Istriku Calon Kakak Iparku

Istriku Calon Kakak Iparku
36


__ADS_3

Akhir pekan yang Nissa tunggu tunggu pun akhirnya tiba.sejak Rasya berjanji akan membawanya jalan jalan.nissa sangat antusias menanti waktu dimana Rasya akan mengajaknya sekedar untuk merefresh kan pikirannya yang jenuh karena tidak ada teman berdiam diri di rumah.


Semenjak Bu Rita mengikuti kegiatan pengajian di rumah Bu Rossi,beliau selalu sibuk dan meninggalkan Nissa di rumah bersama para asisten rumah tangganya.


Hari ini pagi pagi sekali Bu Rita sudah tidak terlihat.nissa hanya mendapati dia dan Rasya di meja makan.obrolan yang biasa dilakukan bersama bu Rita pun tidak terlalu banyak,hanya obrolan biasa dengan Rasya yang bila di kamar mereka pun tema nya tidak jauh berbeda.


Namun ada yang sedikit berbeda dari pagi sebelum bangun Subuh.rasya yang biasanya dibangunkan oleh Nissa kini berbanding terbalik.


Rasya membangunkan Nissa yang masih terlelap.selain karena lelah telah kembali melakukan kegiatan ranjangnya,Nissa memang bangun sebelum Rasya yang sudah terlebih dahulu terjaga.


Dan pagi ini Rasya membangunkan Nissa dengan bisikan seksi Rasya yang membuat Nissa merasakan berbeda dari sebelum dirinya menikah.


“ Selamat ulang tahun sayang “ bisik Rasya di tambahkan dengan bubuhan morning kiss yang membuat Nissa menggeliat dan bergidik geli karena hembusan nafas Rasya yang berada tepat di telinganya dengan ucapan yang tidak pernah dia dapat sebelumnya dari orang yang istimewa ditambah morning kiss sebagai kado pertama yang diberikan Rasya untuknya dihari ulang tahunnya.


“ Aaah mas Rasya “ ucap Nissa malu malu dengan suara serak khas bangun tidurnya lalu menutup matanya dengan selimut yang menutupi tubuhnya yang masih polos karena tugasnya diranjang semalam kembali dilaksanakan.


Tugas seorang istri yang membuatnya merasa bahagia karena terus dicintai oleh Rasya suaminya.


“ bangun,bukannya ini sudah masuk subuh,nanti kita bisa telat subuh “ ucap Rasya masih dengan suaranya yang lirih Sambil tersenyum melihat rona merah di wajah Nissa karena malu di wajah nya yang baru bangun tidur yang Nissa tutupi dengan selimut.


Nissa pun hanya menganggukan kepalanya masih dalam posisi ditutupi tangan dan selimut.


“ masih ada waktu,ayo kita membersihkan diri “ ajak Rasya.


Mendengar kata kita Nissa langsung kaget dan menurunkan selimut yang menutupi wajahnya.


“ Maksud mas kita,apa!?” tanya Nissa bingung


“ Iya kita membersihkan diri bersama “jawab Rasya sambil tersenyum menyeringai.


“ mas Rasya !?” ucap Nissa memasang wajah marah yang dibuat buat namun tidak dapat di tutupi wajahnya yang malu karena mendengar ajakan Rasya.


Tanpa aba aba Rasya pun membawa tubuh polos Nissa yang masih tertutupi selimut ke kamar mandi untuk membersihkan diri bersama tanpa menghiraukan rengekan manja yang keluar dari bibir merah Nissa.


Dan kali ini akan sedikit memakan waktu yang lama kerena mereka melakukan ritual mandi secara bersama yang akan lebih dari sekedar membersihkan diri.


Setelah ritual mandinya yang di tambah dengan kegiatan lainnya di kamar mandi.mereka pun lalu melaksanakan sholat subuh berjamaah


Mereka menggunakan baju casual karena permintaan Rasya untuk Nissa menggunakan pakaian yang lebih santai agar acara jalan jalan mereka terasa lebih nyaman.


