
Di restoran tempat kerja lisa memang banyak pekerja. tapi mbak Ana yang sebagai maneger restoran kecil kecilan ini lah yang jadi teman curhat lisa.
rasanya mbak ana adalah kaka untuk lisa. mbak ada yang tidak pandang bulu dalam pergaulan membuat lisa sangat nyaman denganya.
" mbak gimana soal lokernya mbak?" tanya lisa di selah selah pekerjaan lisa yang sudah mau selesai
" mbak rasa. kilang X ini bagus loh lis. lihat yah basic nya aja dah RM 1200 lain lagi dengan lembur dia lis. mbak rasa ini yang terbaiklah, lagipula dia sedang penerimaan pekerja dari daerah kita ini lis.ini peluang bagus untuk kamu deh"
" ia mbak beberapa hari ini lisa pun sudah memikirkan tawaran ini. lebih baik lisa kerja disana aja lah mbak. toh juga bukan ilegal kan"
" ia lis. nanti biar mbak yang tolong tolong ibu dengan adi" tuturnya
" makasih loh mbak. lisa nggak tau mau bilang apa lagi sama mbak. mbak ana baik banget sama lisa"
" ngak usah gitu lis" mbak ana memeluk lisa dengan hangat sehingga bisa meruntuhkan pertahanan lisa yang sudah lama di pendam
" lisa takut mbak kalo lisa sama adi jadi anak yatim piatu"
" berdoa yang banyak lis. minta sama Tuhan biar kamu di beri kesempatan untuk bahagiain ibu kamu" tak terasa mbak ana pun menitikkan air matanya yang sangat terharu dengan jiwa kerja keras lisa
" pokoknya lisa mau kerja apa aja biar ibu sehat"
" janji halal ya lis. mbak nggak mau kamu disana jadi gadis yang nggak benar. "
" mbak juga sering dengar berita yang nggak bagus dari negara ini tentang pekerja negara kita. ada yang jadi hidup nggak beres juga loh." sambung mbak ana
" ia mbak. lisa pasti dengar semua nasehat mbak"
__ADS_1
" anak pinter" mbak ana mengelus elus kepala lisa.
" pokoknya mbak percaya sama mu lis. jangan buat malu diri kami sendiri, harus bisa menjaga nama baik kamu dan negara kita yah. dan satu lagi kamu harus percaya bahwa Tuhan itu nggak diam. pasti Indah pada Waktunya, apa tang kamu rasa skarang dan apa yang kamu lakukan nanti suatu saat akan menunjukkan bahwa kamu juga akan bahagia. Apapun yang terjadi andalkan selalu Tuhan ya lis.." mendengar setiap penuturan mbak ana air mata lisa dan mbak ana semakin tak terbendung
" ia mbak" lisa menganggukan kepalanya
" nanti kamu nggak ada, mbak juga nggak ada lagi yang teman curhat sepulang kerja"
" pasti banyak kok yang mau curhat sama mbak cantik dan baik kayak mbak"
" kamu selalu memujiku lisa. ya sudah lah dah malam kamu pulang gih"
" ok mbak, mbak juga hati hati pulang nya"
" tenang aja lis. ada mas refan yang jemput"
Di rumah adi sedang menunggu kepulangan lisa.
" kenapa kk lisa lama bangat pulang nya yah" adi berbicara sendiri sambil duduk di kursi kayu yang sedikit reot di depan rumahnya
" apa terjadi apa apa yah" sambung nya lagi
tak selang beberapa saat nanpak seorang gadis di ujung gang kecil itu memakai kemeja kotak kotak lengan panjang dengan celana jeans panjamg polos di pAdu dengan tas kecil di depan perutnya.
" kk lisa" ucap adi yang sudah mulai tenang melihat kakak nya pulang.
" kk lisa kok lama pulangnya. kakak itu perempuan loh" ucap adi setelah lisa telah dekat
__ADS_1
" maaf dek, tadi kaka ngobrol sama mbak ana dulu dek" lisa menghampiri adi
" ya sudah, lain kali jangan gitu kak. kan adi jadi kwatir sama kakak"
" ia adik ku yang bawel tapi sayang kakak"
" ya udah kak udah makan?
tadi adi masakin nasi goreng untuk kaka. tapi dah jadi dingin mungkin"
" ya ampun adik kakak..." lisa terharu akan sifat dewasa adi, padahal adi masih kelas 2 SMP
" tunggu adi panasin dulu kaka sanalah mandi dulu" adi pun berlalu mengidupkan kompor gas kecil milik mereka dan membolak balikkan nasi goreng itu hingga sudah terlihat panas
" sudah kk, kaka makan gih" adi masuk kamar milik mereka berdua.
" makasih dek . kamu jangan tidur dulu
kaka masih mau bicara sama mu" lisa pun duduk dan melahap nasi goreng buatan adi
" ok kak" adi berlalu ke kursi sebelah lisa. berhubung meja makan dan meja tamu mereka pergunakan satu.
SELAMAT MEMBACA YA CINTA CINTAKU
JANGAN LUPA JEMPOLNYA
JANGAN LUPA PAKAI MASKER KALAU KELUAR RUMAH YAH
__ADS_1
SEMOGA KITA SEHAT SEHAT SEMUA😊😊