
Bu Rita yang melihat kebahagiaan anak dan menantunya dari kejauhan ikut merasa bahagia dan terlihat buliran kristal bening dipelupuk matanya sebagai puncak dari segala kebahagiaanya karena hanya mereka lah orang orang yang bu Rita sayangi yang tersisa di dunia ini.
Rasya dan Nissa pun menghampiri Bu Rita yang sedang duduk dalam satu meja bersama ummi Aisyah dan suaminya.Lalu Nissa pun memeluk ibu mertua yang amat sangat dia sayangi.
“ selamat ulang tahun ya sayang “ ucap Bu Rita
“ makasih ya Bu “ ucap Nissa saat telah melepaskan pelukannya dan dijawab anggukan dan senyuman oleh Bu Rita.
Lalu bergantian memeluk ummi Aisyah yang sudah memberikan senyum simpulnya turut bahagia melihat kebahagiaan wanita muda yang menjadi anak asuhnya di pondok.
“ selamat ya sayang,semoga di sisa umur kamu di penuhi keberkahan “ ucap ummi Aisyah tulus yang dijawab dengan senyuman oleh Nissa.
“ makasih ummi “ jawab nissa
Lalu diikuti oleh Dion berserta keluarga kecilnya,nouval dan para karyawan rasya yang turut hadir di acara tersebut ikut mengucapkan selamat pada nissa.
Acara pun berlangsung dengan meriah.rasya benar benar menjadikan hari ulang tahun Nissa sebagai pesta pengganti untuk pesta pernikahannya dulu.
Setelah acara berjalan lancar dan semua tamu yang hadir telah pulang kini bersisakan Nissa,Rasya Bu Rita ummi Aisyah,Abi Mansyur dan nouval yang hendak pulang ke rumah masing masing.
“ Alhamdulillah acaranya lancar “ sahut Rasya
“ sekarang kalian fokus kapan mau ngasih ibu cucu “ timpal Bu Rita pada anak dan menantunya.
“ ini juga kita sedang ikhtiar Bu setiap hari “ jawab Rasya sambil tersenyum genit pada Nissa
“ Mas Rasya apaan sih,malu tau “ cicit Nissa
Sontak membuat semuanya tertawa melihat tingkah laku pengantin lama rasa baru tersebut.
“ Udah kali pa mesra mesraanya,ga kasihan apa ada saya yang jomblo disini.kalian bikin saya ngiri tau pa “ sungut nouval yang iri melihat kemesraan bosnya
Sontak saja semua tatapan mengarah pada pemilik suara yang sedang menampilkan wajah sedihnya yang dibuat buat seolah sedang terdzolimi
“ Makanya nouval,kamu cepetan nikah,kamu mah lahir batin udah siap tinggal tunggu perempuan yang khilaf aja yang mau sama kamu “ timpal Rasya mencibir asisten setianya.
“ Pa Rasya tega julid sama saya “ ucap nouval marah yang dibuat buat
Sontak semua yang ada di sana pun menertawakan tingkah lucu nouval
“ nak Rasya,ummi mau mengucapkan terima kasih karena berkat kemurahan hati kalian,ummi sama Abi jadi pergi ke tanah suci bulan depan “ ucap ummi Aisyah tulus pada Rasya.
“ Alhamdulillah akhirnya ummi jadi pergi umroh !? “ tanya Nissa sumringah
“ Iya,ummi akan pergi dengan Abi dan juga Bu Rita “ jawab ummi Aisyah
“ Kenapa tidak ajak Nissa !?” tanya Nissa sambil mengerucutkan bibirnya kecewa.
__ADS_1
“ kamu nanti pergi sama mas,sayang “ ucap Rasya mengobati rasa kecewa istrinya
“ nouval,kamu bawa motor saya ya !!” Titah Rasya pada nouval
“ Baik pa “ patuh nouval
“ Ya sudah kita juga pamit ya sudah malam “ pamit Abi Mansyur pada semuanya
Pesta kejutan yang dibuatkan Rasya khusus untuk nissa pun berakhir dengan sempurna.
▪️
▪️
▪️
▪️
▪️
Hari ini jadwal Bu Rita untuk melaksanakan manasik umroh .bu Rita yang akan pergi umroh harus mengikuti manasik satu Minggu sekali sebelum jadwal keberangkatan tiba.
Nissa mengantar Bu Rita pergi ketempat manasik dilaksanakan.karena Nissa tidak dapat ikut masuk dan waktunya pun cukup memakan waktu lama.terlebih Bu Rita berencana akan mengunjungi pondok terlebih dahulu akhirnya Nissa menghubungi Rasya untuk mampir ke kantornya .
