
Beberapa bulan telah berlalu, kini Keluarga Dion kembali tenang, tak ada lagi yang harus dikhawatirkan semenjak semenjak keluarga Monika habis dibasmi hingga akar-akar nya, walaupun dalam keluarga Dion ia juga kehilangan nenek Ami tapi semua telah mengikhlaskan kepergian beliau karna semua adalah takdir yang telah ditentukan oleh yang maha kuasa.....
Tania pun telah sembuh total, badan nya yang sempat kurus kering dan penuh dengan luka telah sembuh seperti sediakala, kesibukan wanita beranak satu itu hanyalah menjaga anak nya disetiap saat, tak ingin melewatkan sedetik pun momen bersama Leon, Tania berjanji akan menebus waktu yang pernah terbuang selama 3 bulan lebih...
Sera pun kembali bekerja sebagai sekertaris Dion, semua itu tentunya atas permintaan Tania sendiri, ia yakin jika perempuan itu tidak akan pernah mengecewakan nya, dia pun sangat yakin jika Cinta suami nya hanya untuk nya dan tak akan pernah terbagi begitu pun dengan nya....
Sementara Dion dan Wilda, kedua insan itu telah merencanakan pernikahan yang akan dilangsungkan sebentar lagi, Vino tak mau lagi jika Wilda dekat dengan lelaki lain apa lagi sampai menjalin hubungan, semenjak memastikan perasaan nya pada Wilda ia pun tanpa menunggu waktu lama datang dan melamar pujaan hati nya ditemani oleh keluarga Dion, dan dengan senang hati Wilda pun menerima lamaran Vino tanpa pikir panjang....
.....
Kita skip aja ya guyss.....
.....
Pernikahan Vino dan Wilda telah tiba, untuk yang kedua kalinya, Wilda kembali memakai gaun pengantin tetapi dengan pria yang berbeda, jika dulu Wilda menjadi pengantin yang gagal kali ini Wilda tak ingin gagal lagi....
Pernikahan pun dilangsungkan disebuah hotel tentunya pilihan Dion dan keluarga nya, Vino hanya mengikuti saja apa yang diinginkan Tuan nya, yang penting dia bisa bersama dengan Wilda itu sudah sangat cukup untuk Vino...
"Gimana Vin, sudah siap belum ijab kabul nya?..."Dion masuk ke sebuah ruangan yang didalam nya ada Vino, terlihat lelaki yang memakai pakain kemeja warna putih dipadukan dengan celana putih dasi kupu-kupu berwarna hitam itu sedang belajar untuk mengucapkan ijab kabul,....
"Sudah Tuan muda, hanya saja saya sedikit tegang...."Dion terkekeh mendengar penuturan Vino, lantas lelaki itu duduk disofa dan mengamati penampilan asisten nya...
__ADS_1
"Bukannya kemarin kamu sudah pernah belajar dan hampir berhasil waktu ingin menikahi Bianka?...."tentu Dion sangat bingung dengan asisten nya itu, seharusnya Vino bisa dengan lancar mengucapkan ikrar janji suci ini karna dia pernah belajar waktu ingin menikah dengan Bianka....
"Waktu itukan saya hampir menikahi nya karna dijebak, dan saya terpaksa melakukan nya, tapi kali ini berbeda tuan muda, rasanya saya sangat gugup, maklum yang satu ini saya mencintai nya Tuan muda..."Ujar Vino menunduk malu, seketika gelak tawa Dion pecah, ia tak menyangka jika asisten yang dulunya dikenal kejam sadis dan tak ingin didekati wanita itu mengaku telah jatuh cinta....
"Berarti kamu telah membuktikan jika kamu memang laki-laki sungguhan,...."Vino melongo mendengar ucapan tuan nya yang seolah meragukan kelelakian nya.....
.....
Jika Dion sedang nangkring dikamar Vino, Tania malah asik ngobrol dengan adiknya yang telah selesai dirias, Wilda sangat cantik dengan gaun berwarna putih senada dengan calon suaminya,....
"Kakak seneng deh akhirnya kamu nikah lagi walaupun pengantin pria nya berbeda...."Ujar Tania yang sedari tadi menatap wajah cantik sang adik, ada rasa bahagia sekali sedih melihat Wilda yang sebentar lagi akan menikah, Tania tentu bahagia dengan menikah nya Vino dan Wilda karna mereka saling mencintai satu sama lain, tapi Tania juga sedih karna itu artinya mama nya akan kembali kesepian....
