INI HANYA BAYANGKU

INI HANYA BAYANGKU
Reza = Cemburu


__ADS_3

Reza melihat tempat tujuan Arra berlari dan terlihat seorang lelaki yang sedang berjalan santai sambil membawa beberapa berkas. Setelah sampai di depan lelaki itu Arra langsung memeluknya, Reza sangat terkejut melihat adegan itu


Sedangkan Arra terus menengis memeluk lelaki tersebut sambil mengucapat Kakak, Ka Endut aku sangat meridukanmu Ka Endut"


Zi, lelaki yang sedang di peluk Arra heran melihat tingkah Arra yang tiba-tiba memeluknya “Ah, maaf, maaf, kamu siapa “ menyingkirkan Arra dari tubuhnya dengan lembut


Arra menatap Zi dengan linangan air mata "Ka Endut ini Fia, Lutfia El Arra apa Kakak sudah tidak mengenaliku"


"Fia" ucap Zi sambil memeluk Arra kembali


"Ka Endut, aku sangat merindukanmu kemana saja kamu selama ini, kenapa pergi meninggalkanku, aku sangat merindukanmu aku selalu menunggumu berharap kamu kambali"


"Maafkan kakak, kakak juga sangat merindukanmu, ah, sebainya kita jangan di sini, malu dilihat orang"


"Kakak kenapa ada di sini" tanya Arra berjalan mengikuti Zi


"Mengisi seminar di Fakultas Ekonomi, apa kamu kuliah disini"


"Ya, aku di Fakultas Seni"


Setelah duduk di sebuah ruangan mereka meluapkan kerinduan mereka kembali

__ADS_1


"Kakak kemana saja selama ini, kenapa tidak pulang ke rumah"


"Kakak harus pergi, jika kakak tetap disana Nenek Sihir itu hanya akan mengekang kita, kenapa kamu memakai baju usang ini dan ada apa dengan tubuhmu apa Nenek Sihir itu masih memukulimu"


"Tidak ini karena aku terjatuh"


"Tidak usah berbohong, kamu pasti lelah di sana, kenapa kamu tidak keluar dari neraka itu, ayo tinggallah bersama Kakak"


Arra menggeleng dengan berat "Mama pasti akan merasa kesulitan"


"Apa ? Mama !, ternyata kamu---" sudahlah jika kamu ingin keluar dari neraka itu hubungi saja Kakak


"Di landon, bersama paman untuk mencari hidup yang baru agar bisa menghancurkan Nenek sihir itu"


"Maksut kakak ?"


Sebelum Zi menjawab pertanyaan Arra, Zi diminta untuk segera mengisi acara seminar


"Baiklah ucap Zi"


Zi mulai mengisi seminar, sebagai pegusaha sukses Zi menyampaikan berbagai trik pengalamannya pada mahasiswa Ekonomi, Arra yang asik memperhatikan kakaknya di kagetkan kedatangan Riki dan Faki

__ADS_1


"Kenapa kamu ada disini bukankah kamu anak Seni"


"Memang ada larangan, tidak kan" ucap Arra cuek


Faki menghubungi Reza untuk menghadiri acara seminar yang di wajibkan oleh dosen mereka


"Za kamu di mana, datanglah ke aula untuk menghadiri seminar, dosen mewajibkan kelas kita untuk masuk"


"Aku sedang tidak mood, aku disini saja"


"Cewek aneh, geser ke sebelah’’ ucap Riki pada Arra yang didengar oleh Reza


"Baiklah kalau kamu tidak mau datang" ucap Faki pada Reza


Tak berapa lama muncullah Reza dari pintu dan langsung duduk di bangku kosong di samping Arra


"Bukankah kamu mengatakan tidak akan datang" ucap Faki


"Aku berubah pikiran" ucap Reza, memperhatikan lelaki yang sedang berbicara di depan


Dengan menyandarkan tubuhnya Reza bisa melihat ekspresi Arra yang menatap lelaki tersebut dan lelaki itu juga sangat sering terlihat menatap Arra, benaknya berkata "Apa hubungan cewek aneh ini dengan cowok tua itu, berpelukan di depan umum, sungguh tidah tau malu, mereka seperti orang yang sudah lama tidak bertemu, apa dia selalu berbuat begitu pada semua cowok kaya sepertiku, mendekati mereka tanpa tahu malu, setelah membuat hatiku goyah dia mulai mendekati lalaki yang lebih muda darinya, sekarang lalaki tua juga diembat, apa lelaki sepertiku tidak cukup. Ah, apa yang sudang kupikirkan, memalukan, dia bukan tipeku, cewek aneh, matre sepertinya tidak pantas mendapatkannya" Reza kembali berkonsentrasi akan tetapi tatapannya tidak bisa lepas pada Arra dan Zi

__ADS_1


__ADS_2