
Alifiya dan Alisya sudah terisak setelah selesai menceritakan semua nya. Tapi keduanya merasa lega karna bisa membagi cerita ke mereka semua. Vano langsung memeluk istrinya. Dia tak menyangka kisah hidup istrinya seperti itu. Karna selama ini Alisya selalu mengalihkan pembicaraan ketika Vano menanyakan tentang keluarga nya.
"Jadi ini yang membuat lo selalu pakai masker kemana aja?" tanya Reno
"iya.. aku hanya takut kalau orang itu masih mengincarku" jawab Alisya di sela tangis nya
"Jadi yang kamu bilang kak Syasya itu adalah Alisya?" tanya Siska yang juga penasaran
"iya kak. Aku dari kecil selalu memanggil nya kak Syasya" jawab Alfiya sambil menghapus air matanya.
"Ya sudah sekarang kalian sudah bertemu kembali.. Papa senang akhirnya Fiya bisa menemukan kaka nya yang selama ini dicarinya" kata Papa Siska tersenyum haru
"iya.. Om, Tante terimakasih banyak telah merawat Fiya. Kamu juga Siska terimakasih ya sudah menyayangi Fiya" kata Alisya tulus
"iya sama sama Sya. Aku udah anggap Alifiya adik kandung ku sendiri.. " jawab Siska tersenyum tulus
"iya nak Alisya.. Kita sudah menganggap Fiya sebagai keluarga kita" kata Mama Siska memeluk Alisya.
Alisya merasa bahagia mendapat pelukan hangat dari Mama Siska. Dia merasa di peluk oleh almarhum Ibunya.
"Terima kasih tante" ucap Alisya tersenyum haru
"ko gue kaya nonton drama korea ya... Tapi ini nyata..." Kata Kevin
"Hahaha.." semuanya tertawa mendengar ucapan Kevin. Dia memang selalu bisa mencairkan suasana.
"Dasar lo Vin... orang lagi mengharu biru kaya gini.. Tapi malah bercanda lo" ucap Reno
__ADS_1
"Hahaha. kan biar gak sedih sedihan terus. Nanti bisa bisa banjir air mata disini " ucap Kevin tertawa
"Kamu ini ya Be.." Alifiya tersenyum
Mereka pun berecerita panjang lebar.. Sampai larut malam mereka pamitan untuk pulang. Alisya sebenarnya masih kangen dan ingin bersama Alifiya lebih lama lagi. Tapi Alisya juga sadar kalau Dia sekarang sudah menjadi istri.. Jadi Dia tetap ikut pulang. Alifiya juga janji akan mengunjungi nya besok siang.
..............
Pagi ini Alisya bangun dengan perasaan yang bahagia. Bagaimana tidak selama ini Dia menganggap kalo Dia sebatang kara dan tak punya lagi keluarga. Tapi kenyataan nya adik yang selama ini dianggap sudah meninggal. Ternyata masih hidup.
"kamu bahagia sekali honey" Vano memeluk tubuh Alisya dari belakang saat Alisya sedang merapikan tempat tidur sementara Vano baru keluar dari ruang ganti baju.
"iya.. aku sangat bahagia karna ternyata Fiya masih hidup" Alisya membalikan tubuhnya dan menatap Vano dengan senyuman bahagia.
"Aku senang kalo kamu bahagia honey.. Jadi selama ini kamu selalu memakai masker karna tragedi itu" Kata Vano
"iya sayang.. " jawab Alisya memeluk Vano dan menyandarkan kepalanya di dada bidang Vano.
"Iya.. nanti aku pulang cepat ya" kata Vano
Setelah Vano bersiap siap untuk berangkat kerja. Vano segera turun dan sarapan bersama Alisya. Setelah selesai sarapan Elvano pun berangkat kerja.
................
Tin tin tin
Suara klakson mobil di halaman rumah Alisya. Alisya yang sedang duduk santai di sofa langsung menuju ke teras rumah. Karna Dia sudah tau siapa yang datang.
__ADS_1
"Assalamualaikum " ucap Siska dan Fiya
"Waalaikumsalam " Alisya tersenyum senang
"ayo masuk" Alisya berjalan ke dalam rumah diikuti Siska dan Alifiya
Mereka langsung duduk di sofa ruang tamu..
"Nanti siang kita ke mall.. Beli baju buat acara pernikahan kamu dan Reno Sis" ajak Alisya
"oke aku ikut. Nanti aku juga mau ngajak Kevin" ucap Alifiya antusias
"aku juga ikut ahh.. Shoping dulu sebelum menjadi nyonya Reno" kata Siska santai
"Hahaha.. Bener tuhh. lagian kamu kan nikah minggu depan udah gak banyak waktu lagi" Alisya tertawa bahagia
Cukup lama mereka mengobrol sampai Vano and the geng datang. Tapi kali ini tanpa Satya. Dia lebih memilih bekerja daripada ikut jalan jalan. Mungkin males karna Satya tak punya pasangan.
Mereka pun segera masuk ke mobil masing masing. Tak butuh waktu lama mobil mereka sudah sampai di Mall ternama di kota A. Yang ternyata Mall ini juga bekerjasama dengan BRM GROUP.
Kini 3 pasangan ini sedang berjalan menyusuri mall dengan tangan saling bergandengan dengan pasangan masing masing.
"Kak Syasya.. gimana kalo kita beli bajunya kembaran. Kan udah lama kita gk pakai baju cople " kata Alifiya antusias
"Gini aja sama model tapi beda warna. Kan sekarang kita udah punya pasangan. Apalagi kaka udah punya suami. Jadi warna nya kita samakan sama pasangan kita. oke" Alisya mengelus kepala Fiya
"iya deh ka" jawab Fiya tersenyum
__ADS_1
Akhirnya mereka pun belanja kebutuhan mereka. Alisya membeli gaun warna Navi yang sama dengan warna Jas Vano. Alifiya membeli gaun warna crem dengan model yang sama dengan kakanya. Warna nya juga senada dengan Jas yang dibeli Kevin.
Siska dan Reno juga membeli baju cople walaupun mereka tak akan memakainya saat acara pernikahan. Tapi mereka tak mau kalah dari pasangan yang lain nya.Setelah puas berbelanja mereka pun pulang ke rumah masing masing.