Istriku Calon Kakak Iparku

Istriku Calon Kakak Iparku
42


__ADS_3

Setibanya di mini market,Nissa dan loli langsung bertemu dengan Fitri yang sedang bertugas menjaga mini market.


Sambil memberikan satu kantong berisi buah tangan yang sengaja Nissa bawa untuk mantan partner kerjanya tersebut.


“ Nissa” sapa Fitri saat melihat kedatangannya bersama loli


“ Gimana kabar kamu “ tanya Nissa


“ Alhamdulillah,mana suami kamu !?” Tanya fitri


“ Dia sedang sibuk,dan kebetulan ibu mertua Nissa sedang pergi umroh bersama ummi aisyah jadi nissa main kesini,habis di rumah bosan tidak ada teman “ keluh Nissa.


“ apa suami kamu orang yang baik,karena yang saya dengar dia terpaksa menikahimu karena ibunya yang sakit keras !?” tanya fitri khawatir yang ikut diangguki oleh loli


“ Alhamdulillah,mereka orang baik walaupun awalnya,Nissa harus berjuang mengambil hati mereka,tapi dengan kesabaran akhirnya mereka sekarang lebih menyayangi Nissa “ cerita Nissa


“ syukurlah kak,loli sempat khawatir apalagi selama kak Nissa menikah,kakak belum pernah mampir kemari” sahut loli


“ awalnya mas Rasya memang tidak mengizinkan kak Nissa mampir karena dia tidak mau paman memperlakukan kakak seperti yang kamu lihat tadi,namun karena kasihan melihat Kakak yang harus merasakan bosan diam dirumah,akhirnya mas Rasya mengizinkan kak Nissa mengunjungi kalian sambil kakak mau mampir ke pondok “ jelas Nissa


“ jadi hari ini kak Nissa tidak akan menginap !?” tanya loli dengan raut wajah kecewa


“ Tidak,kak Nissa juga harus cepat ke pondok sambil mau membeli beberapa makanan untuk anak anak pondok “ jawab Nissa.


“ Ya sudah, yang penting hari ini kamu mampir kemari dan mengunjungi kita,dan ini makasih banyak ya oleh olehnya “ sahut Fitri sambil tersenyum senang menerima hadiah yang diberikan Nissa padanya


Nissa hanya tersenyum menjawab ucapan terima kasih yang diucapkan Fitri.


Nissa melepas rindunya bersama Fitri dan loli,sambil mengobrol.Nissa pun memilih beberapa makanan yang akan dia bawa untuk anak anak di pondok agar waktu keberadaanya di mini market tidak terbuang sia sia.


Beruntung,suasana mini market tidak terlalu ramai.sehingga mereka bertiga leluasa untuk saling melepas rindu dengan obrolan obrolan kecil.dan tidak jarang mereka tertawa bersama saat mendapati cerita yang membuat mereka tertawa karena lucu.


Setelah dirasa cukup,Nissa lalu membayar semua belanjaannya dan membawanya kemeja kasir milik Fitri.namun tiba tiba Darsa datang ke mini market untuk mengecek keuangan yang selalu rutin diperiksanya.


“ Kamu belanja sebanyak itu untuk apa !?” tanya Darsa sinis saat melihat beberapa kantong belanjaan Nissa yang akan dia bawa untuk anak anak pondok


“ Nissa mau ke pondok paman,buat cemilan anak santri pondok” jawab Nissa.


“ Kamu kalau dapat upah dari hasil menjaga mertuamu itu di tabung yang benar jangan dihambur hamburkan untuk yang tidak penting,nanti jika dia sudah menikahi wanita yang dicintainya dan kamu tidak diperlukan lagi kamu masih punya tabungan “ ucap Darsa ketus.


Nissa hanya tersenyum mendengar wejangan yang diberikan pamannya tersebut.