"Maaf ya kak bukan nikah lagi tapi menikah, yang kemarin kan gagal, Wilda belum sah jadi istrinya Bayu...."Wilda memutar bola mata malas kala mendengar ucapan kakak nya yang mengatakan menikah lagi padahal pernikahan nya yang kemarin itu gagal total...
Seminggu yang lalu, Wilda sempat mendatangi rumah mama nya bersama Vino sekedar meminta restu tapi apa yang terjadi, mama nya justru mengusir nya dan mengatakan jika dia tidak peduli dengan Wilda, tentu hati Wilda sangat hancur kala itu juga mengetahui jika mama nya sangat tak menginginkan kehadiran nya....
"Kak setelah aku menikah, aku sama kak Vino akan membawa mama untuk tinggal bersama kami ya, aku enggak tega kalau mama harus tinggal sendiri...."Kelakar Wilda menyampaikan maksud nya untuk membawa mama Ratih untuk tinggal bersama dengannya dan Vino...
"Apa mama setuju ikut dengan kalian?...."tanya Tania yang diangguki oleh Wilda....
"Sudah kak, awalnya sih mama menolak keras tapi aku dan kak Vino terus membujuk nya hingga dia mau dan setuju tinggal bersama kami...."
__ADS_1
"Kakak ngak keberatan kalau mama setuju tinggal sama kalian,..."kedua nya pun mengobrol santai, hingga mama Ratih datang dan mengatakan jika pembelai perempuan telah ditunggu diaula....
Tania dan Mama Ratih pun membimbing dan mendampingi Wilda menuju aula tempat diadakan nya pesta....
Wilda duduk disamping Vino dengan gemetar, ia melirik Vino yang menatap kagum padanya, hal itu membuat Wilda Semakin gugup....
"Nanti aja diliatin nya Vin, ijab kabul dulu, setelah itu langsung bawa kekamar saja...."Vino tentu sangat malu karna ucapan Dion, ia melirik bos nya itu dengan kesal....
Ijab kabul pun dimulai saat pak penghulu menjulurkan tangannya yang langsung dibalas oleh Vino dengan penuh semangat.....
Seketika keadaan menjadi hening, mendengarkan Vino mengucapkan ikrar janji nya dengan lantang dan satu tarikan napas, hingga para tamu dan saksi menyorakkan kata Sah....
Kini keduanya telah resmi menjadi sepasang istri dalam ikatan suci, Wilda dengan malu-malu meraih tangan Suaminya dan mencium punggung tangan nya, Vino pun mencium kening Wilda dengan lembut....
Kedua nya berpindah ke pelaminan untuk menyambut para tamu yang ingin memberikan selamat pada mereka berdua, tak lupa memberikan kado juga tentu nya....
"Sayang aku sangat bahagia, melihat mereka menikah, aku kembali teringat dengan pernikahan kita, aku tidak menyangka jika sampai sekarang kita masih diberikan kesempatan pada yang kuasa untuk tetap bersama, awalnya aku berpikir aku tak akan sanggup mendampingi kamu yang kejam dan arogan, tapi ternyata aku sanggup dan malah tak ingin berpisah darimu, aku ingin selalu bersama dengan mu sampai kapan pun, semoga saja hanya maut yang bisa memisahkan kita...."Tania memeluk sang suami yang dibalas pelukan yang tak kalah erat nya oleh Dion, kedua nya seolah-olah yang menjadi pengantin malam ini mengabaikan pengantin yang sesungguhnya....
"Aku juga sangat bahagia sayang, terimakasih telah bertahan dengan ku, aku berjanji akan selalu menjaga cinta kita hingga hanya maut yang dapat memisahkan kita berdua, tetap seperti ini menjadi pendamping ku sampai kapanpun...."
keduanya berpelukan dengan erat tak peduli dengan tamu-tamu yang memandangi mereka, Mama Ratih mama Rima dan yang lain nya hanya menggeleng serempak melihat dua sejoli itu,...
__ADS_1
Tak ada yang tau apa yang terjadi pada kehidupan kita, yang perlu kita tau dan yakini, dibalik semua yang terjadi pasti ada rencana tuhan yang indah, ingat untuk tetap sabar dan menerima apa yang Tuhan berikan karna semua nya berjalan sesuai dengan kehendaknya, dalam sebuah hubungan ada berakhir dengan kebahagiaan dan ada yang berakhir dengan perpisahan tinggal kita menjalaninya dengan ikhlas dan sabar....
Tamat......