
Beberapa orang berseragam maskapai datang ke kantor milik Alvaro Hadinata. Alvaro yang berada di luar kantor karena ada meeting dengan kliennya terpaksa menyudahi pertemuannya dan segera kembali ke kantornya.
Beberapa karyawan menatap heran dan bertanya-tanya akan tujuan para tamu berseragam maskapai ke kantor mereka. Ada yang menduga kalau tujuan mereka datang untuk tujuan promosi,ada juga yang berfikir kalau maskapai tersebut akan mengajukan proposal kerjasama dengan Alvaro grup,dan banyak lagi spekulasi lainnya.
Kurang lebih 10 menit menunggu,Alvaro tiba di kantornya dan langsung menemui tamunya yang sudah menunggu di ruang meeting. Alvaro memberikan salam penyambutan pada tamunya,lalu mempersilakan tamunya duduk kembali.
"maksud kedatangan kami untuk sedikit menggali informasi tentang 2 orang yang ini" ucap seorang yang diduga wakil pimpinan maskapai tersebut memberikan file cetak berisi data.
Dibacanya data tersebut dengan seksama,seketika itu pula wajahnya yang nampak biasa berubah jadi tegang dan emosional.
"ada apa dengan mereka ?" tanya Alvaro penuh penekanan.
__ADS_1
Pihak maskapai yang datang itu pun langsung menjelaskan perihal kecelakaan yang menimpa pesawat yang membawa puluhan penumpang mereka. Elsifa dan Sandy ada diantara daftar penumpang yang dinyatakan hilang.
"saya tidak butuh uang dari kalian,uang saya masih cukup banyak untuk membeli perusahaan maskapai kalian,saya akan menuntut maskapai kalian kalau sampai 2 orang ini tak bisa ditemukan" ujar Alvaro tak bisa mengendalikan emosinya bila menyangkut adik kembarnya.
Sementara itu,disebuah cafe bernuansa timur tengah. 2 wanita berbeda generasi terlihat menikmati menghisap sesuatu dari sebuah benda berbetuk seperti sebuah terompet kecil yang terhubung dengan sebuah selang pendek dengan teko berukuran sedang. Pipi mereka mengempot menghisap sesuatu dari benda tersebut,lalu dari hidung dan mulut mereka mengepul asap tebal berwarna putih.
Di cafe tersebut banyak juga pengunjung yang lain terlihat menikmati kunjungan mereka di cafe. Ada yang sekedar datang untuk melepas penat,ada yang datang untuk makan siang,ada yang terlihat duduk merapat dengan pasangan kencan mereka.
Marina menautkan alisnya,sungguh dia tak tahu berita apa yang dimaksud oleh putri angkatnya itu.
"pesawat dari maskapai rhinos air mengalami kecelakaan,ada 2 diantaranya adalah Elsifa mantan istri mas Danu dan Sandy Damara" jawab Amelia santai sambil mengunyah kacang dalam mulutnya.
__ADS_1
Bagi Marina itu merupakan kabar yang cukup menggembirakan,dia tak harus kehilangan banyak uang untuk membayar orang menghabisi nyawa Elsifa. Karena sendirinya,Elsifa sudah pasti meregang nyawa dalam kecelakaan tersebut.
Amelia sedikit heran dengan gerak-gerik wanita yang biasa ia panggil mama itu. Karena sejak dia mengatakan perihal kecelakaan yang menimpa si mantan istri Danuarta,sang mama tak henti hentinya tersenyum tipis.
"sebenarnya mama kenapa sih,aneh banget? batin Amelia bertanya - tanya.
Disisi lain,mengetahui kabar bahwa target mereka mengalami sebuah kecelakaan pesawat. Dua orang yang kini tampak dekat satu sama lain sepakat untuk meninggalkan kota dan membawa keluarga mereka pergi jauh dari kota untuk menghindari Marina.
Mereka adalah Gery dan Lucas.
" Marina pasti akan mencari kita berdua dan akan meminta kembali uang yang telah dia berikan pada kita" ucap Gery yang mulai merasa terancam.
__ADS_1
Lucas mengiyakan apa yang dikatakan oleh temannya itu. Mereka pun menyusun rencana untuk segera pergi meninggalkan kota tersebut dan pindah ke kota lain yang tak akan bisa ditemukan oleh Marina maupun anak buahnya. Mengingat,mereka berdua masih punya hutang pada Marina.