
Vino masuk kedalam ruangan Dion dengan kepala tertunduk, terlihat Dion telah menunggunya sedari tadi, entah kesalahan apa yang telah Vino perbuat hinggga Dion terlihat sangat marah padanya...
"Tuan memanggil saya?...."ujar Vino usai menundukkan setengah badan nya dan kembali berdiri tegak....
"Vin bagaimana Keamanan dan Dokumen perusahaan bisa jebol seperti, kamu tau sendiri kan sekarang kita telah rugi besar, aku telah mempercayakan semua ini padamu dan apa yang kamu lakukan kamu malah lalai....."Vino sama sekali tak menjawab membiarkan Dion melampiaskan kemarahannya baru ia akan menjelaskan....
"Maafkan saya Tuan muda, saya pun tidak tau bagaimana keadaan perusahaan ada yang meretas, dan untuk Dokumen itu telah saya simpan baik-baik...."Tentu nya Vino Bingung dengan hilang nya Dokumen yang ia simpan dengan sangat baik....
"Saya berjanji akan memperbaiki semua nya Tuan dan menangkap siapa pencuri itu,...."Vino berjanji akan menemukan pencuri yang berani bermain-main dengan nya dan memberi nya pelajaran...
"Keluarlah aku ingin sendiri dulu...."Vino pun keluar usai membungkukkan badannya....
Vino menjatuhkan badannya dikursi kerja nya mengacak rambut karna frustasi, bertahun-tahun ia bekerja bersama Dion baru kali ia ia melihat lelaki itu kecewa karna kelalaian nya....
Tak ingin berburuk sangka, Vino berusaha untuk menyelidiki terlebih dahulu, ia takut menuduh tanpa ada nya bukti walaupun dia mencurigai seseorang jika memang dugaan Vino benar berarti dia selama ini telah salah menilai....
Sepulang dari kantor, Vino langsung mengantar Dion, setelah nya ia pun kembali menuju kediaman nya, langsung masuk kedalam ruang kerja tanpa mengatakan apapun, bahkan mengabaikan Bianka yang menyapa nya...
"Apa yang terjadi dengan kak Vino, dia seperti sedang banyak pikiran....."Ujar Bianka merasa aneh, ia pun berinisiatif membuat kan kopi untuk Vino dan membawa nya keruang kerja Vino....
"Kak aku bawain kakak kopi...."Vino menanggapi Bianka dengan senyuman tipis menyenderkan kepalanya dikursi menatap langit-langit ruangan nya, sungguh pikiran nya sangat kacau kali ini, Bianka mencoba mendekat ingin menyentuh kepala Vino berniat memijatnya tapi sektika Vino dan diri....
__ADS_1
"Aku mohon Bianka, aku sedang tidak ingin diganggu, sekarang kamu keluar dari ruang kerjaku...."Seru Vino setengah membentak, membuat wanita itu terperanjat kaget, Bianka pun keluar dengan air mata berlinang, ia tidak menyangka sikap baiknya pada Vino malah membuat lelaki itu marah hingga membentuk nya....
.....
....
Tak lain hal nya dengan Vino, Dion pun sama frustasi nya perusahaan yang ia rintis dari awal diambang kebangkrutan karna keamanan dan Dokumen yang sangat penting telah dicuri oleh seseorang.....
"Kamu kenapa sayang, wajahnya kok lesuh begitu, apa ada masalah dikantor?...."melihat suami nya yang datang dan langsung duduk disofa membuat Tania keheranan, ia meletakkan Beby Leon ke Box bayi usai menyusui nya kemudian duduk disamping dan suami....
"Iya, ada yang meretas keamanan kantor dan mencuri Dokumen penting yang disimpan oleh Vino, perusahaan mengalami kerugian besar data-data perusahaan pun bocor...."Tania tentu terkejut akan hal itu, tapi ia pun tak bisa berbuat apa-apa untuk membantu sang suami yang sedang tertimpa masalah karna ia tidak tau....