Darsa sudah benar benar salah faham terhadap Rasya,namun Nissa pun tidak berniat untu menjelaskan semuanya pada Darsa,toh semuanya akan terasa percuma walaupun sudah dijelaskan.darsa belum tentu akan menerima penjelasan Nissa karena Darsa adalah salah satu manusia yang keras kepala.


Karena merasa suasana yang semakin membuatnya tidak nyaman karena perlakuan pamannya, Nissa pun memutuskan untuk pergi meninggalkan mini market menuju ke pondok.


Nissa lalu berpamitan pada pamannya dan tidak lupa pada loli dan Fitri.

__ADS_1


Ketika membalikan badannya,Nissa berpapasan dengan seorang pria yang hendak berbelanja di mini market milik pamannya.


Lelaki tersebut yang ternyata adalah Bhekti menyapa Nissa dengan senyum lebar karena secara tidak sengaja bertemu kembali di mini market milik paman Nissa.


“ Nissa,kebetulan sekali kita bertemu lagi di sini.apa kabar !” sapa Bhekti


“ Pa Bhekti,Nissa Alhamdulillah baik “ jawab Nissa.


“ kamu habis belanja !?” tanya Bhekti


“ Iya pa,sekalian mampir silaturahmi ke paman Nissa “ jawab Nissa


“ oh, sekarang mau kemana !?” tanya Bhekti sepertinya sedang mencari tahu kesibukan nissa


“ Nissa mau ke pondok. maaf pa,Nissa sudah harus permisi pamit,mari pa “ pamit Nissa tanpa ingin berlama lama untuk sekedar mengobrol dengan Bhekti saat mereka harus berada di mini market milik Darsa terlebih pamannya itu sedang berada satu ruangan bersama mereka.


Lolita yang tidak.mau berlama lama di mini market ayahnya pun berjalan beriringan mengikuti langkah Nissa sambil.mengantarkan Nissa sampai halaman parkir


Bhekti pun memperhatikan kepergian nissa yang berjalan semakin menjauh.


Di sudut lain,Darsa sang paman Nissa yang galak dan so tahu memperhatikan keponakannya yang ditegur oleh seorang pria tampan dan gagah, serta dilihat dari gayanya terlihat dia pria yang berkelas terlebih mobil mewah yang terparkir di depan mini market membuktikan bahwa pria tersebut bukan orang yang sembarangan.


Setelah Bhekti mengambil barang yang dia butuhkan lalu dia segera pergi ke kasir untuk membayar tagihannya.


Bhekti pun tersenyum ke arah Fitri yang memang sebelumnya mereka pernah mengobrol tentang Nissa.


Darsa yang melihat dari jarak beberapa meterpun menghampiri Bhekti yang telah dia perhatikan sewaktu menyapa Nissa.


“ apa anda mengenal Nissa !?” tanya Darsa menelisik


“ Iya,dulu dia membantu saya memberi informasi tentang SR travel “ jawab Bhekti ramah


“ oh “ jawab Darsa datar


“ apa anda pemilik mini market ini !?’ kini giliran Bhekti yang bertanya


“ Iya,kenapa “ Darsa balik bertanya namun dengan nada ketus


“ oh tidak,saya hanya pernah mendengar jika Nissa keponakan pemilik minimarket ini.dan ternyata anda pemilik mini market ini “ timpal Bhekti.


“ Anda teman Nissa !?” tanya Darsa menginterogasi


“ bukan,saya kenal Nissa sewaktu saya pertama kali memutuskan kerja sama dengan SR travel,saya kira tadinya Nissa salah satu karyawan SR travel,ternyata dia istri dari pemilik SR Travel “ jawab Bhekti


“ lebih tepatnya pelayan ibu dari pemilik SR travel “ sarkas Darsa


“ maksud anda “ tanya Bhekti tidak mengerti

__ADS_1


“ Nissa dinikahi oleh adik pemilik SR travel yang hilang karena kecelakaan pesawat yang hilang kontak,dan ibunya langsung sakit keras jadi si Nissa itu yang rawat “ jawab Darsa so tahu