Rasya dan Nissa sudah keluar kamar dengan stelan casualnya ditambah sneaker couple yang sengaja Rasya Pasan khusus untuk mereka kenakan bersama.


“ Ibu sudah pergi sepagi ini!?” tanya Nissa


“ sepertinya !?” jawab Rasya sambil mengedikan bahunya.


Mereka pun duduk di meja makan untuk sarapan terlebih dahulu sebelum mereka akan melanjutkan rencana kegiatan akhir pekan ini untuk pergi mengajak Nissa jalan jalan.


“ mas,memangnya kita mau kemana sih !?” tanya Nissa setelah menyelesaikan sarapannya.


Melihat stelan couple yang dikenakannya bersama suaminya membuat Nissa penasaran,kemana suaminya akan mengajaknya berjalan jalan.


“ kita kencan lagi,sebagai hadiah ulang tahun buat kamu “ jawab Rasya setelah meneguk minumannya sambil tersenyum manis.


Melihat senyum manis di wajah suaminya membuat Nissa tersenyum simpul.


Mereka pun berjalan memulai misi jalan jalan mereka.


Sesampainya di halaman parkir rumahnya,Rasya mengajak Nissa berhenti tepat didepan motor sport yang sangat elegan dengan warna merahnya.


Rasya pun memakaikan Nissa jaket tebal namun tetap modis untuk dipakai dan helm untuk melindungi kepalanya yang berhijab dari angin dan panas.juga sebagai tanda mematuhi peraturan lalu lintas.


“ Mas,kita akan pergi pake ini !?” tanya Nissa heran saat Rasya memakaikan helm dikepalanya.


“ Iya,kenapa kamu tidak mau !?” tanya Rasya

__ADS_1


“ ish,bukannya Nissa tidak mau,tapi mas Rasya yakin bisa bawa motor,kenapa tidak pake mobil saja.nissa takut mas nanti masuk angin terus sakit lagi “ ucap Nissa khawatir.


“ tenang saja,mas bisa bawa motor.sebelum mas mengendarai mobil sendiri,mas lebih suka memakai motor karena lebih enak kalo jalanan macet.lagian kitakan mau kencan, biar kencan kita jadi lebih sempurna kalau pake motor “ ucap rasya sambil tersenyum genit pada Nissa.


Nissa pun tersipu malu mendengar ucapan genit Rasya.


Setelah rasya menggunakan jaket dan helmnya,dia pun mulai menaiki motor dan menuntun Nissa untuk menaiki motor yang sangat tinggi untuk ukuran tubuh Nissa yang mungil.


“ sudah mas “ ucap Nissa saat sudah duduk manis di atas jok motor di belakang suaminya.


“ jangan lupa pakai sabuk pengamannya “ titah Rasya.


“ sabuk pengaman !? “ tanya Nissa bingung karena jujur Nissa belum pernah menaiki motor mewah yang di idamkan semua orang tersebut.jadi Nissa tidak tahu jika menaiki motor mewah harus menggunakan sabuk pengaman


“ iya sabuk pengaman “ jawab Rasya sambil .membawa kedua tangan Nissa untuk melingkar di Perutnya dan tersenyum.


Nissa pun memeluk erat Rasya dari belakang sambil tersenyum.


Rasya yang cerdas telah menyiapkan ini semua untuk menyempurnakan kencan yang telah dia janjikan pada Nissa.


Dengan menggunakan motor,membuat mereka bisa duduk berdekatan tanpa ada jarak yang memisahkan mereka.


Rasya pun mulai melajukan motor sport yang akan membawa mereka ketempat tujuan mereka untuk berkencan.


Sepanjang perjalanan,Nissa tidak pernah melepaskan pegangan tangannya yang melingkar di perut sixpack milik Rasya sehingga kedua benda yang berada didada Nissa pun menempel tanpa jarak di belakang punggung Rasya dan itu membuat Rasya sangat menikmati posisi tersebut.