"Apa kamu akan selalu bersama ku walaupun nantinya aku bangkrut?...."tiba-tiba saja pertanyaan itu keluar dari mulut Dion takut jika nantinya Tania pergi meninggalkan nya karna ia miskin....
Dion pun tak bisa menyalahkan Vino seutuhnya karna sekarang musuh nya sedang berada dimana-mana, sekuat apapun benteng pertahanan nya pasti ada saja celah yang bisa musuh nya masuki....
"Ya sudah mas jangan bersedih lagi, lebih baik kamu mandi habis itu kita makan malam dibawa, kamu mau makan apa hari ini biar aku masakin??...."Tania mencoba untuk mengembalikan mood suami nya agar tak berada di mode sedih terus menerus....
"aku makan apa saja sayang, kamu tak perlu repot-repot, aku tau kamu sangat lelah seharian merawat Leon...."Dion pun berlalu masuk kedalam kamar mandi sementara Tania mengambilkan baju santai untuk Dion....
"Untung nya baby Leon bukan tipikal bayi yang rewel yang sewaktu-waktu menangis sehingga membuat Tania juga merasa tenang, Leon akan terbangun dan menangis jika lapar dan kembali tertidur pulas setelah kenyang.....
__ADS_1
Dion keluar dengan air yang masih menetes dibadan, mengambil pakaian yang telah disiapkan Tania yang disimpan diatas ranjang, usai mengenakan nya, Dion berjalan kebox bayi untuk sekedar melihat sang putra yang tertidur pulas....
Ada keterangan yang dirasakan oleh Dion melihat wajah putra nya yang sangat mirip dengan nya, bahkan Tania sempat cemburu karna kemiripan mereka berdua, Dion mengelus pipi gemoi Leon yang masih merah,...
Clekkk....
Dion menoleh kearah pintu yang terbuka dan melihat sang istri yang masuk dengan membawa segelas kopi, takut anak nya terbangun, Dion pun menyudahi acara menjahili Leon yang baru saja tertidur, menghampiri Tania yang sedang menaruh kopi itu di meja,....
"Sayang ini kopi nya diminum dulu, aku mau mandi takut Leon bangun dan rewel, Dion mengangguk membiarkan Tania berlalu masuk kedalam kamar mandi, ia pun duduk dan menikmati kopi buatan sang istri,....
Dion membuka laptop nya melihat kondisi perusahaan yang semakin lama semakin anjlok, menarik napas dalam-dalam dan mulai mengutak-atik keyboard laptop nya, keringat dingin mulai keluar dahi Dion mencoba untuk fokus mempertahankan perusahaan hingga kemudian napas panjang terdengar dari lelaki itu....
"Setidaknya aku bisa mempertahankan perusahaan ku, walaupun kerugian nya cukup besar, aku harus bisa membuat semua nya seperti semula...
Oeeekkk....
Oeeekkk....
Dion langsung berdiri dan menghampiri box bayi melihat putra nya yang menangis, Dion tentu sangat bingung ingin menenangkan sang bayi tapi tak tau cara menggendong bayi, ia berkali-kali mengetuk pintu kamar mandi berharap Tania segera muncul dan menenagkan Leon tapi sepertinya gemercik air sangat deras sehingga Tania tidak mendengar Leon menangis ataupun ketukan pintu, ingin memanggil sang mama pun Dion takut ditertawakan karna tidak tidak bisa menggendong bayi nya sendiri....
Dion mengambil ponselnya mencari cara tutorial mengendong bayi, setelah memperhatikan nya, Dion pun menarik napas panjang dan mempraktekkan cara yang ia lihat di YouTube....
__ADS_1
Cukup lama Dion berusaha hingga dia pun berhasil memindahkan Dion kegendongan nya menepuk pantat Leon selembut mungkin mencoba untuk menidurkan Leon kembali....