INI HANYA BAYANGKU

INI HANYA BAYANGKU
Arra VS Reza di Toko Buku


__ADS_3

"Sarah, Kamu meminta lukisan lagi pada tetangga sebelah" tanya Mama melihat kanvas yang di bawa Sarah


"Ah, Mama" segera menyembunyikan lukisan yang ada di tangannya ‘’Ini lukisanku, tadi aku baru menyelesaikannya bersama Ka Fia


"Benarkah, coba lihat"


"Tidak bisa, Mama tidak boleh meliatnya, lukisannya jelek, aku malu menunjukkannya pada Mama"


"Tidak apa-apa, coba lihat, Mama jadi penasaran"


"Jangan Ma kapan-kapan kalau lukisannya sudah bagus, aku akan memeperlihatkannya pada mama, tapi untuk yang ini jangan"


"Baiklah, kalau kamu memang belum bisa menunjukkannya ya sudah" ucap sang Mama meninggalkan Sarah


"Huuuh, hampir saja, kalau sampai kelihatan sama Mama bisa gawat" batin Sarah, kemudoan sarah langsung menuju kamar dan menyembunyikan lukisan tersebut di samping meja belajarnya


"Sarahhhhh" teriah Reza memanggil Adiknya


"Iaaaa" balas Sarah keluar dari kamarnya


"Temani kakak ke toko buku"

__ADS_1


"Lagi malas nih ka, ka Reza sendiri saja deh ke toko buku"


"Kamu kenapa sih, sejak pulang dari rumah itu kamu tidak keluer kamar dan kelihatannya wajahmu lusuh sekali, kamu di usir ya atau di marahi Ka Fia yang kau sebut-sebut itu"


"Kakak jangan bicara sembarangan, Ka Fia itu orangnya baik"


"Kalau gitu kenapa kamu seperti ini, padahal setiap aku ajak ke toko buku kamu tidak pernah menolak, sudaklah ayo temani Kakak"


"Tapi Ka, aku benar-benar malas saat ini"


"Kamu serius tidak mau menemani Kakak, semenjak kita pindah dan mertemu Kak Fia Kaka kesayanganmu itu, kamu berubah pada Kakak, kamu tidak ---"


"Ia, ia aku ikut" potong Sarah kesal tidak mau mendengar omelan Reza


Mereka tiba di toko buku "Ka aku ke sana ya" ucap Sarah menunjuk bagian novel


Reza mulai mencari buku yang ia butuhkan setelah ia mendapatkannya, ia segera menuju bagian novel di sana ia mulai mencari novel, tak sengaja ia menyenggol seseorang


"Maaf", ucapnya hampir bersamaan dengan orang yang ia senggol dan ia sangat terkejut ternyata yang ia senggol adalah Arra


Ternyata setelah kepergian Sarah, Arra langsung pergi ke toko buku

__ADS_1


Wajah yang awalnya muram langsung berubah "Hei kamu di sini juga, wah ternyata kita bisa bertemu di luar kampus juga ya"


Reza mengabaikan Arra, ia mulai mencari novel lagi


"Kamu cari novel apa"


Reza tidak menjawab pertanyaan Arra


"Kau tidak menjawabnya, kalau mau mencari novel baru yang bagus di sebelah sana, kalau sebelah sini usdah 2 bulan yang lalu"


Reza langsung melihat Arra dan ia heran melihat tumpukan buku yang di bawa Arra ‘’Bagaimana ia bisa membeli buku sebanyak itu, padahal mengganti bajunya saja ia tidak sanggup" benak Reza


Arra yang menyadari hal itu segera berkata "Oh ini, ini buku Kiki, dia minta tolong padaku untuk membelikan untuknya, mana mungkin aku bisa membeli buku sebanyak ini" lirihnya


Reza meninggalkan Arra, menuju rak yang di katakan Arra tadi


"Hei tunggu sebentar" Berusaha mendekati Reza tapi luka yang di tangannya menyenggol rak buku "Ah ! ‘’ buku yang ia pegang terjatuh


Reza melihat ke arah Arra dan ia membantu Arra untuk merapikannya


"Benar-benar ceroboh’’ tak sengaja Reza melihat luka lebam yang berada di kaki Arra dan ia juga melihat perban yang melilit di tangan Arra, Reza melihat Arra yang tersenyum padanya

__ADS_1


Terima kasih kamu telah membantuku, kau benar ternyata aku benar-benar ceroboh


__ADS_2