Istri Pajangan Tuan Dion

Istri Pajangan Tuan Dion
84) Bayu dan Wilda


__ADS_3

Ma aku tititp Wilka sebentar ya aku mau ketoilet sebentar,...."Wilka yang sedari tadi menahan hajat alami nya tak tahan lagi, ia pun menitipkan sang putri pada mama nya dan gegas menuju Toilet...


"Akhirnya...."Gumam Wilda mengelus perutnya yang sempat sakit karna menahan air seninya, ia pun berniat kembali keruangan dimana Tania berada....


Bugkkk...


Auhh....


Wilda memekik kesakitan saat seseorang menabraknya hingga terjatuh, baru saja ingin memaki, orang yang menabraknya kembali' dan membantu nya untuk berdiri....


"Maaf aku tidak sengaja, tadi aku sedang buru-buru..."Ujar Lelaki itu membantu Wilda untuk berdiri hingga tatapan mereka bertemu dan sama-sama terkejut satu sama lain....


"Kak Bayu kan yang waktu itu nolongin Wilda?...."Ujar Wilda menunjuk, Bayu pun mengangguk dan sama-sama tertawa....


"Ternyata dunia ini sempit ya hingga kita dipertemukan lagi, kakak sedang apa kesini?...."tanya Wilda melihat Bayu membawa kantong plastik yang entah apa isinya....


"Mamaku dirawat dirumah sakit ini,..."jawab Bayu singkat...


"Ohh maaf ya kak aku nggak tau, apa boleh aku menjenguk mama kakak jika ada waktu luang?...."


"Tentu saja boleh, malah aku akan sangat senang jika kamu bersedia menjenguknya...."Wilda mengangguk kemudian tersenyum, senyuman yang sangat manis membuat Bayu terpanah melihat nya....

__ADS_1


Mereka pun berjalan beriringan memasuki lift seraya mengobrol ringan, baru bertemu dua kali keduanya sudah sangat akrab, sikap Bayu yang ramah dan sopan membuat Wilda merasa tak takut untuk menjalin pertemanan dengan lelaki yang telah menolong nya tempo lalu.....


"Ini ruangan mamaku dirawat...."Ujar Bayu menunjukkan ruangan mamanya dirawat....


"Ohh bersebelahan donk dengan kamar kakakku, dia juga sedang dirawat diruang sebelah baru saja melahirkan...."Wilda sedikit terkejut karna ruangan mamanya Bayu bersebelahan dengan kamar Tania...


"Tapi aku ngak bisa jenguk sekarang banget ya kak takut nya anaku rewel tadi aku titipin ke mama aku,...."Bayu mengangguk tak keberatan jika Wilda belum bisa menjenguk sekarang, bertemu dengan gadis itu saja membuat ia sangat senang, Wilda pun pamit melihat anak nya sebentar takut jika sang putri rewel dan mengganggu suasana bahagia keluarga kakaknya....


Wilda masuk dan langsung menghampiri sang mama yang sedang duduk di sofa seraya menggendong sang putri, Wilda menghela napas panjang saat melihat keberadaan Vino dan Bianka disana....


"Tau gitu aku menemui mamanya kak Bayu saja daripada harus berpapasan dengan kak Vino dan kekasihnya, mereka kayak perangko saja sulit untuk dipisahkan, dimana ada kak Vino disitu ada Bianka...."


Saat Wilda keluar, terlihat Bayu sedang duduk dikursi, terlihat cemas dan khawatir, Wilda pun mendekat dan duduk disamping Bayu yang hanya menundukkan kepala...


"Ada apa kak kok mukanya sedih gitu?...."Bayu uang menunduk seketika terkejut mendengar suara Wilda yang tau-tau sudah duduk disamping nya.....


"Ehh Wilda, maaf aku tidak menyadari kedatangan mu...."


"Ada apa kak?...."Wilda mengulang pertanyaan nya karna tak mendapat kan jawaban....


