Istri Pajangan Tuan Dion

Istri Pajangan Tuan Dion
85) Leon Argata


__ADS_3

Setelah memastikan mama dan sang bayi sudah sangat baik, Tania dan sang putra pun dibawa pulang kekediamam, para keluarga menyambut nya dengan gembira, menyiapkan pesta kecil-kecilan untuk menyambut sang Tuan muda kecil.....


Berita pernikahan dan kelahiran anak Dion pun telah diberitakan membuat dunia gempar atas berita yang menjabat raya itu, bagaimana tidak, selama ini Dion dikenal sebagai seorang pemimpin yang hebat memiliki sikap dingin, angkuh dan cerdik dikabarkan sudah milik anak...


banyak tanggapan dari kalangan mulut, ada yang memuji dan ada juga yang iri saat foto-foto pernikahan Dion dan Tania disebarkan, semua teman kantor Tania pun sangat terkejut tak lain hal nya dengan Gio.....


"Bagaimana keadaan diluar apa sudah sedikit tenang?...."tanya Dion pada Vino, mereka kini telah duduk berhadapan didalam ruang kerja Dion, sementara diluar ruangan, suasana sangat meriah menyambut kedatangan Tuan muda kecil yang diberi nama Leon Argata seperti nama yang telah Dion sebutkan tempo lalu pada Tania....


"Berita sedang memuncak Tuan, mungkin satu sampai dua minggu ini berita pernikahan tuan dan kelahiran Tuan muda kecil masih menjadi perbincangan hangat para masyarakat dan para kolega...."Vino yakin betul dengan prediksi nya,...


"Aku ingin keamanan disini lebih diperketat lagi, mungkin berita ini akan berdampak buruk pada keluarga ku, mengingat masih banyak musuh yang berkeliaran diluar sana, aku takut mereka akan muda menyerang apa lagi mereka tau kelemahan ku sekarang...."Ada rasa cemas didalam hati Dion mengingat keadaan nya yang semakin hari semakin lemah, bekas tembakan didada nya pun masih sering terasa sakit, selama ini ia selalu menyembunyikan rasa sakit nya dari Tania dan keluarga nya karna tidak ingin mereka khawatir.....


"Baik tuan muda,...."Setelah berbincang cukup lama, kedua pemuda itu pun keluar melihat suasana yang terlihat meriah, dua keluarga dipersatukan tanpa adanya pandangan status, Tania dan Bayi mungil Leon pun sudah ada dikamar utama, karna harus istirahat total....


Vino mengedarkan pandangannya mencari seseorang yang tak kunjungi ia lihat, ia pun mendekati mama Ratih dan mempertanyakan keberadaan Wilda karna dia sempat melihat wanita itu bergabung tapi sekarang ia tak melihatnya...


"Wilda mana ma bukan nya dia tadi ada disini...."tanya Vino masih terus mengedarkan pandangan nya, ia ingin meminta izin pada perempuan itu untuk menggendong Wilka walaupun hanya sebentar, karna rasa rindunya pada Wilka tak bisa ia bendung lagi....

__ADS_1


"Ohh dia sudah pulang nak diantar nak Bayu, baru saja beberapa menit yang lalu...."kening Vino berkerut mendengar ucapan wanita yang telah ia anggap seperti mama nya sendiri, tangan nya terkepal kuat menahan amarah....


"Mama kenal sama lelaki yang bernama Bayu?..."penasaran tentu nya dengan hubungan antara Wilda dan Bayu yang terlihat sangat dekat.....


"Iya, dia sudah beberapa kali kerumah sekedar bermain dengan Wilka katanya dia sangat menyukai anak kecil, nak Bayu itu sangat baik dan perhatian, mama harap nak Bayu bisa menjaga dan membahagiakan Wilda dan Wilka nantinya....."Vino memaksakan senyuman nya agar wanita disamping nya tidak curiga jika hati nya sedang panas, entah mengapa mendengar ucapan mama Ratih uang seolah-olah memberikan restu pada Bayu dan Wilda membuat hati nya tidak tenang dan gelisah, apa mungkin karna ia mencintai Wilda atau hanya tidak rela jika Bayu lebih dekat dengan Wilka, bagi mungil yang ia anggap seperti anak kandungnya sendiri....


