Istri Pajangan Tuan Dion

Istri Pajangan Tuan Dion
56) Tania pergi


__ADS_3

Malam harinya, Dion duduk dikursi taman usai memastikan bahwa Monika telh tidur, perasaan Dion campur aduk, pikiran nya berantakan apa lagi saat mengingat kata-kata Tania, ia tidak menyangka jika Tania selama ini telah mencintai nya, sudah dapat Dion pastikan jika sekarang wanita itu sangat kecewa pada nya makanya ia tak berani muncul dihadapan Tania, nyali nya serasa menciut....


Sekarang semua orang menjauhi nya karna memilih Monika, Dion sendiri sebenarnya bimbang dengan perasaan nya sekarang, entah pilihan nya ini benar atau salah Dion tidak tau....


....


Jam 4 subuh, Dion masuk kedalam kamar nya berniat mengambil baju uang akan ia pakai kekantor, ia masuk dengan sangat pelan takut jika Tania terbangun....


"Kenapa lampunya mati, tidak biasanya Tania tidur dengan lampu mati...."Dion berjalan kearah nakas mengambil remote lampu kemudian menghidupkan nya, Dion melihat kearah ranjang yang kosong, keningnya seketika berkerut saat mendapati rajang besar itu kosong, tak ada Tania diatas sana,...


Dion kemudian mengecek kekamar mandi yang ternyata juga kosong, balkon kamar ruang baca semua nya kosong, kini pikiran Dion menjadi sangat kacau memikirkan keberadaan sang istri, ia pun membuat keributan sehingga semua pelayan terbangun dari tidurnya dan tergesa-gesa menuju Dion yang tengah berteriak...


"Apa ada yang melihat Nona muda?...."tanya Dion dengan wajah merah karna amarah melihat semua pelayan nya satu persatu, tapi tidak ada yang menjawab, terlebih mereka juga masih sangat mengantuk karna ini baru jam 4 pagi,....


Brakk.....


"Jawab apa kalian tuli?...."Dion menggebrak meja membuat semua pelayan terlonjat kaget, kebungkamam mereka menjawab pertanyaan Dion....


"Ada apa sayang kenapa kamu teriak ditengah malam begini?...."Monika datang dengan kursi rodanya melihat Dion yang berdiri didepan pelayan yang hanya diam menundukkan kepala, tentu hal itu membuat Monika kebingungan....


"Tania pergi Monika, dia tidak ada dikamar nya, aku sudah mencari nya dikamar dan semua tempat yang bisa ia kunjungi tapi Tania tetap tidak ada...."Dion duduk dikursi mengacak-acak rambutnya frustasi.....


"Mungkin dia kerumah mama nya sayang, kamu tidak perlu khawatir...."Monika tentu sangat kesal saat Dion begitu panik karna kepergian Tania, tapi ia berusaha tenang agar terlihat baik Dimata Dion....


Dion gegas menelfon mama mertuanya mempertanyakan keberadaan Tania, tapi Tania juga tidak ada disana,....


"Ma, apa Tania ada dirumah mama?...."tanya Dion saat sambungan telfon terhubung....

__ADS_1


"Tidak nak, Tania sudah pulang kemarin pagi, dia tidak ada disini...."jawab Mama Ratih membuat Dion semakin panik....


"Ada apa, kamu sedang tidak bertengkar kan dengan Istri mu?...."Dion tercekat mendapat pertanyaan dari mama mertuanya, ia kebingungan untuk menjawab....


"Tidak apa-apa ma, Dion hanya mengkhawatirkan nya saja, sekarang Dion sedang diluar kota jadi tidak tau jika Tania telah pulang...."Ujar Dion berbohong, ia tidak ingin mama mertuanya khawatir dan jatuh sakit, ia berjanji secepatnya dia akan menemukan istrinya...


Akhhh.....


Dion menarik rambutnya, merasa frustasi, mengingat bayang-bayang wajah Tania yang menangis dan meneriakinya, mencurahkan isi hati yang selama ini ia pendam, Dion berdiri dan pergi meninggalkan Monika uang terus meneriaki namanya tapi Dion seakan tuli dan tidak mempedulikan panggilan nya...


......


