Gadis Misterius

Gadis Misterius
Season 2 (Part 21)


__ADS_3

Laila terduduk di sofa yang ada di kamarnya. Sudah dua jam lebih Dia merasakan perutnya mulas dan sakit tapi seketika menghilang dan datang kembali. Sampai saat ini rasa sakit nya semakin lama dan kuat.


"Ahhhh sakit" Laila mengaduh kesakitan


Raksa baru saja selesai dengan pekerjaan nya. Dia segera keluar dari ruang kerja menuju kamarnya. Raksa menatap heran pada Laila yang duduk menyandar di sofa sambil memejamkan mata. Raksa berfikir kalau Laila kelelahan jadi tertidur di sana.


Raksa pun pergi ke kamar mandi untuk bersih bersih. Raksa keluar dari kamar mandi dan mendapati Laila perutnya sambil meringis menahan sakit.


"Sayang kenapa?" tanya Raksa khawatir


"Perutku sakit Mas" jawab Laila sudah meneteskan air mata karna tidak kuat dengan sakit yang Dia rasakan saat ini.


"Ya ampun Yank, kamu kenapa? Oke kamu tenang dulu ya aku panggilin Mommy dan suruh supir buat siapkan mobil " kata Raksa panik dan langsung berlari ke luar kamar


Tak lama kemudian Raksa kembali ke kamar bersama Alifiya.


"Sayang apa yang kamu rasakan ?"tanya Fiya sambil mengelus perut Laila


"Mulas sakit gitu Mom, udah dari tadi. Tapi tadi gak terlalu sakit dan juga hilang sendiri tapi sekarang terasa sangat sakit" jelas Laila


"Bang segera siapkan segala perlengkapan Laila dan baby mu. Istrimu akan melahirkan" kata Fiys


"Apa??" Raksa malah berteriak kaget


"Cepetan Bang malah bengong, mau istri kamu melahirkan disini" kata Mommy Fiya gemas melihat tingkah anaknya


Raksa pun segera mengambilkan beberapa perkengkapan Laila dan juga untuk perlengkapan baby nya ternyata sudah Laila siapkan dalam tas besar.


Setelah semuanya siap Raksa menyruh supir untuk membawa semua barang barang itu.


"Masih kuat jalan kan Yank ?" tanya Raksa


Laila hanya mengangguk lemah


"Lebih baik kamu gendong aja Bang, Laila sudah sangat lemah" kata Mommy Fiya yang di jawab anggukan oleh Raksa


Raksa pun segera menggendong istrinya. Raksa duduk di belakang menemani istrinya yang masih meringis menahan sakit. Fiya duduk di depan bersama supir.

__ADS_1


Alifiya segera menghubungi suaminya untuk memberi tahukan kalau menantu mereka akan melahirkan anak pertamanya.


"Hallo Dad"


"Iya Mom, ada apa?"


"Sekarang aku dan Raksa sedang menuju rumah sakit"


"Kenapa Sayang? Siapa yang sakit" Kevin sudah terdengar sangat panik


"Laila akan melahirkan Dad"


"Laila siapa ?"


"Ck menantu kita Daddy, masa iya lupa" Fiya gemas dengan suaminya yang selalu saja lupa sama nama orang


" Ohh menantu kita..


Apa?? Mau melahirkan. Ya ampun aku harus bagaimana Mom" bertanya panik


Alifiya malah terkekeh "Ya gak gimana gimana, emang mau gimana?"


"Oke"


Alifiya berdecak kesal saat suaminya langsung mematikan telpon nya secara sepihak. Alifiya menoleh ke kursi belakang untuk melihat kondisi menantunya.


"La tarik nafas dan buang terus lakukan itu La. Sabar ya sebentar lagu kita sampai di rumah sakit" kata Fiya


"Iya Mom" jawab Laila


Raksa tak henti hentinya mengelus perut Laila dan mencium kening istrinya. Wajah Raksa terlihat lebih pucat di bandingkan Laila yang akan melahirkan.


Mereka pun telah sampai di rumah sakit. Alifiya menunggu di luar ruangan bersalin. Sementara Raksa berada di dalam untuk menemani sang istri.


"Kamu pasti kuat sayang, kamu bisa oke. Sebentar lagi kita akan bertemu dengan baby" kata Raksa menggenggam erat tangan istrinya mencoba memberi kekuatan pada snag istri.


Laila mengikuti instruksi dari dokter kandungan yang tak lain adalah Felisya sepupu suaminya. Laila mengejan dengan sekuat tenaga. Raksa pun ikut menahan sakit saat tangan nya di cengkram kuat oleh istrinya. Tapi Dia tidak menghiraukan itu, perjuangan istrinya lebih besar untuk melahirkan anak mereka.

__ADS_1


Suara tangisan bayi yang baru lahir menggema di ruangan itu bahkan sampai terdengar keluar.


"Alhamdulillah " ucap Alifiya saat mendengar tangisan pertama sang cucu


Raksa langsung menciumi seluruh wajah istrinya sambil meneteskan air mata haru. Laila pun ikut meneteskan air mata bahagia.


"Terimakasih sayang, kamu telah melahirkan malaikat kecil yang sangat menggemaskan" kata Raksa


Bayi perempuan yang sangat cantik dan menggemaskan telah lahir ke dunia ini. Raksa menatap tidak percaya pada bayi mungil yang berada di gendongan nya. Raksa telah mengadzani putrinya itu.


Laila pun telah di pindahkan ke ruang rawat. Alifiya sangat antusias melihat cucu pertamanya yang sangat menggemaskan.


"Siapa namanya Bang?" tanya Fiya


"Syaqila khoirunissa" jawab Raksa


"Nama yang sangat indah, Mom suka. Cantik seperti wajahnya" kata Fiya antusias


"Mas" panggil Laila


"Apa sayang " kata Raksa menoleh pada istrinya


"Sini baby Qila nya biar sama Grandma aja" kata Fiya sambik mengambil baby Qila dari gendongan Raksa


Raksa berjalan ke arah istrinya dan mencium kening Laila "Ada apa?"


"Mau ke kamar mandi, bantuin ya" kata Laila tersenyum malu


Raksa tersenyum "Ayo sayang, mau aku gendong?


Laila menggeleng cepat "Gak Mas, di papah aja "


Raksa pun memapah istrinya menuju kamar mandi "Pelan pelan Yank"


"Kamu tunggu di luar aja, ngapain ikut masuk" kata Laila


"Kan aku takut kamu kenapa napa Yank" jawab Raksa

__ADS_1


"Gak, aku gak akan kenapa napa. Sekarang kamu keluar aja. Nanti kalo udah aku panggil kamu" kata Laila kekeuh


Raksa pun mengalah dan kembali ke luar menghampiri Mommy nya yang masih asyik menggendong putrinya itu.


__ADS_2