Rasya yang sedang berada di kantor cabang SR propertinya meminta Nissa untuk menunggu Rasya di kantor agencinya.
Me
Sayang,mas sedang dalam perjalanan menuju kantor
💜 *Mylovely wife❤️
Nissa juga masih di jalan,sebentar lagi tiba di kantor mas,sampai ketemu di kantor*
Rasya pun menuju kantor agency miliknya yang tidak jauh dari kantor cabang SR properti yang sedang di kunjunginya
Setelah beberapa saat Rasya tiba di kantor agenci miliknya. Rasya pun turun dari mobilnya lalu berjalan menuju kantor untuk menunggu Nissa yang sudah berjanji akan mampir setelah mengantarkan ibunya pergi untuk manasik haji.
Rasya menunggu lift yang akan mengantarkannya ke lantai dimana ruangannya berada.namun setelah lift terbuka,Rasya mendapati Mita yang keluar dari lift dengan wajah yang pucat.
Mita yang melihat Rasya sedang berdiri dihadapannya menanti gilirannya untuk memasuki lift pun tersenyum simpul.namun rasya membalas senyuman Mita dengan wajah yang biasa.rasya menganggap Mita sama seperti para model dan artis lainnya yang berada di naungan agenci miliknya.
Seolah diantara mereka tidak pernah terjadi apa apa Rasya menatap Mita datar tanpa ekspresi.
Setelah Mita keluar dari lift,giliran Rasya yang akan memasuki lift,namun langkah kaki Rasya pun terhenti karena Mita mencekal tangan Rasya.
“ Sya,bagaimana kabar kamu !?” tanya Mita basa basi
__ADS_1
“ Aku baik baik saja “ jawab Rasya dingin
“ aku ingin sekali bertemu dengan mu namun jadwal kamu yang padat membuatku sulit sekali menemui mu “ ucap Mita
“ Untuk apa menemuiku,kita tidak punya urusan apa apa,karena urusan kerja kamu hanya dengan nouval “ ucap Rasya masih dengan ekspresi yang sama
“ aku kangen sama kamu,apa salah jika aku menemuimu untuk mengobati kangen aku !?” tanya Mita
“ Maaf,aku sekarang sudah menjadi seorang suami dari wanita yang aku cintai,jadi kamu tidak usah menemuiku dengan alasan apapun “ Rasya memperingatkan
“ Bagaimana dengan aku,bukankah hubungan kita belum ada kata putus !?”
“ sejak kamu memutuskan untuk pergi dan memintaku menikahi wanita lain,sejak itulah hubungan kita berakhir.dan aku minta jangan pernah menggangguku apalagi mengganggu istriku” tegas Rasya.
Rasya pun hendak meninggalkan Mita lalu pergi menuju pintu lift yang masih terbuka ,namun tubuh lemah Mita terlihat ambruk tepat didepan Rasya. sontak Rasya pun meraih tubuh Mita yang memang terlihat lemah saat dia berjalan meninggalkan lift yang membawanya turun.
Rasya hendak membantu Mita untuk berdiri agar kontak fisik yang saat ini sedang terjadi pada mereka pun dapat segera Rasya hindari namun tangan Mita melingkar sempurna di leher Rasya membuat Rasya sulit untuk melepaskan tangannya yang menopang tubuh Mita yang terkulai.
“ kamu tidak apa apa!? Ayo aku bantu ber _____”
“ MAS RASYA” panggil Nissa.suaranya terdengar menggema di dalam ruangan besar di lobby kantor milik Rasya.
Nissa yang berdiri tepat di depan pintu kaca kantor melihat kejadian yang dialami oleh Rasya dan Mita di depan lift dan kini Nissa mendapati Mita memeluk erat leher Rasya yang sedang menopang tubuh lemah Mita.
Rasya yang melihat Nissa berdiri pun terlihat gugup,pasalnya Rasya tidak tahu apa yang harus dia jelaskan pada Nissa mengingat posisi Rasya yang sedang menopang tubuh Mita yang lemah.
namun rasya pun tidak mungkin untuk melepaskan tangannya dari tubuh Mita karena Mita bisa terjatuh dan tubuhnya pun bisa terluka karenanya
_
_
_
_
_
maafkan up hari ini ga banyak
tapi tetep di usahakan buat bisa up tiap hari
makasih yang masih terus mau mampir
jangan lupa like dan koment ya
🤗🤗🤗🤗
__ADS_1