INI HANYA BAYANGKU

INI HANYA BAYANGKU
Menabrak = Memukul


__ADS_3

Pagi harinya, seperti biasa Arra tergesa-gesa untuk pergi kuliah, tapi saat keluar rumah ia bertemu dengan Sarah


"Ka Fia mau ke mana" tanya Sarah pada Arra


"Sarah ?, mmm kakak mau ke kampus"


"Pakai baju itu, sepertinya kemarin baju kakak lebih bagus dari pada yang di pakai saat ini"


"Kamu ini bisa saja, kalau gitu kakak pergi dulu ya sudah talat nih"


"Iya" ucap Sarah heran


Kemudian keluar seseorang mengendarai motor dari rumah tersebut, Arul melewati Sarah yang bengong melihat perbedaan 2 orang yang ia lihat pagi ini


‘’tampan, modis, keren, oke bangat di tambah motor yang dia bawa. sedangkan ka Fia cantik, lusuh, menyedihkan" , ucap Sarah membandingkan Arul dan Arra, kemudian berjalan menuju sekolah


Arra yang telah sampai di kampus sudah banyak mendapatkan korban pada saat ia ingin berbelok menuju fakultas the art, Arra menabrak Faki


"Ehhh maaf, maaf, saya terburu-buru kalau mau bertemu lagi, di tempat biasa saja"


Faki heran tapi kemudian bertanya lagi pada Arra "Di mana itu"


"Dekat galeri" teriak Arra meninggalkan Faki


Sesampai diruangannya Arra langsung di marahi oleh dosen


"Kamu lagi, kamu lagi, sampai kapan kamu akan terlambat terus"


"Maaf pak" ucap Arra langsung duduk di sampaing Kiki


"Bagai mana hari ini" tanya Kiki saat Arra sudah duduk di sampingnya


"Hari ini lumayan banyak dari hari sebelumnya"

__ADS_1


"Kalau giti, kita tidak perlu ke galeri hari ini"


"Kenapa ?, mau menghindar dari mereka ?, tidak mungkin !, lebih baik aku menemui mereka dari pada terus di kejar-kejar, akan pusing jadinya"


"Arra ! ’’ panggil sang dosen marah "kalau kamu masih bicara lebih baik keluar"


"Maaf pak"


Perkuliahan pada jam pertama melewati batas waktu sehingga mereka terlambat istirahat, setelah dosen pergi Arra langsung lari menuju galeri, sedangkan Kiki yang terus membereskan bukunya mulai bercerita dengan teman-teman yang lain, sesanpainya Arra di dekat galeri orang-orang yang di tabraknya tadi pagi sudah menunggu


"Kenapa lama sekali"


"Kamu mau lari dari kami"


Kemudian sekelompok cewek mendekati Arra ‘’Kamu benar-benar mau cari masalah dengan kami"


"Aku tidak bermaksut mau cari masalak tapi----"


"Tapi apa ha ? "mendorong Arra beberapa kali sampai Arra mau terjatuh


***


Di kelas, Faki sadang bersantai-santai duduk "Reza kemana sih , menjengkelkan sekali kalau hanya duduk di sini"


"Pergunakan saja ponselmu untuk menghilangkan setres" ucap Riki yang asik dengan games yang ada di ponselnya


Saat Faki hendak mengambil pomselnya tiba-tiba ia teringat saat Arra menabraknya, Faki langsung menarik Riki ke Fakultas Seni


"Untuk apa kita datang ke sini" protes Riki


"Ayo ikut aku saja" ucap Faki yang terus berjalan menuju galeri, pada saat mendekati galeri, mereka berhenti, Faji dan Riki melihat Arra yang di bentak ,di pukul oleh anak-anak lain


"Jangan hanya diam, ayo jawab pertanyaan kami"

__ADS_1


Salah satu dari mereka yang sudah tak bisa menahan amarah langsung menampar Arra berkali-kali, kemudian perempuan tersebut pergi, sedangkan yang lain, ocehan mereka sempat terhenti, kemudian dua orang dari mereka ikut maju dan langsung mendorong Arra hingga terjatuh bertepatan pada saat kadatangan Kiki


"Hei, kalian semua tidak punya otak, apa kalian tidak pernah berfikir, apa panyabab dia tarlambat, kenapa yang kalian ketahui hanya mempropokasinya setiap hari, apa kalian tidak sadar kalian ini suda memukulinya setiap hari"


"He, harusnya dia yang terlebih dahulu sadar"


"Dia sudah sadar dari dulu tapi keadaannya---" terhenti sesaat menyadari apa yang akan ia katakan "Ah sudah lah lupakan"


"Hanya cari alasan yang tekjelas" ucap mereka kemudian pergi diiringi dengan menendang kaki Arra yang terlentang dan juga mendorong Kiki, Faki dan Riki hanya melihat dari kejauhan


"Apa itu" ucap Faki kemudian berlari menuju Arra dan Kiki


"Kalian tidak apa-apa" ucap mereka pada Arra dan Kiki


"Hei, kau baru datang" ucap Arra


"Apa lagi sekarang, kalian juga mau memukulnya" bentak Kiki samakin kesal


"Ini kesalahanku jadi tidak masalah mereka mau memperlakukanku seperti apa"


Faki dan Riki langsung menatap Arra heran, kemudian Faki berkata ‘’Tidak, tidak,, aku datang ke sini karna kamu suruh"


Kiki yang mendengarnya dengan kasar menghentakkan kakinya ke lantai, kemudian pergi meninggalkan Arra, Faki dan Riki. sebelum ia meninggalkan mereka Kiki berkata ‘’Terserah kamu, aku tidak akan perduli lagi apapun yang akan kamu lakukan"


"Kiki " panggil Arra


Riki yang penasaran langsung menyusul Kiki sedangkan Faki membantu Arra


"Sebenarnya apa yang terjadi, kenapa orang-orang itu memperlakukanmu seperti itu"


"Seperti yang aku lakukan tadi pagi terhadapmu, kerena terlalu sering mereka jadi sangat marah, itu wajar saja jadi buat apa menghindar atau melawan mereka"


"Kenapa kamu selalu terlambat"

__ADS_1


"Itu tidak penting yang jelas aku minta maaf telah menabrakmu tadi pagi dan terima kasih kamu tida berlaku kasar padaku, ini terlalu sakit" keluh Arra memegangi kakinya


__ADS_2