"Penyakit mamaku kambuh lagi Wil, aku benar-benar takut kehilangan dia, tinggal dia satu-satunya keluarga ku didunia ini setelah ayahku meninggal, aku bekerja mati-matian demi dia, bekerja keras siang dan malam hingga aku sukses berharap mama bisa merasakan keberhasilan ku tapi nyatanya mamaku terkena penyakit yang sangat mematikan, jika boleh ditukar aku ingin menggantikan posisi nya berada dalam kesakitan...."Bayu terlihat meneteskan air mata mengingat betapa ia bekerja keras hanya untuk membahagiakan sang mama...

__ADS_1


"Kakak jangan bicara seperti itu, mama kakak pun tidak akan menerima jika kakak berada diposisi, berdoa saja agar dia sembuh dan bisa merasakan jerih payah kakak selama ini jangan mudah putus asah ya...."Bayu menarik napas dalam-dalam dan mengganguk tersenyum, tidak salah ia mengagumi Wilda yang begitu baik hati lembut dan perhatian.....


Ni Anakmu?...."fokus Bayu pecah, ia kini melihat Wilka yang sedang tertidur pulas, Wilda mengangguk seraya tersenyum tipis....


"Boleh aku menggendongnya, aku sangat menyukai anak kecil apa lagi jika perempuan?...."Wilda pun memberikan Wilka pada Bayi dengan hati-hati takut jika putri nya terbangun dan rewel...


"Dia sangat cantik sama sepertimu,..."Wilda terkesiap saat Bayu memuji putri nya dan juga memuji nya ia hanya tersenyum memperhatikan Bayu yang sedang memperhatikan putri nya.....


Tak lama kemudian, Wila pun terbangun dan mulai menangis, Wilda ingin mengambil putrinya tapi Bayu menolak memberikan nya, terlihat lelaki itu berdiri dan berusaha menenangkan bayi mungil digendong nya...


"Nah gitu dong adek cantik yang tenang ya Om bukan orang jahat kok...."Wilda benar-benar kagum melihat Wilka kembali digendong Bayu, biasanya Wilka akan sangat susah ditenangkan jika sudah menangis....


Semua itu tak lupuk dari perhatian Vino yang sedari tadi berdiri didepan pintu, lelaki itu tampak kesal melihat Wilka berada digendong laki-laki lain, tentu ia merasa cemburu karna Wilka bisa ditenangkan begitu saja, biasanya jika bayi itu mulai menangis ia akan tenang jika berada dalam gendongan nya,...


Ingin sekali Vino menghampiri Bayu merebut Wilka dan menegaskan jika dia adalah ayah dari anak itu, dia yang menemani Wilda sejak hamil muda hingga melahirkan tapi urun Vino lakukan karna hari ini adalah hari kebahagiaan sang tuan, tidak mungkin ia membuat keributan hanya karna cemburu melihat Bayu dan Wilka, Vino pun pergi meninggalkan rumah sakit mencari suasana segar agar hati nya sedikit lebih tenang....


"Terima kasih ya Wilda karna kamu dan Wilka aku bisa melupakan masalah ku sejenak,...."Ujar Bayu menyerahkan Wilka pada mama nya, rasanya tangan nya kram karna baru pertama kali menggendong bayi sekecil Wilka, biasanya bayi yang ia gendong bayi yang usianya satu tahun ke atas.....


"Sama-sama kak, pokoknya kakak harus semangat demi mamanya kak Bayu tunjukkan jika kak Bayu itu Kuat agar mama kak Bayu juga punya semangat untuk sembuh...."Bayu mengangguk dan tersenyum, semakin lama Bayu mengagumi Wilda yang sangat baik padanya berbeda dengan perempuan yang biasa Bayu temui, yang hanya menginginkan harta dan kekayaan nya,...


Berkali-kali menjalin hubungan dengan beberapa wanita tapi tak satupun yang cocok dengan Bayu karna yang mereka inginkan hanyalah hartanya saja, Bayu sempat berpikir jika semua perempuan sama saja hanya memikirkan uang dan uang tapi setelah mengenal Wilda ternyata anggapannya salah besar, Wilda adalah wanita yang baik hati dan penyayang....

__ADS_1


__ADS_2