya tapi niatan itu lama - kelamaan memudar dan hilang karena kasih sayang pembantunya yang sudah dia anggap seperti keluarga nya sendiri, mungkin kalau saat itu dia jadi bunuh diri dia tidak akan merasakan sukses seperti sekarang ini.
ceklek
Tiba - tiba ada yang masuk ke dalam kamar dan menghampiri Hana.
"Kamu sudah selesai?" tanya Min Kyung
"Eh, iya" ucap Hana kaget
"Saya kira kamu belum selesai" ucap Min Young
__ADS_1
"Kamu bisa buat kue gak?" tanya Min Young
"Bisa" ucap Hana datar
"Kalau gitu kamu bisa dong bantu saya buat kue" ucap Min Young
"Ya" balas Hana mengangguk
Hana dan Min Young berjalan keluar kamar, sampai di dapur Hana mencuci tangan nya dulu setelah itu menghampiri Min Young yang sedang menyiapkan bahan - bahan untuk membuat kue.
Saat Hana melihat Min Young mengeluarkan bahan - bahan dia seperti tidak asing.
" Tres Leches " gumam Hana tapi masih bisa di dengar oleh Min Young
"Kamu tau kue itu?" tanya Min Young
"Iya" balas Hana
"Padahal kita belum buat kamu udah tau aja" ucap Min Young
Tres Leches adalah kue khas Moscow kue ini sangat ringan, bagi yang penyuka dessert ini sangat cocok.
Setelah menyiapkan semua bahan - bahan Hana dan Min Young memasukkan satu - persatu bahan ke dalam mixer sambil di kocok. Setelah tercampur Hana menuangkan adonan ke dalam loyang yang sudah di olesi mentega setelah itu Hana menuangkan Susu ke dalam adonan dan mengaduk nya. Selesai di beri susu Min Young langsung memanggang kue nya, setelah di panggang kue nya di beri susu lagi dan di masukkan ke kulkas agar dingin.
"Akhir nya selesai juga, tinggal nunggu dingin" ucap Min Young
"Tidak aku sangka kamu pandai membuat kue" ucap Min Young tersenyum ke arah Hana
"Saya sudah terbiasa" ucap Hana
"Nah kalau begitu kita bersihkan ini dulu" ucap Min Young menunjuk semua alat masak yang tadi di gunakan untuk membuat kue
Hana dan Min Young mencuci semua alat masak tadi dan menaruh nya ke dalam rak. Selesai membuat kue Hana berjalan masuk ke dalam kamar. Hana duduk di pinggir kasur dan mengambil hp nya yang ada di meja, Hana melirik jam yang ada di kamar nya dan ternyata sudah jam 2 siang. Hana merebahkan tubuhnya di kasur dan memejamkan mata nya, sekarang ini tubuh nya sangat capek.
Baru ingin tertidur pulas tiba - tiba hp nya berbunyi dengan terpaksa Hana mengangkat telepon nya.
"Ck, ganggu aja" ucap Hana
"Halo" ucap Hana dingin
" Halo Miss, mulai besok anda sudah bisa masuk sekolah"
"Hmm" balas Hana memejamkan mata nya
"Lalu seragam anda bagaimana Miss?"
"Kirim lewat paket" ucap Hana
"Baik Miss"
"Nanti saya kirim alamat nya" ucap Hana
"Baik Miss"
Hana mematikan sambungan telepon dan meletakkan hp nya di samping nya lalu Hana memejamkan matanya dan tertidur.
__ADS_1
Maaf segini dulu 🙏