INI HANYA BAYANGKU

INI HANYA BAYANGKU
Rumah Baru = Tetangga Baru


__ADS_3

Tapat pada hari minggu Reza dan keluarganya pidah rumah, mereka mulai membersihkan dan merapihkan rumah mereka


"Ka lukisan ini letakkan di kamarku saja ya" pinta Sarah pada Reza


"Kenapa ? lebih baik di ruang tamu saja"


"Nggak, aku mau di kamarku, lagi pula ini kan milikku"


"Kalau di kamarmu tidah ada orang yang dapat melihat lukisan itu, lukisan yang begitu indah sayang kalau hanya di nikmati oleh satu orang"


"Kan masih banyak lukisan yang belum tersangkut"


"Kalian ini, sudah besar masih saja bertengkar, sarah berikan ini pada tetangga" Mama yang baru keluar dari dapur melerai pertengkaran mereka, kemudian memberikan bingkisan makanan pada Sarah


"Ka Reza aja deh Ma, tetangga kita rumahnya begitu besar dan megah pasti pemilik rumah itu sangat sombong dan kikir"


"Tidak boleh seperti itu, itu souzon namanya tidak baik, ayo antar sana"


"Mama!" keluh Sarah sambil menerima kue dari Mama dengan terpaksa


Sarah berjalan menuju rumah tetangga mereka, tepat di depan rumah tersebut Sarah berhenti, ia memperhatikan rumah itu dari luar pagar ‘’Wah indah sekali, benar-benar terawat, pasti pembantu di rumah ini sangat banyak, wah sangat besar’’ gumam Sarah memperhatikan dengan kagum


Tiba-tiba pagar terbuka, Arra keluar dengan tumpukan sampah di tangannya, saat melihat Sarah ia tersenyum ramah


"Hai Adik manis, ada apa, apa yang bisa Kakak bantu"


"Mmmm, keluarga kami baru pindah tempat di samping rumah kakak, ini ada sedikit makanan, dari keluarga kami"


"Kalau gitu tunggu sebentar" menunjukkan sampah di tangannya, Arra membuang sampah, lalu kemudian menemui Sarah kembali


"Terima kasih banyak, jadi merepotkan ayo masuk sebentar" ajak Arra

__ADS_1


Sarah segera menyusul Arra, ia begitu kagum dengan rumah tersebut , ‘’Ini terlihat lebih indah dari pada di lihat dari luar, sangat mengagumkan" ucap Sarah


Arra hanya tersenyum mendengar komentar Sarah, "ini ada sedikit makanan, bawalah ,oh ya namamu siapa, nama Kakak Lutfia El Arra"


"Ohh ya, nama saya Sarah Izzati, sepertinya aku sering mendengar nama kakak tapi dimana ya, mmm" berfikir keras "Ahaa aku ingat, kakak yang manjual lukisan di Zoo waktu itukan"


"Berarti kamu pembeli lukisan kakak ya?"


"Ya, lukisan kakak sangat indah, hatiku sangat nyaman saat melihatnya, mengagumkan"


"Pujianmu terlalu berlebihan"


"Tapi ka, dimana pembantu di rumah ini, dari tadi aku tidak melihat pembantu satupun"


'Kamu bisa saja ha...ha... di sini tidah ada pembantu"


"Aaaaaaaaaaaaaaa"t erkejut mendengar penuturan Arra


Sarah tidak bergeming sedikitpun dari duduknya, Arra yang melihatnya jadi sedikit heran ‘’Ada apa lagi"


"Ka, mmm, aku boleh liat kamar kakak, aku pengagum lukisan kakak loh"


"Kamu bisa saja ,ayo disini" mengajak Sarah ke kamarnya


"Wah !, menakjubkan, lukisannya sangat banyak ,wahh ! benar-benar indah" memperhatikn lukisan yang ada di kamar Arra


"Kamu suka ?"


"Ya"


"Kalau suka ambil saja"

__ADS_1


"Benarkah ?"


"Ya"


Sarah mulai memilih lukisan satu persatu kemudian ia memilih lukisan yang berlatarkan pulau biru dan disana terlihat seseorang yang sedang tersenyum ‘’Ini boleh ka?"


Arra mengaggukkan kepalanya


Sarah segera mengmbil lukisan tersebut, kemudian ia memandanginya dengan wajah bahagia, Sarah bertanya makna dari tulisan yang terletak di pojik lukisan


"😄 Semangat dan tersenyumlah selalu "


"Ahhh, itu sedikit memo untuk orang-orang. artinya kalau tersenyum tersebut menunjukkan kalau kakak orang yang sangat bahagia bukan orang yang menyedihkan, kalau semangat dan tersenyumlah selalu, itu untuk para penikmatnya agar mereka selalu terseyum dan selalau semangat jika mendapatkan kesulitan" jelas Area mengartikan memo yang terletak di sudut lukisan


"Oooo, sangat menarik, oh ya ka, boleh minta tanda tangan kakak lagi di sini"


"Tentusaja" menandatangani lukisan yang berada di tangan Sarah


"Terimakasih ya Ka" ucap Sarah kemudian, meninggalkan rumah Arra


Sesampai di rumahnya, Sarah langsung memamerkan lukisan yang ia dapatkan ‘’Baguskan, ka Reza lukisan yang tadi letak di ruang tamu saja, biar lukisan ini saja yang di kamarku"


"Dari mana kamu mendapatkan itu"


"Ada aja, Ma! tetangga juga ngasih ini, kata kakak tetangga sebelah 'terimakasih'"


"Sarah mana lukisannya" teriak Reza dari kamar Sarah


"Ia, tunggu !"


lukisan yang baru di dapatkan Sarah dari Arra kemudian tertempel anggun di dinding kamar sarah

__ADS_1


__ADS_2