“ Adiknya!?” tanya Rasya semakin dalam


“ Iya,awalnya Nissa akan menikah dengan kakaknya,karena suaminya sekarang membutuhkan tenaga si Nissa jadi dia terpaksa menikahinya itupun karena perjanjian yang dibuat abangnya ! “ jawab Darsa


“ perjanjian !? “ tanya Bhekti semakin tidak faham


“ iya,saya dulu di paksa menandatangani surat bersegel materai oleh abangnya setelah memberikan saya modal usaha,saya yang tidak menaruh curiga hanya tanda tangan saja karena pikir saya mereka akan memberi saya modal dan akan membahagiakan keponakan saya satu satunya itu.tapi ternyata surat itu sama dengan surat jual beli dan saya tidak bisa menikahkan keponakan yang saya sayangi itu pada siapa siapa kecuali pada keluarga mereka sendiri.andai saja saya tidak percaya begitu saja pada mereka mungkin Nissa akan menikah dengan orang yang mencintainya “ karang Darsa dengan wajah yang dibuat seolah olah dia orang yang paling sedih karena kehilangan Nissa.


“ Jahat sekali,bukankah itu sama dengan perdagangan manusia.andai saja saya bertemu Nissa lebih awal mungkin saya sudah menikahinya sekarang dan saya akan memberi Anda tambahan modal tanpa ada surat perjanjian “ keluh Bhekti


Terpancar samar senyum licik di ujung bibir Darsa karena kebohongan yang diucapkannya pada Bhekti di percaya penuh oleh lawan bicaranya.


“ Jujur,saya menyukai Nissa. Dia wanita yang baik dan santun serta sabar.jika pa Darsa mau membayar hutang bapa pada orang yang menjadi suami Nissa sekarang saya bisa bantu asalkan Nissa bisa keluar dari keluarga yang membuatnya layaknya seorang pelayan di banding keluarga dan saya akan menikahinya. membuat Nissa merasakan menjadi istri yang sebenarnya istri “ harap Bhekti.


“ anda baik sekali tuan,semoga saja Nissa mau keluar dari keluarga yang menyiksanya dan mau menjadi istri anda “ ucap Darsa seolah berharap Nissa mendapatkan kebahagiaan versinya.


“ Ya sudah pa saya pamit untuk melanjutkan pekerjaan saya “ pamit Bhekti


“ Silahkan pa,maaf boleh saya tahu nama anda dan ada keperluan apa anda kemari !?” tanya Darsa


“ Saya Bhekti saya habis mengantar anak saya yang ingin mampir ke pondok milik pa Mansyur “ jawab Bhekti dengan ramah dan senyum yang tak pernah hilang.lalu dia pun berjalan keluar meninggalkan Darsa yang tersenyum licik berharap niatnya untuk memberikan Nissa pada Bhekti berhasil dan tentunya nominal uang yang tidak sedikit akan menjadi bayaran atas kelicikannya.


“ jika saja dulu saya tidak bodoh dengan menanda tangani surat perjanjian Safi mungkin hari ini saya akan mendapatkan uang lebih banyak dari pada uang yang diberikannya .lagi pula apa sih yang membuat orang orang kaya itu memperebutkan anak seperti Nissa !?” gumam Darsa pada dirinya sendiri dan jangan lupakan seringai licik yang tampil disudut bibirnya menambah kesan betapa licik dan serakahnya seorang Darsa.


Namun disudut minimarket lainnya berdiri Fitri yang mendengarkan dengan jelas apa yang di bicarakan bos liciknya tersebut dengan pria yang pernah menanyakan sesuatu tentang partner terbaiknya itu.


_


_


_


_


_


maafkan kalo banyak typo bertebaran


🙏🙏🙏


selamat berakhir pekan


😙😙😙


jangan lupa abis baca **like dan koment ya

__ADS_1


🤗🤗🤗**


__ADS_2