
Kesepakatan telah dibuat oleh Alvaro,dan Mahesa tanpa ragu menyetujui permintaan pemuda itu.
"masalah ini hanya kita disini yang tahu,identitas Elsifa masih tetap sebagai putri kalian sampai kami mengetahui maksud dari Prades mendekatkan putra mereka pada keluarga Haditama" ucap Alvaro tenang.
"apakah Prades sudah mengetahui kalau Elsifa adalah putri Haditama yang hilang ?" tanya Ardi ingin tahu
Sebuah kenyataan yang mengejutkan baru diketahui oleh Mahesa dan Santi bahwa Danu merupakan anak diluar pernikahan Joseph. Ardi terlihat menyesal sudah menjodohkan Elsifa dengan putra Joseph tersebut.
"kami akan lebih tegas pada Danu,dia harus segera mengambil keputusan untuk hubungan pernikahannya dengan Elsifa" jari jemari Ardi mengepal menahan rasa kesal karena selama ini Danu dianggap tidak pernah serius dengan pernikahannya.
__ADS_1
Alvaro melirik ke Elsifa,gadis itu terdiam mendengar ucapan papa Ardi yang seolah terdengar ingin agar Danu segera mengakhiri pernikahannya.
"ada apa ?" tanya Alvaro lembut disambut gelengan kepala oleh Elsifa. Gadis itu terlihat mengaduk aduk es krim yang ada di
tangannya.
"apa kau sedang merindukan lelaki itu ?" mendengar itu Elsifa mendongakkan kepala menatap Alvaro.
"apa yang menyangkut tentang dirimu pasti akan berhadapan denganku,kalau dia masih ingin menghirup udara segar seharusnya dia berusaha mencarimu,bukannya malah hanya nongkrong di klub setiap malam" dengan entengnya Alvaro bicara.
__ADS_1
Elsifa berusaha menyingkirkan pikiran buruk tentang Danu,suaminya. Ia tahu kalau Danu bukanlah laki-laki yang dengan gampangnya akan masuk dan betah duduk berlama-lama dalam klub apalagi sampai mabuk-mabukan.
Kini mereka berempat sudah selesai makan malam,Elsifa izin ikut pulang ke rumah sang kakak. Karena menurutnya untuk saat ini disanalah tempat yang paling aman,disana juga ia bisa mencoba mengingat kenangan masa lalunya yang hilang. Sementara Ardi dan Santi memilih menginap di hotel dekat bandara karena esok mereka sudah harus kembali terbang ke luar negeri. Sudah cukup berada di Indonesia selama lebih dari 4 hari,pekerjaan sudah tidak bisa ditunda lagi.
Ketika Al dan El baru tiba di rumah Alvaro yang sangat megah,bahkan jauh lebih megah dan mewah dari rumah milik keluarga Wiratama. Mereka sudah disambut dengan sebuah kejutan. Sebuah kotak kado berukuran besar berdiri tegak di tengah-tengah gerbang utama pintu masuk. Alvaro memerintahkan supir dan Sandi sang asisten untuk turun dan menyingkirkan kotak yang menghalangi jalan mereka.
Setelah kotak tersebut disingkirkan,mobil yang dikemudikan Yoga sang sopir pun kembali melaju. Sandi segera turun dan membukakan pintu untuk boss dan sang adik. Masih dalam keadaan hati yang sedikit kacau karena pembahasan di dinner tadi,Elsifa keluar dengan wajah yang ditekuk. Dia berjalan dengan langkah yang malas masuk ke dalam rumah yang didominasi warna putih dan emas tersebut.
Ini untuk pertama kalinya gadis itu menginjakkan kakinya disana. Begitu pintu utama dibuka terlihatlah sebuah lukisan berukuran besar yang menyambutnya. Lukisan sebuah keluarga kecil yang menunjukkan kebahagiaan mereka pada siapa saja yang membuka pintu rumah besar milik Alvaro.
__ADS_1
Elsifa terdiam mematung setelah beberapa langkah dari pintu. Lukisan besar yang sarat makna untuk Alvaro,sebuah foto terakhir sebelum keluarga mereka terpisah yang membuat sang bunda jadi sakit-sakitan hingga hampir menghabiskan seluruh kekayaan keluarga .