In My Dream

In My Dream
In My Dream #03


__ADS_3

Sudah terasa sangat lama Kyuhyun pergi, dan ini adalah waktu terlama kepergiannya. Apa Kyuhyun akan kembali lagi? Atau ia akan tetap disana dalam kesendiriannya? Air matanya kembali menetes, kemudian seseorang menangkap genangan air yang jatuh di dalam genggamannya, dan ia juga mengusap lembut kepala Hyurin. Merasakan sentuhan itu membuat Hyurin menoleh, dan langsung memeluknya erat.


“Kau pergi terlalu lama.”


“Apa kau terus berada disini saat aku pergi?” Hyurin hanya menganggukkan kepalanya, dan Kyuhyun masih memeluknya.


“Aku tahu dimana tempat ini. Aku tahu kenapa hanya ada kau dan aku disini. Aku juga tahu dari mana asalku. Tapi kenapa saat aku pergi, dia masih ada ditempat ini? Sebenarnya apa yang terjadi? Dan kenapa?” Kyuhyun terus menggumam didalam hatinya, ingin rasanya ia mengatakan itu pada Hyurin, namun apakah Hyurin akan menerimanya?


Untuk saat ini, Kyuhyun memilih untuk diam. Ia juga akan mencari tahu siapa Hyurin sebenarnya. Tempat ini adalah miliknya, dan kenapa Hyurin datang, kenapa juga dirinya harus bertemu dengannya. Meski begitu, Kyuhyun menyukainya, menyukai gadis yang ada dalam dekapannya ini. Apakah itu normal?


Kyuhyun melepaskan pelukannya, dan ia tersenyum seraya mendekatkan wajahnya ke wajah Hyurin. Lagi-lagi Hyurin menahannya, dan berdiri meninggalkannya. Kyuhyun mengejarnya, saat mendapatkannya, ia menggendongnya seraya berlari di pesisir pantai itu.


●●●


Kini, Hyurin tengah sendiri di dapur. Saat itu Kyuhyun kembali menghilang, dan sudah seharian mereka tidak bertemu.Berbeda dari sebelumnya, kali ini Kyuhyun lebih sering meninggalkannya, namun tanpa disadari olehnya. Kemana dia pergi, Hyurin sendiri pun tak mengerti.


Saat tengah sendiri, Hyurin selalu memilih untuk menyibukkan dirinya di dapur. Sesekali ia mendengar suara tawa, dan juga tangis, suara itu dari luar rumah. Saat itu ia mencoba memberanikan diri untuk mencari tahu, dan tentu hal itu membuatnya terkejut. Kenapa? Karena dia menemukan dirinyalah yang tengah tertawa , dan juga menangis saat itu.

__ADS_1


Melihat dirinya sendiri menangis dihadapannya membuat Hyurin takut, karena ia lebih sering menemukan dirinya tengah tertawa. Menyaksikan itu membuat hatinya merasa sesak. Kemudian, seseorang mendekapnya dari belakang, yah ia tahu siapa itu. Siapa lagi jika bukan Kyuhyun, karena hanya Kyuhyun yang dapat ia temui disana.


Saat itu juga Hyurin berbalik, dan memeluk tubuh Kyuhyun. Kyuhyun tersenyum kecil melihat itu, apakah gadis dihadapannya merindukannya? Karena ia merasa jika Hyurin memeluknya dengan sangat erat. “Aku takut.”Hyurin menggumam didalam pelukannya.


“Apa yang terjadi?”


“Lihat kesana!” Hyurin melepaskan pelukannya,dan menunjuk ke arah bayangan dirinya yang tengah menangis. Namun, entah kenapa bayangan itu tiada, bayangan yang ia lihat menghilang, dan ia pun terperangah saat menyadarinya. “Tadi dia disana, dia tengah menangis disana Kyu.”


“Tidak ada siapa-siapa, dan akhir-akhir ini aku pun sudah tak melihat bayanganmu dengan pria itu lagi.”


Saat berada didalam, Hyurin duduk terdiam. Sedangkan Kyuhyun mengambil potongan pizza yang dibuat oleh Hyurin, dan entah kenapa rasanya hambar. Hyurin yang sadar Kyuhyun tengah memakannya, langsung menghampirinya seraya terkekeh.


Kyuhyun menatap gadis dihadapannya. Ada apa dengannya? Kenapa tiba-tiba dia tertawa begitu saja? Bukankah tadi ia terlihat tengah melamun? Atau jangan-jangan? Hyurin langsung menjitak Kyuhyun yang tengah melamun.“Yang kau cicipi itu adalah buatanku yg gagal. Aku lupa memasukkan bumbu, itu pasti tidak ada rasanya bukan?” Imbuhnya lagi, dan kembali tertawa.


Melihat tawa dari gadisnya ada perasaan senang tersendiri untuknya. Dirinya menyukainya, menyukai gadis dihadapannya. Tapi mungkinkah? Mungkinkah gadis dihadapannya juga merasakan hal yang sama. Jika iya, bisakah mereka bersama? Kemungkinan yang ada, ia akan dibilang tak waras oleh orang lain.


Gadis itu belum berhenti tertawa, hingga matanya pun berair akibat tawanya sendiri. Merasa kesal di  tertawai, Kyuhyun mencubit kedua pipi gadis itu, hingga pandangan mereka pun bertemu, dan keduanya diam bersamaan. “Pipimu ini sungguh menggemaskan. Ingin sekali rasanya menggigitnya.” Ulas Kyuhyun mencoba mencairkan suasana.

__ADS_1


Langkah Kyuhyun membawa tubuhnya keluar. Tiba-tiba saja ia kembali melihat bayangan Hyurin bersama dengan pria itu. Ia melihat keduanya tengah berada disebuah toko perhiasan, Hyurin tampak tengah memilih sepasang cincin, sedangkan pria itu sibuk dengan ponselnya.


Hyurin terlihat menghampiri pria tersebut, namun pria itu justru meminta Hyurin untuk menunggunya sebentar. Merasa kesal, Hyurin mengambil ponsel dari tangan pria itu, dan langsung mematikan panggilan yang tengah berlangsung. Pria itu kesal tentunya, namun ia segera meminta maaf seraya melayangkan ciuman di kening Hyurin.


Wajah Kyuhyun tampak kesal melihat kejadian itu. Seenaknya saja pria itu terus menerus memberikan ciuman pada Hyurin. Ingin sekali rasanya ia meninju wajah pria itu, namun tinjuannya melayang, tinjuannya menembus, hingga ia berteriak kesal. Hyurin yang tiba-tiba datang melihat itu pun merasa malu, namun ketka


melihat tingkah Kyuhyun membuatnya tertawa kembali.


"Tampaknya kau selalu senang mendapat ciuman dari pria itu? Setiap kali kau marah, pria itu akan selalu memberikan sebuah ciuman, dan kau pun menjadi luluh kembali. Apa semudah itu mendapatkan maaf darimu?” Kyuhyun menggumam kesal saat mendapat tawa dari Hyurin.


“Kau marah? Kenapa kau harus marah?”


 


Bersambung ..


Ps. Maaf jika kurang memuaskan, karena ini cerita yang sudah di simpan lama di laptop ku TT.TT

__ADS_1


__ADS_2