Sepanjang perjalanan,Rasya selalu mengajak Nissa untuk sekedar ngobrol ringan.tak jarang Nissa pun tersenyum mendengar candaan demi candaan yang Rasya berikan pada Nissa.


Sesekali Nissa pun mencubit manja pinggang Rasya saat Rasya melontarkan kalimat kalimat menggoda Nissa.


Dan bila mereka sedang berada di pemberhentian lampu merah,dengan mesranya Rasya mengelus lembut lutut Nissa dengan penuh kasih sayang.


Perjalanan yang sangat menyenangkan membuat mereka tidak memperdulikan seberapa besar angin yang menerpa dan seberapa panas cahaya matahari yang terasa menyengat di tubuh mereka.


Tidak henti-hentinya Nissa melengkungkan bibirnya ke atas dan begitu pun dengan Rasya yang selalu menampilkan gigi rapinya dibalik helm full face nya karena begitu menikmati kebahagiaan dan kehangatan selama perjalanan menuju tempat tujuan.


Rasya memarkirkan motornya di salah satu pusat rekreasi yang menyuguhkan keindahan alam sejuknya pepohonan dan bermacam macam aneka ragam satwa yang dapat di nikmati oleh para pengunjung.


Ya Rasya membawa Nissa berkencan mengitari arena kebun binatang kota.salah satu destinasi wisata lokal yang sering orang orang tuju untuk sekedar menghilangkan penat setelah sibuk beraktivitas.


Setelah mengantri untuk membeli tiket,Rasya membawa Nissa masuk melewati petugas penjaga dengan memberikan tiket terlebih dahulu lalu Rasya pun membawa Nissa ke area destinasi.


Nissa sangat terkagum dengan keindahan pemandangan yang disuguhkan oleh kebun binatang tersebut.selain mereka menyuguhkan keanekaragaman hewan lindung yang langka ,Nissa pun dapat melihat warna warni keindahan berbagai macam jenis tumbuhan,dan bunga yang di desain secara apik dan modern sehingga menciptakan suasana yang nyaman dan memanjakan seluruh pengunjung terutama mereka yang sangat mencintai dunia foto.


Baru saja kaki mereka menginjak lobi kebun binatang yang tampak dari sana betapa luasnya tempat yang akan mereka kunjungi namun Nissa sudah menampakan senyumnya.


“ indahnya “ gumam Nissa namun dapat di dengar oleh Rasya.


“ ayo kita mulai kencan kita di kebun binatang “ ajak Rasya lalu menggenggam tangan Nissa.


Jari jemari yang saling bertautan membuat mereka melangkah beriringan menyusuri setiap tempat para binatang dengan berbagai jenis tersebut hidup.


Harum bunga yang menyengat di indera penciuman mereka membuat udara pun semakin terasa segar dirasakan keduanya.


Binatang binatang buas yang di tempatkan pada aquarium raksasa membuat para pengunjung menikmati pemandangannya tanpa merasa takut.hanya tingkah lucu dan menggemaskan para binatang tersebut yang mereka tampilkan di balik kaca tebal berukuran besar.


Rasya membawa Nissa ke kandang unggas,dimana semua jenis burung langka dan dilindungi berada dalam satu tempat yang sama didalam kandang yang berbeda.


Terdapat burung khusus untuk memanjakan para pengunjung yang ingin menikmati bagaimana rasanya memberi makan langsung pada mereka tentunya di awasi oleh penjaga yang sudah profesional.


“ sayang, kamu mau coba kasih makan burung itu “ tunjuk Rasya pada burung yang hinggap di bahu sang penjaga kebun binatang.


“ memang boleh !?” tanya Nissa


Tanpa menjawab Rasya pun menarik pelan tangan Nissa untuk mengikuti langkah kakinya menghampiri burung indah yang sudah mulai langka keberadaanya tersebut.

