
"Oppa. Aku sudah menemukan bahannya. Buku itu? Buku ini sungguh populer."Gadis itu merebut buku dari tangan Kyuhyun. "Kau tahu? Banyak yang mengatakan jika ternyata ini kisah sang penulis."
"Jika begitu aku akan beli satu."
Kyuhyun langsung pergi menuju kasir, dan gadis itu mengejarnya.Tiba-tiba saja gadis tersebut mengingat perkataan Kyuhyun. Perkataan soal ia bertemu dengan seorang gadis di mimpinya. Apakah ini ada hubungannya kenapa ia ingin membeli buku tersebut?
Setelah dari toko buku, Kyuhyun mengajak gadis di sisinya untuk makan siang. Sejak pagi dirinya belum makan apa pun karena sibuk memikirkan Hyurin, memikirkan setiap perkataannya yang selalu membuatnya ketakutan.
Saat makan pun fikirannya sungguh dipenuhi oleh Hyurin. Wajahnya terus terbayang-bayang, dan senyumannya lah yang menjadi favorit untuk Kyuhyun. Setiap kali melihat senyumannya, entah kenapa membuat hatinya merasa sangat tenang.
"Min Ah-ya. Setelah ini kita akan pulang bukan?"
"Mana bisa begitu? Besok aku akan mulai sibuk. Jadi, hari ini aku ingin jalan-jalan sepuasnya bersamamu."
"Tapi aku ingin..."
"Aku tidak mau mendengar alasan apa pun." Gadis itu menarik tangan pria di sampingnya.
Malam tiba, dan Kyuhyun yang sudah merasa tak nyaman pun langsung mengajak gadis itu untuk pulang.Ia mengantarnya pulang, dan tak lupa untuk memberi semangat pada gadis tersebut. Kyuhyun juga berjanji akan mengajaknya berjalan-jalan jika nilai akhirnya nanti mendapat nilai yang bagus. Mendengar itu membuat gadis tersebut pun ikut berjanji akan belajar lebih keras.
Setelah dari sana, Kyuhyun memilih untuk kembali ke rumah. Setibanya di rumah, ia merogoh sakunya untuk mengambil ponselnya, dan menekan beberapa digit nomor.
__ADS_1
“Hyung. Bisakah besok kau mengurus café?”
“Ada apa? Kau sakit?” Seru pria di seberang sana.
“Aku butuh istirahat untuk seharian besok, dan jika ada yang mencariku, katakan saja jika aku sedang ke luar kota. Katakan juga itu pada Min Ah saat dia bertanya.”
“Sepertinya kau benar-benar tak ingin di ganggu oleh siapa pun.”
“Benar. Kau bisa membantuku kan?”
“Baiklah. Selamat beristirahat.”
Kebahagiaan tersendiri untuk Kyuhyun saat mendengar itu. Setelah memutuskan panggilan itu, Kyuhyun langsung mematikan daya ponsel tersebut. Ia menyimpan ponsel itu di dalam laci, dan bersiap untuk membersihkan tubuhnya.
Mata Kyuhyun mulai terpejam, dan terus berharap jika ia akan bertemu kembali. Tubuhnya terasa melayang, ia pun membuka matanya, dan saat ini tubuhnya berada tepat di depan rumahnya. Senyumnya terukir, dan langsung saja ia masuk.
Langkah kakinya ia percepat, namun ia tak menemukan siapa pun disana. Perasaannya sedikit kecewa. Benarkah Hyurin telah pergi? Hingga ia mendengar sebuah suara dentingan yang berasal dari dapur, kemudian, kakinya langsung berlari ke arah sana.
Beruntung, ia melihat gadisnya disana. Gadis itu tengah menggiling adonan dengan wajah yang berantakan. Perasaan bahagia muncul didalam hatinya. Kyuhyun pun memutuskan berlari ke arahnya, dan memeluknya begitu saja, hingga membuat gadis tersebut sangat terkejut.
“Eoh? Kau sudah datang?”
__ADS_1
“Aku senang kau tidak meninggalkanku.”
“Meninggalkanmu?” Gadis ini tampak bingung dengan apa yang Kyuhyun katakan, begitu pun dengan Kyuhyun. Pelukan itu ia lepaskan, dan menarik gadisnya keluar dari dapur.
Kyuhyun meminta gadisnya untuk duduk, dan memintanya untuk menunggu sejenak. Kyuhyun kembali dengan membawa handuk kecil basah, ia juga mengusap wajah gadisnya yang sudah penuh dengan tepung tersebut. Gadis itu memegang tangan Kyuhyun yang berada di wajahnya, hingga padangan keduanya pun bertemu. Setelah itu, gadis tersebut memeluknya.
“Aku merindukanmu.”
“Berjanjilah untuk tidak meninggalkanku.” Sahut Kyuhyun, dan gadis tersebut menganggukkan kepalanya.
“Tapi kenapa kau membahas soal itu?”
“Bukankah kau mengatakan jika kau ingin mengakhiri hubungan ini?”
“Aku? Kapan? Bahkan kau saja baru datang hari ini, dan sudah beberapa hari aku tak bertemu denganmu.”
“Tapi saat itu…”
“Mungkin saat kau tengah terlelap, kau terlalu khawatir akan hal itu, hingga mimpi itulah yang datang. Aku tidak akan mungkin bisa meninggalkanmu Kyuhyun-ah. Justru sebaliknya, aku lah yang takut hal itu terjadi padaku. Jika aku yang pergi, kau masih bisa melanjutkan hidupmu. Tapi, jika kau yang pergi, aku akan sendirian di tempat ini.”
Kyuhyun kembali memeluknya, namun ia terkejut saat menyadari tubuh Hyurin menjadi tembus pandang. Saat itu juga Kyuhyun melepaskan pelukannya. Kenapa begitu?Kenapa bisa seperti itu? Apakah mimpi sebelumnya memanglah pertanda jika Hyurin akan menghilang?
__ADS_1
Bersambung ...