Istri Pajangan Tuan Dion

Istri Pajangan Tuan Dion
90) menerima Lamaran


__ADS_3

Hari demi hari telah berlalu, kini Tania kembali bekerja sebagai sekertaris Suami, walaupun Dion melarang nya dengan keras nyatanya dia masih kalah, Tania tentu tak tega melihat suaminya kewalahan, bahkan untuk tidur pun hanya beberapa jam Dion sudah kembali berkutak didepan laptopnya....


Vino pun belum masuk bekerja, Dion akan mengizinkan ia kembali bekerja setelah pernikahan Vino dan Bianka usai agar lelaki itu kembali fokus bekerja....


Semua keluarga Dion telah tau jika Vino akan menikahi Bianka walaupun belum tau pasti kapan mereka menikah tapi Vino mengatakan secepat nya akan menikahi wanita itu agar kembali bekerja....


"Sayang, apa kamu tidak merasa aneh dengan perubahan Vino akhir-akhir ini, semenjak ada nya Bianka didekat nya pikiran nya seolah-olah terbelah dan tidak fokus pada pekerjaan nya...."Dion seketika melihat istrinya sejenak dan kembali fokus pada kemudinya....


"Aku pun berpikir yang sama sepertimu sayang, mungkin karna Vino sedang dimabuk asmara, maklum dia kan baru pertama kali pacaran....."Dion menjawab seadanya, Tania pun menyetujui ucapan suami nya,....


Kembali nya Tania bekerja sedikit meringankan beban Dion, sebenarnya Dion tak tega jika harus melibatkan Tania lagi dalam urusan perusahaan tapi Tania terus memaksa dan berjanji akan berhenti bekerja jika Vino sudah kembali keperusahaan......


.....


Dilain tempat, Bayu yang tidak putus asa, kembali mendatangi rumah mama Ratih untuk melamar Wilda, walaupun sudah mendapat penolakan, tapi ia akan terus mengejar cinta Wilda hingga ia mendapatkan nya....


"Kak Bayu kok ada disini?..."Wilda keluar kamar dan menemui Bayu diruang tamu setelah mama Ratih menyampaikan kedatangan wanita itu....


"Aku ingin membicarakan tentang lamaran aku kemarin Wild, aku tak masalah dengan status kamu dan masalalu kamu, aku benar-benar cinta dan sayang sama kamu begitu pun dengan Wilka...."Wilda terhentak beberapa saat mendengar ucapan lelaki didepan nya, Wilda tentunya tak menyangka jika Bayu kembali melamar nya walaupun sudah ia tolak....

__ADS_1


Wilda kembali mengingat kejadian di supermarket kemarin saat ia bertemu dengan Bianka dan mengatakan jika Bianka akan menikah dengan Vino, hati Wilda kembali menciut karna sakit, ia pun melihat Bayu dan mengangguk, percuma saja Wilda mempertahankan cinta nya pada Vino sementara lelaki itu akan menjadi milik orang lain...


"Cinta bisa tumbuh seiring berjalan nya waktu Wilda, jangan bodoh, Kak Bayu adalah lelaki yang sangat tepat untuk kamu jangan memikirkan pria yang sama sekali tak menganggap perasaan mu padanya...."Ujar Wilda dalam hati berusaha menyadarkan hati nya untuk berhenti berharap pada Vino dan membuka lembaran baru bersama Bayu lelaki yang tulus mencintai nya...


"Terima kasih Wilda, aku berjanji akan menjadi lelaki terbaik untuk kamu dan Wilka, aku sangat bahagia, akhirnya cinta ku tak bertepuk sebelah tangan...."Wilda hanya bisa memaksakan senyuman nya saat Bayu menggenggam tangan mungil nya dan menyematkan cincin dijari manisnya, senyuman Bayu tak henti-hentinya terukir dibibir pria itu, pengorbanan nya selama ini tidak sia-sia walaupun Wilda pernah menolak nya tapi sekarang ia bisa bernapas lega karna usaha keduanya tidak gagal....