.....


Jam menunjukkan pukul 4 Sore, Dion baru masuk kedalam kamar nya membawakan semangkuk bubur bubur untuk sang istri dan beberapa buah-buahan yang telah dipotong-potong, saat masuk terlihat Tania yang keluar dari kamar mandi seperti nya wanita nya itu baru selesai mandi....


"Mas aku ganti baju dulu ya..."Ujar Tania saat melihat suaminya sedang duduk didepan box bayi memandangi wajah mungil Leon, Dion menoleh dan mengganguk kemudian kembali meman wajah sang putra.......


"Sayang makanlah dulu, sepulang dari rumah sakit kamu belum makan sampai sekarang, aku takut nya kamu sakit...."Dion kini berpindah posisi saat melihat istrinya telah keluar dan duduk di tepi ranjang, Dion mengambil semangkuk bubur dan ingin menyuapi sang istri....


"Biar aku aja mas, aku kan ngak sakit masih bisa makan sendiri..."Tania ingin merebut mangkuk ditangan Dion tapi lelaki itu dengan cepat kembali mengambilnya....


"Biar aku saja, kamu itu masih lemah habis melahirkan tenaga mu masih kurang bahagia jika Leon bangun..."Tania menghela napas panjang dan menurut saja membuka mulutnya dan mengunyah bubur yang Dion berikan padanya....

__ADS_1


"Sayang aku sudah sangat kenyang, buburnya nanti aku habiskan....."Tania mengelus perutnya yang telah rata, Dion menggeleng dan terus menyuapi Tania hingga bunur itu habis tas tersisa...


"Kamu itu harus makan supaya air asi kamu lancar, kamu sendiri kan yang bilang jika ingin menjaga dan menyusui Leon...."Tania mengangguk memang diri meminta pada Dion untuk menjaga anak nya sendiri tanpa dibantu oleh bebisiter karna beralasan ingin lebih dekat dengan sang putra, ia tidak ingin kesibukan Dion dan dirinya membuat Leon jauh dari kata kasih sayang orang tua....


Oeeeekkk....


Oeeekkk...


Dion dan Tania begitu terkejut mendengar tangisan Leon, Tania langsung berdiri dan berjalan kebox bayinya dan menggendong Leon membawanya keranjang dan menyusui nya didepan Dion....


"Dia sangat rakus ya lihat saja caranya menyusu seperti takut direbut saja, dia tidak tau saja jika itu adalah bekasku...."Dion begitu serius memperhatikan putra nya menyedot ****** susu Tania, ia sangat gemas ingin mencubit bibir Leon yang begitu aktif menyedot susu sang mama....


"Hey anak perebut, benda kembar itu punya ku, tega sekali kau merampas nya dariku, aku juga mau merasakan nya...."


Bugkkk....


Sebuah pukulan mendarat sempurna dipunggung suami nya, Dion hanya cengengesan mendapatkan tatapan tajam dari sang istri....

__ADS_1


"Maaf sayang lagian dia rakus sekali itukan punya, hah,, sepertinya posisi ku akan tergantikan dengan bocah ini, seandainya aku tau mungkin kemarin-kemarin aku telah menyesap nya hingga habis...."Tania benar-benar tak habis pikir dengan suami nya yang terlihat cembu dengan putra nya sendiri....


Tania terkekeh geli melihat pandangan Dion pada putra nya ia pun berbalik memunggungi Dion membuat lelaki itu semakin kesal, Dion pun masuk kedalam kamar mandi untuk menghilangkan kekesalan nya melihat benda yang biasa ia maini diambil oleh Leon....


__ADS_2