INI HANYA BAYANGKU

INI HANYA BAYANGKU
Jujur VS Gundah


__ADS_3

Reza semakin menahan Arra "Kalau benar boleh juga, karena aku cukup kaya untuk itu, tapi sayang, aku tidak berpikir hal rendahan seprti itu, tapi karena aku sudah terjerat cintamu yang sangat menggangguku, aku tak tau apa yang telah kau lakukan padaku tapi karen dirimu aku tak dapat memikirkan Jasmin lagi, kau selalu datang dalam Pikiranku, ini sungguh menggangguku terutama saat laki-laki yang sekarang berada di sekelilingmu’’ setelah mengatakan semua itu Reza menjauh dari Arra


Arra tidak menyianyiakan kesempatan, dia langsung pergi meninggalkan Reza


Arra duduk dibangkunya sambil terus melihat ke arak toilet, tak berapa lama Reza muncul dengan wajah tak bersemangat, sedikit rasa penyesalan terbersit dalam Pikiran Arra


Setalah Reza sampai dikursi, ia langsung pamit pulang


"Maaf ka, sepertinya saya harus pergi duluan"

__ADS_1


"Kamu mau ke mana kita masih banyak agenda jalan-jalan hari ini" ungkap Zi


"Maaf ka, seprtinya aku tidak bisa ikut, aku pamit, bersenang-senang lah" ucap Reza kemudin pergi meninggalkan Zi, Arra, Faki dan Kiki.


Arra terus melihat kepergian Reza, perasaan menyesal terbersit dalam Pikirannya, selama mereka bermain-main dalam berbagai hal Pikiran Arra tak menentu, ia terus memikirkan Reza terutama perkataan terakhir Reza di toilet.


"Kamu kenapa, sepertinya kamu tidak menikmati jalan-jalan kali ini" Zi mengungkapkan pikirannya setelah tinggal mereka berdua di dalam mobil


"Katakan pada kakak, jangan pendam sendirian, berbagilah, aku sudah ada di sampingmu untuk menghibur dan ikut memikul beban yang telah kau rasakan selama ini, jangan sembunyikan dariku"

__ADS_1


"Kakak’’ ucap Arra merasa sedih


"Katakanlah"


"Reza mengatakan perasaannya padaku, tapi aku rasa bingung karena dia mengatakan bahwa dia akan mencoba pacaran denganku, karena di suruh oleh mantan pacarnya. Selama ini dia selalu menghinaku tak sedikitpun rasa simpatik terukir di wajahnya untukku, oleh sebab itu aku menolaknya karena aku yakin itu semua hanya keterpaksaan, dia hanya ingin membahagiakan Jasmin, apapun yang di inginkan Jasmin dia akan menurutinya, aku tahu itu, walau mereka telah putus, Reza tak pernah sedikitpun melupakan Jasmin, aku tak ingin keterpaksaan itu akan menyiksa semua orang yang terlibat, tapi kata-katanya terakhirkali membuat hatiku rapuh, dia mengatakan aku telah menyingkirkan Jasmin dari Pikirannya, aku salalu menari-nari dalam Pikiranya terutama saat Kakak dan Arul dekat denganku, itu sangat mengganggunya, Ka !, apa yang harus aku lakukan, haruskah aku menolaknya atau menerimanya seperti harapanku selama ini"


"Apa kau mencintainya"


"Sangat, aku sangat mencintainya, setiap yang ada pada dirinya aku menyukainya, walau dia selalu menghinaku perasaan ini malah semakin berkembang, aku semakin mencintainya, walau aku berusaha, tapi aku tetap ingin tau mengenai dirinya semakin dalam"

__ADS_1


"Dia mencintaimu, tapi karena Jasmin masih berada di dalam hatinya dia bersekukuh bahwa itu bukan cinta, tapi usahanya semakin membebani Pikirannya hingga Jasmin terlupakan olehnya, lelaki yang berada di sekitarmu seperti ancaman baginya, dia pasti benar-benar sudah tak tahan dengan pemberontakan hati dan Pikirannya hingga dia mengungkapkan perasaannya itu padamu. Terimalah dia, agar kegundahan hatinya sedikit terobati, kakak yakin kini dia sangat setres memikirkan apa yang telah ia lakukan selama ini , dan juga apa yang telah kau lakukan padanya, itu pendapat dan saran yang bisa kakak berikan"


Arra hanya dian mendengar semua penuturan Kakaknya


__ADS_2