INI HANYA BAYANGKU

INI HANYA BAYANGKU
Kiki VS Faki


__ADS_3

Faki masih tidak percaya kalau rumah yang sekarang di hadapannya adalah rumah Arra, Faki memarkirkan mobinya tak jauh dari rumah Arra, waktu telah berlalu dua jam namu Faki belum beranjak dari sana, tak berapa lama seseorang keluar dari rumah tersebut


Arra keluar tertatih-tatih untuk membuang sampah dengan pakaian rapih, mewah, sangat indah, Faki tak percaya dengan apa yang sedang di lihatnya kali ini


Arra menyadari ada mobil tak jauh dari rumahnya dan ia tau kalau itu adalah mobil Faki, Arra langsung mendekati mobil itu, Faki yang menyadari Arra mendekat ke arahnya langsung keluar dari mobil


"Kamu belum pulang ?" tanya Arra


"Ada apa sebenarnya, aku jadi bingung, sebenarnya kau siapa ?"


"Bingung kenapa ?, Aku Arra, teman sekampusmu" jawab Arra santai


"Apa yang sebenarny terjadi kenapa kau sangat berubah, 99 % berubah dari yang kulihat di kampus"


"Itu tidah penting, yang terpenting sekarang kamu jangan pernah mengatakan pada siapapun tentang semua yang kau lihat ini, pulanglah’’ kemudian Arra pergi meninggalkan Faki


Bertepatan saat akan masuk rumah kembali, Mama pulang, Arra langsung membuka pagar


"Arul sudah pulang" tanya sang Mama saat melewati Arra


"Belum Ma" ucap Arra


Faki yang mendengar panggilan yang di ucapkan Arra pada wanita yang baru datang itu benar-benar terkejut ‘’Ini sungguh rumahnya, dia tidak mengada-ada, tapi kenapa dia datang ke kampus denga baju kumalnya" beberapa lama kemudian Faki meninggalkan rumah Arra


Keesokan harinya Faki mendapatkan ponselnya berdering, ia segera mengangkatnya ‘’Ia, ada apa"


"Kenapa kamu datang lama sekali, aku tidak bisa kekampus sendiri" suara Arra terdengar dari seberang telephon

__ADS_1


"Kenapa mau ke kampus, bukankah kakimu masih sakit"


"Cepatlah, aku;tunggu" ucap Arra tanpa memperdulikan pertanyaan Faki, kemudian ia mematikan ponselnya


"Anak ini benar-benar sulit untuk di kasih tau, pantas Kiki sering marah pada Arra" kemudian ia segera menuju rumah Arra, tak berapa lama Faki sampai di rumah Arra


"Kamu benar-benar mau kuliah"


Arra mengangguk dan langsung masuk ke mobil Faki


"Bagaimana Kiki bisa menangani orang sepertimu" ucap Faki mengendarai mobil


"Faki ingat dengan janjimu jangan katakan pada siapapun"


"Kenapa kamu begit takut aku memberitahu keadaanmu yang sebenarnya"


"Bukankah sudah ku katakan, jangan beri tau pada siapapun, jangan coba-coba untuk membongkarnya" bentak Arra kasa


"Maaf, tapi kumohon jangan beri tau pada siapapun"


Faki langsung menatap Arra bingung ‘’Cepat sekali berubahnya" benaknya dalam hati


Sesampai di kampus Faki memapah Arra ke Fakultas Seni, di tengah jalan mereka bertemu dengan Kiki, Kiki yang melihat keadaan Arra langsung menghampiri mereka


"Hei, apa yang kamu lakukan pada temanku" bentak Kiki menjauhkan Faki dari Arra


"Bukan dia, kemari aku di tabrak dan Faki yang menolongku" ucap Arra pada Kiki

__ADS_1


"Kenapa tidak beri tau aku" keluh Kiki


"Bukankah sudah 100 kali aku menghubungimu, tapi kamu tetap tak mau mengangkatnya"


Faki yang mendengarnya tersenyum menahan tawa, sedangkan Kiki tersipu malu dan merasa bersalah


"Maafkan aku" balas Kiki kemudian


"Harusnya aku yang minta" maaf ucap Arra mengulurkan tangannnya dan Kiki langsung menyambutnya


"Terimakasih" ucap Kiki pada Faki


Faki hanya tarsenyum menatap Kiki yang sedang mengomentari keadaan Arra dan pada saat itu Arra melihatnya, ia tersenyum menyaksikan hal itu


Kemudian Faki meninggalkan mereka, setelah


kepegian Faki, Arra bertanya pada Kiki ‘’Dia menurutmu bagai mana"


"Siapa"


"Faki"


"Menyebalkan, Sombong, bagaimana dia bisa


menolongmu"


"Kamu berpendapat dia seperti itu"

__ADS_1


"Ya, bukankah teman-temannya seperti itu, Hei !, kamu kenapa nanya-nanya dia, kamu menyukainya"


"Tidak" ucap Arra cepat


__ADS_2