In My Dream

In My Dream
In My Dream#08


__ADS_3

Hyurin berlari meninggalkannya, dan Kyuhyun mencoba mengejarnya. Mereka berlari keluar dari rumah, hingga tak disangka ada air terjun disana. Melihat itu membuat Hyurin menghentikan langkah kakinya, dan Kyuhyun senang karena dapat menangkapnya. Ia memeluknya dari belakang dengan nafas yang masih tersengal.


Sedangkan Hyurin, ia sedang takjub dengan air terjun yang berada di hadapannya saat ini. Bukan hanya itu, terdapat bunga sakura di sekitarnya. Itu semakin memperindah pemandangannya, dan Kyuhyun merasa kesal karena ia sungguh di acuhkan kali ini.


“Beraninya kau memalingkan pandanganmu disaat ada pria tampan di dekatmu.” Kyuhyun memutar tubuh gadisnya dengan paksa.


“Maaf.” Gumamnya, dan ia melontarkan senyumannya, hingga memeluknya.


Kyuhyun terkekeh mendapati perlakuan seperti itu. Ia juga mengacak-ngacak rambut gadisnya, dan Hyurin kesal akan hal tersebut. Kyuhyun meminta gadisnya untuk naik ke punggungnya, dan ia pun mengikuti permintaannya.


“Beraaangkaatttt.” Seru Hyurin, dan Kyuhyun langsung berlari ke arah rumahnya.


Keduanya pergi ke dapur, dan mengambil peralatan masak. Kyuhyun membuat menu baru, kali ini bukan pizza. Melainkan ia membuat roti isi, kemudian Hyurin menatap dengan sangat cermat. Hingga Kyuhyun menatapnya, namun Hyurin tak menyadarinya.Merasa gemas dengan wajah polosnya, Kyuhyun langsung mencuri ciuman dari gadisnya.


Hyurin menatap tajam Kyuhyun, sedangkan Kyuhyun menanggapinya dengan tawa sekaligus mengusap pipi Hyurin dengan terigu. “Sedikit saja tak apa kan?” Bisiknya, dan wajah Hyurin terlihat memerah.


“Kau sudah datang?”

__ADS_1


Mendengar suara aneh itu lagi membuat Kyuhyun, dan Hyurin beranjak dari dapur.


Mereka mencari tahu asal suara itu. Keduanya menyaksikannya dari jendela kamar, dan ternyata bayangan itu kembali datang dihadapan mereka.Melihat kejadian itu sungguh membuat Kyuhyun tak menyukainya, namun Hyurin memaksanya untuk tetap bersamanya.


“Tentu. Ini coklat untukmu.” Pria itu kembali mencium kilas bibir Hyurin. “… Dan sedikit pemanis dariku.”


Karena kesal, Kyuhyun melempar barang yang ada didekatnya ke bayangan pria itu. Meski sia-sia, ia tetap membenci pria itu. Dengan seenaknya, dia membuat gadisnya terbang, dan menjatuhkannya dalam waktu sekejap.Tingkah Kyuhyun kali ini sungguh membuat Hyurin terkejut, dan duduk menjauh darinya.


“Aaargh. Kurasa kau senang membuatku marah.”


“Astaga. Ternyata kau…” Kyuhyun mulai memudar, dan Hyurin menghela nafasnya saat itu juga.


Hyurin masih sibuk berkutat dengan peralatan kuenya. Kali ini, ia tengah mencoba membuat cupcake, namun itu tak semudah yang di bayangkan. Wajahnya terlihat berantakan, karena terkena tepung. Saat mengeluarkannya dari oven, ia mencicipinya, dan itu sungguh jauh untuk dikatakan berhasil.


Dengan kasar ia menghela nafasnya, dan membuang semua itu. Ia ingin memulainya kembali. Kemudian, ia keluar dari dapur, dan mengambil buku lainnya, resep lainnya. Ia menemukan buku itu, dengan segera ia kembali ke dapur.


Matanya terperangah melihat seseorang di hadapannya, ia melihat Kyuhyun tengah asik menghias cake yang telah di buatnya. Bibirnya mengukir sebuah senyuman kecil, dan ia berlari menghampirinya, namun ia tak bisa meraihnya. Bahkan Kyuhyun tak mampu mendengarnya.

__ADS_1


"Ternyata itu hanya bayanganku saja." Hyurin menggerutu, dan masih menatap wajah itu.


"Kyuhyun-ah.Coba ini." Seorang gadis menyodorkan sedikit cake yang ia bawa, dan Kyuhyun membuka mulutnya.


"Kurasa, kau butuh memasukkan sedikit lagi pengembang untuk di adonan selanjutnya."


"Kenapa sulit sekali. Bahkan ketika melihatmu membuatnya, itu sepertinya sangat mudah, dan selalu enak."


"Apa itu? Apa kau mulai putus asa sekarang? Jika iya, aku tidak akan menemanimu keluar lagi." Ulas Kyuhyun seraya mencubit kedua pipi gadis itu dengan penuh senyuman.


Melihat itu, entah kenapa terasa menyakitkan untuknya. Buku yang digenggamnya pun terjatuh, ia terkejut saat melihat tangannya sendiri. Tiba-tiba saja tangannya terlihat tembus pandang, dan akan memadat kembali dalam waktu singkat.


"Ada apa ini? Ada apa denganku?" Wajah Hyurin terlihat sangat panik, dan bayangan itu pun telah menghilang dari hadapannya.


Merasa takut, Hyurin berlari menuju taman. Taman yang dipenuhi dandelion. Ia berjongkok disana, seraya memegang bunga itu. Kemudian, ia mengingat perkataan Kyuhyun akan keberadaan tempat yang ia tempati saat ini.


“… Ini adalah alam bawah sadarku.Alam mimpiku Hyurin. Saat aku pergi, saat itulah aku terbangun dari tidurku, dan saat ku kembali, saat itulah aku tengah tertidur.”

__ADS_1


"Ternyata memang begitu.Yang dia katakan memang benar, ini memang alam bawah sadarnya, dan aku hanya gadis penghuni alam mimpinya. Suara-suara yang sering kali ku dengar, dan bayangan-bayangan itu mungkin saja hanya karena keinginan hatiku saja." Wajah Hyurin tertunduk lesu saat itu.


Bersambung ...


__ADS_2