__ADS_1


“ ini jinak kan pa ,!?” tanya Rasya pada seorang petugas jaga.memastikan keamana Nissa sebelumnya


“ ini aman tuan,anda mau mencobanya!?”jawab sang penjaga


Rasya pun menggiring tubuh Nissa yang berada di depannya untuk memberi makan jenis unggas langka tersebut.


Nissa meneladahkan telapak tangannya yang sudah terisi makanan burung yang dituntun oleh Rasya dan diawasi oleh petugas jaga kebun binatang.sambil satu tangannya berada di atas bahu nissa.rasya pun menahan tangan Nissa yang terasa geli karena patukan paruh burung yang sedang menikmati makanannya di atas telapak tangan Nissa.


“ Hahaha geli mas “ gelak Nissa.


Rasya pun ikut tersenyum melihat senyum yang terpancar di wajah Nissa.


Setelah puas mengitari kandang unggas,mereka melanjutkan perjalananya dan kini berada di kandang rusa.nissa memberikan rusa tersebut makanan dedaunan yang sengaja Rasya beli di khusus pakan hewan di dekat pintu masuk.


“ rusanya lucu “ ucap Nissa


“ Kaya kamu “ timpal Rasya sambil menjentik hidung mancung milik Nissa.


Mendengar ucapan Rasya membuat Nissa mengerucutkan bibir tipisnya seolah tidak terima disamakan dengan rusa.


“ mas lihat,rusanya pipis “ tunjuk Nissa pada rusa yang terlihat sedang membuang air kecil sambil tergelak lucu seperti anak kecil yang baru saja mendapatkan sesuatu yang dia lihat.


Melihat kebahagiaan yang tampil dari aura wajah Nissa membuat Rasya semakin gemas pada istri cerewetnya tersebut.rasya pun ikut tersenyum melihat Nissa yang tergelak .


Rasya dan Nissa pun kembali melanjutkan perjalanan mereka dan tibalah mereka di rumah kelinci yang menampung berbagai jenis warna dan ukuran kelinci kelinci imut dan menggemaskan.


Kini Rasya kembali memeluk Nissa dari belakang saat Nissa sedang memberi wortel pada salah satu kelinci imut sambil mengelus bulu-bulu lembutnya.


“ Kamu suka sayang !?” tanya Rasya sambil ikut mengelus bulu-bulu lembut kelinci di depan mereka.


Nissa pun mengangguk cepat sambil menampilkan senyumnya sebagai jawaban atas pertanyaan Rasya.


“ nanti mas belikan kamu untuk kita bawa pulang “ ucap Rasya.


“ Memangnya boleh !?” tanya Nissa


“ tentu saja,mas akan membelikan kamu dua kelinci “ timpal Rasya


“ kenapa dua !?” tanya Nissa bingung


“ agar mereka hidup berpasangan,kaya mas sama kamu “ jawab Rasya gombal


“ Ish,mas Rasya gombal “ sahut Nissa sambil.mencubit kecil perut Rasya.


“ aw,sakit sayang “ Rasya mengaduh seolah tersakiti.


Nissa pun tersenyum tanpa merasa bersalah


Setelah dirasa cukup puas memberi makan kelinci kelinci imut,mereka pun kembali menyusuri setiap sudut kebun binatang dengan melihat lihat semua jenis binatang yang ada di tempat tersebut.


Lama sudah mereka berada di kebun binatang,akhirnya Rasya memutuskan untuk mengajak Nissa keluar dari area kebun binatang dan kembali melanjutkan perjalanan kencan mereka di temani motor sport yang membuat kencan mereka semakin sempurna.


“ mau kemana lagi kita mas!?” tanya Nissa penasaran.


“ ke hatimu sayang “ goda Rasya


“ Ish,mas Rasya ini “ timpal Nissa yang tersipu mendengar ucapan Rasya yang terus menggodanya.


_


_


_


_

__ADS_1


_


__ADS_2