
Keesokan harinya Arra sudah di bandara bersama Jasmin, mereka sedang menuggu Reza yang tak kunjung datang, Arra merasa bersalah pada Jasmin karena ia merasa Reza tak datang karena dirinya
"Kenapa dia belum datang, apa kau yakin sudah memberikan suratnya"
"Ya, aku sudah memberikan surat itu padanya, aku akan mencoba menghubunginya", terlihat dari kejauhan Faki dan Riki menghampiri mereka
"Kenapa kalian ada di sini, dimana Reza" tanya Arra
"Kami dihubungi oleh Reza untuk datag ke sini, aku Pikir dia sudah sampai disini, hai Jasmin kenapa kau tidak memberi tahu kami bahwa kau akan pergi, apa kau sudah tak menganggap kami sebagai temanmu lagi’’ ujar Riki
"Maaf aku tidak bermaksut seprti itu, bagai mana kabar kalian sudah lama kita tidak bertemu"
"Ya benar"
Arra memperhatikan mereka yang bercakap-cakap kemudian ia melanjutkan menghubungi Reza, sekian lama Arra menelpon, Reza tak sedikitpun mengangkatnya
Arra sedikit menjauh dari Jasmin, dari kejauhan Arra dapat melihat Reza yang berjalan kearahnya, Arra lega melihat kedatangan Reza, akan tetapi ia sangat kecewa karena Reza tak menggubrisnya sedikitpun, saat mereka berpapasan
"Hai, akhirnya kamu datang juga" ucap Arra senang
__ADS_1
Reza tak sedikitpun melihat Arra yang menyapanya, dia terus berjalan menuju tempat Jasmin
Arra menyadari bahwa Reza sedang marah padanya dan ia tak mau membuat hari perpisahan Jasmin dan Reza kacau gara-gara keberadaannya, Arra pergi menjauh dari mereka, dari kejauhan ia dapat melihat Jasmin dan Reza yang melepas rindu
Ternyata tak bisa di pungkir, Reza yang menyadari Arra tidak menghampiri mereka, ia berusaha mencari keberadaan Arra
Begitu juga dengan Jasmin ia beberapa kali menanyakan keberadaan Arra pada Riki dan Faki akan tetapi orang yang dicari tak kunjug muncul, hingga pengumuman pesawat yang akan ditumpangi Jasmin akan lepas landas
"Hati-hatilah di sana, aku akan menunggumu disini sampai kau kembali"
"Mmm’’ menganggukkan kepalanya "Maaf untuk selama ini, kuharap kau mendapat penggantiku aku akan sangat kecewa bilau sewaktu aku datang hanya kau sendiri yang menungguku"
"Jasmin aku akan selalu merindukanmu" ucap Faki
"Capat sembuh" tambah Riki
"Iya, terimakasih untuk kalian, hidupku benar-benar berwarna saat bersama kalian, aku juga tidak akan melupan kalian, aku pergi dulu"
"Bay‘’ setelah Jasmin tak terlihat lagi mereka bertigapun pergi meninggalkan bandara
__ADS_1
Arra yang sedari tadi memperhatikan mereka segera menuju tempat mereka tadi bertemu, ia merasa bersalah pada Jasmin karena belum sempat mengucapkan salam perpisahan, ia terus berdiri memperhatikan orang-orang yang berlalu lalang, saat ia merasa semuanya telah berakhir ia mendengar seseorang memanggilnya yang ternyata Jasmin
"Aku pikir kau telah pergi" langsung memeluk Jasmin"
Kau dari mana saja, aku tadi nunggumu"
"Maaf"
"Sudah tak apa, yang penting aku masih sempat melihatmu"
Pengumuman kembali terdengar
"Pesawatnya akan berangkat" ucap Arra
"Iya"
"Berhati-hatilah di negara orang, cepat sembuh aku akan selalu menunggumu, karena aku percaya padamu kamu akan kembali"
"Iya aku janji, aku akan kembali untuk melihatmu"
__ADS_1
Mereka kemudian berpelukan memberi salam perpisahan, kemudian mereka berpisah dengan derai airmata, dan ternyata tak jauh dari mereka Reza sedang memperhatikan mereka berdua, tadi di saat ia akan meninggalkan bandara ia melihat Arra yang berdiri di tempat Jasmin dan dirinya berpisah