Tanpa kedua nya sadari, sosok mata berwarna hitam pekat sedang melihat kearah mereka, dia adalah Vino, dia datang ingin bertemu dengan Wilka,tapi tak kunjung masuk kedalam rumah karna melihat dan mendengar Bayu sedang melamar Wilda....


Hati Vino terasa terbakar api cemburu, ingin sekali ia masuk dan menarik Wilda pergi sejauh mungkin agar mereka hidup berdua dengan bahagia tapi sekarang semua nya telah berubah, sebentar lagi dia akan menikah dengan Bianka mempertanggung jawabkan perbuatannya....


Akhirnya Vino menyimpan paper bag yang berisi makanan dan baju-baju untuk putri nya diteras rumah dan pergi meninggalkan rumah mama Ratih dengan perasaan hancur....


"Semoga nak Bayu adalah sosok pria yang akan menjadi suami yang bertanggung jawab dan menyayangi kamu dan Wilka dengan sepenuh hati nak..."kelakar mama Ratih penuh harap...


Vino kembali keapartemen nya yang ia beli beberapa hari yang lalu usai tragedi dia dan Bianka, setelah semua itu, Vino tak lagi pulang dan memutuskan untuk membeli apartemen untuk ditinggali nya,...


Vino mendudukkan tubuhnya disofa, merongoh ponselnya dan melihat foto dirinya Wilda dan Wilka, mereka sempat mengabadikan momen bersama saat hubungan kedua nya masih baik-baik saja hingga Bianka pun datang menghancurkan segalanya,....


Menyesal tentu nya karna terlambat menyadari perasaan nya, jika dari awal ia tau mungkin semua nya takkan serumit ini, banyak kesalahan yang telah Vino sesali hingga hidupnya sekarang berantakan.....

__ADS_1


Hembusan nafas berat terdengar jelas Dar hidung mancung pria itu kala melihat panggilan masuk dari Bianka, Vino pun mengangkat nya dengan malas, entah mengapa sekarang Vino seakan ingin menjauh dari wanita yang sebentar lagi akan dia persunting sebagai istri nya....


"Ada apa?...."tanya nya dengan nada malas....


"Kakak kenapa sih akhir-akhir ini jarang pulang kerumah, apa kakak marah padaku atas kejadian itu?....."terdengar suara Bianka terisak diseberang telfon, mungkin wanita itu sedang menangis karna sikap Vino akhir-akhir ini padanya....


"Jangan berpikir yang macam-macam Bianka, bukan nya aku ingin menjauhi mu, sebentar lagi kita akan menikah, tidak baik kita tinggal berdua, aku tidak ingin kejadian kemarin terulang Kembali, aku pun ingin menenangkan pikiran ku...."tentu Vino tak ingin Bianka tau jika sebenarnya kini dia mencintai Wilda yang akan membuat wanita itu akan merasa sedih nantinya....


"Ohh begitu ya kak, maaf ya karna telah curiga pada kakak, sekarang perasaan ku jadi lebih tenang...."terdengar helaan napas lega dari seberang telfon saat mendengar ucapan Vino, Bianka tentu merasa bahagia Karna sebentar lagi akan menjadi istri dari Vino, lelaki yang ia cintai setulus hati....


Setelah beberapa saat mengobrol, Vino pun meminta izin untuk mengakhiri panggilan dengan alasan ingin mandi, sejujurnya Vino sangat malas untuk sekedar bertukar kabar dengan Bianka tapi ia pun tak bisa berbuat apa-apa selain pasrah dengan keadaan sekarang....


Vino menyimpan ponselnya dan ingin beranjak, tapi niat nya terhenti saat ponsel itu kembali berdering,....


"Ada kabar apa yang?...."tanya nya setelah sambungan telepon terhubung....


Vino pun mendengarkan kata-kata yang diucapkan si penelfon, seketika wajah nya menegang, mata nya memerah dan tangan nya terkepal kuat....


"Baiklah terus awasi mereka jangan sampai kalian lengah dan ketahuan, aku akan memastikan sesuatu terlebih dahulu sebelum bergabung dengan kalian...."Usai menerima telfon dan mendapatkan informasi penting dari anak buahnya, Vino pun kembali pergi.....

__ADS_1


__ADS_2