Dion memandang jauh ke depan, memikirkan keberadaan istri nya yang entah pergi kemana, dia telah mencari keberadaan Tania dirumah mama nya tapi Tania pun tak ada disana, bahkan Tania tak meninggalkan jejak sekecil apapun untuk ia selidiki....


Flash back Off.....


Mama Rima, apa Tomi dan nenek Ami yang mendengar keributan segera bangun dan mengecek keadaan yang terjadi....


"Apa kamu tidak malu Dion membuat keributan dipagi buta seperti ini?...." Mama Rima datang melihat Dion yang sedang duduk di sofa ruang keluarga....


"Ma dimana kalian menyembunyikan istriku, cepat katakan dimana dia berada, jangan membuat aku gila ma...."Dion benar-benar frustasi sekarang, tidak tau keberadaan istri nya....


"Apa maksudmu Dion, Tania tentu tidak ada disini, bukan nya kamu bilang dia sedang pergi ke rumah mamanya untuk menginap?..."Nenek Ami ikut menimpali....


"Dia pergi ma, dia pergi entah kemana, Dion sudah menghubungi mama Ratih tapi Tania tidak ada disana...."Dion mendunduk menyembunyikan perasaan sedihnya....


"Pasti terjadi sesuatu kan pada nya makanya dia pergi meninggalkan kamu, katakan Dion apa yang terjadi antara kalian, apa jangan-jangan Tania pergi karna wanita ****** dirumahmu itu?...." Mama Rima menatap putra tunggal nya menatap nya dengan tajam menunggu Dion menjawab pertanyaan nya...

__ADS_1


Dion menghela napas panjang, kemudian menceritakan apa yang terjadi kemarin dikolam renang,, tanpa disangka-sangka papa Tomi berjalan kearah Dion menarik kerah baju Dion dan melayangkan beberapa pukulan diwajah sang putra, terlihat lelaki itu sangat marah....


Bugkk....


Bugkkk....


Bugkk....


Mama Rima dan nenek Ami diam saja melihat Papa Tomi menghajar Dion, menurut mereka Dion pantas mendapatkan hal itu....


"Dasar lelaki bodoh, apa kamu lebih percaya pada wanita murahan itu ketimbang istrimu sendiri, apa yang ada di otak kecilmu itu sehingga kau lebih percaya pada Monika hah...."Papa Tomi seperti orang kesetanan menghajar Dion tanpa ampun, Dion pasrah saja karna semua ini memang salah nya....


"Pergi dari sini, jangan pernah menginjak kan kakimu dirumah ini lagi jika kamu tidak datang bersama menantuku Tania...."Papa Tomi berlalu meninggalkan Dion yang masih duduk dilantai, mama Rima pun ikut pergi menyusul Suaminya, Dion melihat nenek Ami tapi nenek nya itu juga pergi meninggalkan nya....


Flashback On....


Ketukan dipintu membuat Dion tersadar dari lamunannya, ia pun memerintahkan orang diluar untuk masuk, dan rupanya itu adalah Vino membawa berkas uang harus ia tanda tangani....


"Tuan tidak apa-apa,?...."Dion bertanya melihat wajah terkenan tuan nya, seketika Dion bernapas lega saat menyadari jika yang masuk adalah asisten pribadinya, lelaki yang selalu bisa ia andalkan dalam hal apapun, Dion yakin jika Vino dapat membantu nya menemukan Tania....


"Vin tolong cari Tania, segera temukan dia dan bawa padaku, katakan padanya aku sangat menyesal dengan semua sikap ku padanya, aku berjanji akan memperbaiki semua kesalahanku Vin, bawa Tania kembali padaku!!...."mengguncang lengan Vino dengan kuat, Bingung itulah yang terjadi pada Vino saat ini melihat Dion yang seperti orang gila....


"Memang nya Nona Tania pergi kemana Tuan, apa yang terjadi?...."Vino bertanya, jujur saja dia tidak mengerti maksud dari Tuan nya....


"Dia pergi meninggalkan ku Vin, aku sadar semua ini kesalahan ku aku sangat menyesal telah menyakitinya,...."Dion duduk dikursi, mengacak rambutnya yang sudah berantakan bak kapal pecah yang terombang-ambing ditengah lautan...


"Mana mungkin Nona muda pergi, dan kan sedang mengandung anak Tuan muda....."

__ADS_1


__ADS_2