Istri Pajangan Tuan Dion

Istri Pajangan Tuan Dion
82) Ungkapan hati Bianka


__ADS_3

"Kak apa selama ini kakak ngak ngerasain apapun kepada Bianka....."tanya Bianka tiba-tiba membuat Vino seketika menoleh,....


''Maksud kamu apa Bi kakak ngak ngerti?...."Vino balik bertanya karna memang dia tidak atau Maksud dari perkataan Bianka kepadanya....


"Ya misalnya perasaan suka atau cinta gitu sama Bianka,?..."seketika Vino terdiam mencerna ucapan Bianka.....


"Bianka, prioritas utama ku adalah tuan muda, aku tak punya waktu untuk jatuh cinta padamu atau wanita manapun,...."Jawaban Vino cukup menjadi jawaban untuk Bianka, wanita itu menunduk lesuh, selama tinggal bersama Vino ia merasakan ada benih-benih cinta yang tumbuh dihatinya entah kapan dan mengapa Bianka pun tidak tau....


"Maaf ya kak mungkin aku yang terlalu berharap lebih...."Bianka mencoba menebarkan hati nya atas penolakan Vino, mungkin ia kurang bersabar untuk mengungkapkan perasaan nya pada Dion, tentu Bianka takut jika Vino akan jatuh hati pada Wilda jadi ia ingin bergerak lebih cepat tapi sayang sekali cinta nya bertepuk sebelah tangan.....


"Tak perlu minta maaf, kami tidak salah sama sekali, kita memang tak bisa mengatur hati untuk berlabuh pada siapa, seharusnya aku yang minta maaf karna tak bisa membalas perasaan mu...."Bianka mengangguk kemudian menatap keluar jendela, malu tentu nya karna baru beberapa bulan mengenal Vino ia begitu berani mengungkapkan perasaan cinta nya tanpa permisi...


Keduanya mendadak saling canggung, tak ada obrolan sedikitpun yang terjadi diantara mereka hingga mereka pun sampai diruang Dion...


"Bianka-Bianka kamu benar-benar tidak tau malu kamu itu hanya pelayan berani sekali jadi uh cinta dengan majikan mu sendiri...."Bianka menghela napas panjang mencoba mengatur perasaan galaunya, ia pun mengambil barang belanjaan dibantu oleh Vino....


Keesokan harinya, seperti biasa, Vino datang dan menjemput Dion menuju kantor....


"Bagaimana Vino apa kamu sudah mendapatkan informasi tentang rekan Monika?...."tanya Dion serius....


"Iya Tuan, dia adalah seorang perempuan, tapi siapa dan dimana ia sekarang belum diketahui sama sekali, sepertinya Monika dan Jack telah merencanakan semua ini, ia menyembunyikan identitas wanita itu dengan sangat baik sehingga orang-orang kita sulit untuk mendapatkan informasi sekecil pun...."jawab Vino tanpa mengalihkan pandangannya dari jalan raya.....


"Aku merasa pernah bertemu seorang wanita yang sedikit mirip dengan Monika, jika diperhatikan dari jauh mungkin kita tidak menemukan persamaan tapi jika dilihat lebih dekat ada beberapa titik kemiripan...."Ujar Dion menerka-nerka....

__ADS_1


"Siapa tuan?...."


"Sayangnya aku lupa pernah bertemu dimana,...."


.....


"Ya ada apa?...."tanya Vino saat dirinya baru sampai dan mendapatkan telfon dari Bianka, entah mengapa sejak ia mengetahui jika Bianka menyukainya membuat Vino merasa risih,....


"Kak apa boleh aku kerumah kak Tania tadi dia menelfonku dan menyuruh ku untuk menemuinya?...."Vino mengernyitkan dahinya saat mendengar ucapan Bianka, ia sedikit ragu jika Tania benar-benar ingin bertemu dengan Bianka, tanpa menjawab Vino langsung mematikan ponselnya dan menuju ruang kerja Dion untuk mempertanyakan hal ini, tidak mungkin Dion tidak tau jika Tania ingin bertemu dengan Bianka....


Tok tok tok......


Vino mengetuk pintu ruangan Dion menunggu jawaban dari tuan nya, setelah beberapa saat menunggu terdengar suara perintah dari Dion untuk masuk, Vino pun masuk dan langsung menghampiri Dion usai membungkukkan badannya dan mempertanyakan ucapan Bianka...


