INI HANYA BAYANGKU

INI HANYA BAYANGKU
Tolak VS Matre


__ADS_3

"Hei, ada apa denganmu, kenapa kau aneh sekali hari ini, baik aku mengakui bahwa aku sangat, sangat menyukaimu dan aku mendekati Jasmin tidak semata hanya teman, tapi aku ingin tau lebih jauh tentangndirimu, kau tidak perlu melakukan ini, itu lebih sakit bagiku dibanding dengan hinaanmu selama ini"


"Aku tidak bermaksut menyakitimu, aku sungguh ingin mencoba memulai hubungan denganmu"


"Ah, aku pergi saja ok, aku akan menganggap tidak pernah mendengar perkataanmu ini" langsung meninggalkan Reza


Didalam Zi, Kiki dan Faki telah menikmati Es krim mereka, setelah Arra duduk, dia langsung memakan Es krim yang sudah di pesan Zi


"Ah, panas sekali hari ini" ucap Arra sedikit gugup


"Kalian tadi bicara apa" tanya Zi penasaran


"Tidak ada yang penting, hanya menanyakan soal teman"


"Maksutmu Jasmin’’ tanya Kiki

__ADS_1


"Mmm’’ melanjutkan makannya


Tak berapa lama, Reza masuk sambil terus menatap Arra, sedangkan Arra yang di tatap merasa kikuk dan gugup, Reza langsung duduk di samping Faki dan mengambil Es krim milik Faki


"Hai, itu milikku’’ ucap Faki protes


Reza tak perduli, kemudian ia berbicara dengan Zi "Ka saya ingin memulai bisnis baru yang tidah saya sukai, tapi teman saya menyarankan untuk memulai bisnis tersebut, setelah saya pikir-pikir bisnis itu ternyata sangat menarik dan akan mendapatkan banyak keuntungan. jadi saya memulai bisnis tersebut tapi sebelum memulai saya mundur karena alasan tertantu jadi sekarang aku sangat bingung, tidak tau apa yang harus di lakukan" tutur Reza sambl terus melirik Arra yang makan Es krim sambil menunduk


Arra yang sadar kemana arah pembicaraan Reza hanya diam, dan penasaran dengan jawaban yang akan di berikan kakaknya itu


"Aku sudah mencobanya tapi, tapi aku di tolak"


"Di tolak ?, memang kamu ingin memulai bisnis apa" tanya Zi yang merasa aneh dengan perkataan Reza


"Tidak tahu" ucap Reza melanjutkan makan Es krim Faki"

__ADS_1


Sebenarnya kalian tadi bicara apa sih, ko jadi aneh gini" tanya Faki ikut bingung melihat tingkah Arra dan Reza


Reza diam, akhirnya Arra angkat bicara "Tadi kan sudah kukatakan kami hanya membicarakan seorang teman, ah, aku mau ke toilet" pergi meninggalkan meja


Reza terus melihat kepergian Arra kemudian ikut meninggalkan meja mengikuti Arra, Kiki dan Faki merasa heran dengan tingkah mereka sedangkan Zi hanya tersenyum


Di toilet, Arra mulai menata hatinya ‘’Ada apasih dengan dia, kenapa dia tiba-tiba seperti ini, buat hati ini berdebar kencang, huhhh, harus tenang, mungkin dia hanya ingin mempermainkan aku disini, agar aku terlihat bodoh di hadapan Ka Zi, ok Ra aku harus tenang santai saja, ok’’ keluar dari toilet


Arra sangat terkejut mendapati Reza yang berdiri di depan toilet


"Kenapa kamu bisa ada di sini" tanya Arra


Reza mendekati Arra, Arra mundur hingga dia tak bisa kemana-mana karena di halangi tembok, Reza membuat Arra tidak bisa berbuat apa-apa karena kini Reza telah menahan arra dengan merentanghan tangannya ke tembok hingga arra benar-benar terkunci


"Apa yang kamu lakukan, menjauh dariku" Reza tidak perduli "Kenapa kau menolakku, bukankah tadi kau mengatakan kau menyukaiku, ah tidak, tapi sangat meyukaiku. jadi kenapa kau menolakku, apa karena laki-laki itu dan juga laki-laki yang datang ke rumah sakit, apa aku masih kurang dari mereka. laki-laki yang dirumah sakit tidak pantas untukmu, aku akui dia tampan dan juga kaya, tapi dia labih muda darimu dan laki-laki yang disana itu terlalu tua untukmu, mereka memang kelihatan lebih kaya dariku tapi aku juga memiliki banyak uang untuk membrikan apapun yang kau inginkan"

__ADS_1


"Hah, jadi kau pikir aku ini cewek matre yang mau di ajak oleh laki-laki kaya manapun. oh, jadi ini sebabnya kamu mengatakan hal konyol itu padaku" menatap Reza sinis, menjauh dariku atau aku kan teriak


__ADS_2