Hanya Istri Di Atas Kertas

Hanya Istri Di Atas Kertas
Diatas Kertas #44


__ADS_3

Danu memasuki sebuah cafe ditemani Rendra sang adik. Mereka kesana untuk menemui seseorang yang mengaku sebagai wanita yang telah melahirkannya. Karena sepengetahuan Danu dan Rendra ibu mereka adalah mami Dahlia.


"dimana wanita itu ?" Rendra maupun Danu mengedarkan pandangan mereka menyapu ruangan cafe.


Rendra menggerakkan bahu ke atas lalu ke bawah sebagai maksud tak tahu menahu.


Lalu ada seorang pelayan menghampiri keduanya.


"permisi tuan-tuan,apakah anda sedang mencari seseorang ?" tanya pelayan tersebut ramah kepada Danu dan Rendra.


"aku mencari wanita bernama Maria" jawab Danu masih mencari-cari keberadaan wanita yang mengaku sebagai ibu kandungnya.


"mari saya antarkan anda ?!" ajak pelayan tersebut menunggu persetujuan Danu.


Danu bertanya pada Rendra melalui isyarat mata. Rendra menyerahkan keputusan penuh pada kakaknya. Lelaki itu pun memilih menemui Maria. Pelayan mengantarkan keduanya kepada Maria. Danu dan Rendra mengikuti di belakang pelayan menuju Maria berada.

__ADS_1


"tuan-tuan tunggu disini dulu,saya akan memberitahu pada bu Maria !" pintanya ramah. Mereka berdua pun mempersilakan.


"Maaf sebelumnya apakah ada diantara kalian bernama Danuarta Wiratama ?" tanya pelayan tersebut sebelum masuk ke dalam ruangan.


"aku Danuarta Wiratama" aku Danu.


Pelayan itu pun masuk ke dalam ruangan. Dan tak lama kemudian keluar lagi dan mempersilakan keduanya untuk masuk ke dalam ruangan.


Disisi lain,El merasa senang,bahagia,sedih,takut,dan khawatir jadi satu. Dia akhirnya tahu jati dirinya yang sebenarnya. Bahwa dia memiliki saudara kembar yang bernama Alvaro,tapi kesedihan juga ia rasakan mengetahui bahwa kedua orang tuanya sudah tiada semenjak lama. Perasaan khawatir jika harus berpisah dengan orang-orang yang sudah banyak berjasa padanya selama ini. Dan rasa takut akan kehilangan kasih sayang mereka jika harus meninggalkannya.


El duduk bersandar di hardboard,menimang keputusan yang harus dia ambil dengan tepat. Sebuah keputusan yang tidak sampai melukai hati orang lain. Satu masalah rumah tangganya dengan Danu belum mendapat pemecahan,El dihadapkan lagi dengan permasalahan baru tentang identitas yang sebenarnya. Bagaimana kalau papa dan mamanya tidak bisa terima kenyataan kalau mereka harus melepaskan putri mereka yang kembali pada keluarga kandungnya ?


Sementara itu,aura kebahagiaan terpancar dari wajah seorang lelaki tampan bernama Alvaro. Sejak pertemuannya dengan adik kembarnya di cafe beberapa waktu yang lalu senyumnya tak sedikitpun memudar dari wajah tampannya.


"setelah sekian lama saya menjadi asisten anda,baru kali ini saya melihat rona kebahagiaan benar-benar terpancar dari wajah anda,tuan" Sandi mengungkapkan perasaannya.

__ADS_1


Lelaki bernama Alvaro itu tersenyum penuh arti.


"selama lebih dari 20 tahun aku mencari keberadaannya,dan aku tak pernah menyangka hari dimana aku menemukan sesuatu yang hilang itu akan tiba hari ini" ucap Alvaro dengan mata yang berbinar bahagia.


"lalu apa yang akan anda lakukan selanjutnya ?" selidik Sandi.


"apakah anda berencana untuk mengajak nona Elsifa untuk masuk ke perusahaan warisan orang tua anda ?" imbuh Sandi.


"tentu saja" jawab Alvaro penuh keyakinan.


"tak ada yang harus aku ragukan darinya,bagaimanapun dia memang juga berhak mendapatkannya,kau juga tau kan ?" Alvaro mengungkapkan fakta bahwa pewaris Hadinata grup tak hanya seorang Alvaro Hadinata,melainkan ada juga Elsifa Savira yang juga keturunan Hadinata.


"tapi kita belum tau identitas nona Elsifa selama ini,dari informasi yang saya dapat nona sudah menikah" ungkap Sandi


"cari tahu informasi apapun mengenai adikku !"

__ADS_1


__ADS_2