"Maaf tuan karna mengganggu waktu nya saya hanya ingin mempertanyakan apakah benar Nona muda Tania ingin bertemu dengan Bianka,?...."Dion sedikit berfikir kemudian mengingat ucapan sang istri yang memang ingin bertemu dengan wanita bernama Bianka....


"Kamu boleh menemui Tania, tapi ingat jaga sikap kamu terhadap nya dan juga nyonya besar dan Tuan besar...."Vino pun memberikan izin saat semua persyaratan yang Vino ajukan ia sanggupi, setelahnya sambungan telpon pun terputus, Vino duduk dimeja kerja nya dan menatap langit-langit ruangan nya yang berwarna putih polos....


........


.....


Tania menyambut kedatangan Bianka dengan sangat antusias, ia langsung membawa Bianka keruang tamu, memanggil pelayan untuk membuat minuman dan cemilan untuk mereka berdua....

__ADS_1


"Kakak kenapa ingin sekali bertemu dengan ku?...."Tanya Bianka disela-sela obrolan mereka berdua....


"Entahlah mungkin kemauan Dede bayinya, beberapa hari ini banyak sekali yang aku inginkan....."Jawab Tania terlihat berpikir.....


"Apa kakak tidak marah padaku, Maksud ku kakak ini kan kakaknya Wilda sementara hubungan Wilda dan kak Dion merenggang karnaku?...."Tania tersenyum menggenggam tangan Bianka dengan sangat lembut.....


"Masalah itu bukan urusan kakak Bianka, apapun keputusan Vino dan siapapun yang dia pilih itu adalah haknya kita tidak bisa memaksakan dengan siapa ia bersama....."Bianka tersenyum sangat terharu dengan sikap Tania yang begitu bijaksana, ia tak menyangka jika Tania benar-benar tak marah padanya sama sekali....


"Jadi bagaimana dengan hubungan kalian, apa kalian sudah pacaran?...."Tanya Tania terlihat antusias, seketika Bianka menunduk menahan rasa sakit dihatinya mengingat kata-kata Vino yang mengatakan jika dia tak mencintai nya....


"Tidak kak, Kak Vino bilang dia tidak mencintai ku atau wanita manapun karna yang ia utamakan adalah Tuan muda,...."Bianka menggeleng pelan dan mengatakan ucapan Vino, Tania mengelus punggung Bianka mencoba untuk menguatkan wanita disamping nya.....


"Sabar ya mungkin nanti kamu menemukan laki-laki yang juga mencintai kamu apa adanya, kamu tetap menjadi Bianka yang seperti ini, lucu ramah dan baik hati,...."Bianka mengangguk dan tersenyum manis, bercerita dengan Tania sungguh membuat hatinya merasa tenang dan damai....


"Pantas saja kak Tania disukai banyak orang ternyata dia sangat baik lembut dan penyayang, aku jadi senang bisa bertemu dengannya...."Bianka membatin seraya terus menerus menatap Tania,....


"Kamu disini saja ya sampai Vino pulang, sekalian bareng pulang nya,...."Bianka mengiyakan, mereka pun mengobrol dan tertawa bersama-sama menonton film kartun kesukaan Tania tentu nya....


Jam pulang para pekerja telah tiba, semua karyawan yang menghabiskan waktunya untuk bekerja kini bersiap-siap untuk pulang begitu juga dengan Vino dan Tania....


Sesampainya dirumah, Vino terkejut saat melihat Bianka masih berada disana menemani Tania menunggu kepulangan Dion...


"Hai kak...."Bianka melambaikan tangan nya saat melihat Vino turun, Vino tak menanggapi dan membukakan pintu untuk Dion....

__ADS_1


"Engak masuk dulu Vin,?...."tanya Dion kala melihat Vino menghampiri Bianka dan mengajaknya untuk pulang....


"Tidak Tuan muda terimakasih atas tawaran nya..."Bianka pun pamit pulang pada Tania dan Dion sebelum menyusul Vino yang telah masuk lebih dulu kedalam mobil, usai berpamitan Bianka pun langsung masuk dan duduk disamping Vino....


__ADS_2