Istriku Calon Kakak Iparku

Istriku Calon Kakak Iparku
40


__ADS_3

Saat ini Nissa dan Rasya sudah berada di dalam mobil untuk menjemput Bu Rita yang sudah menunggu di pondok bersama ummi Aisyah.


Semenjak mereka meninggalkan apartemen Mita saat Mita dalam keadaan mengamuk dikamarnya,tidak ada suara yang keluar dari bibir Nissa,walaupun hanya sekedar meminta penjelasan atas apa yang sudah terjadi dengan Mita dan suaminya di kantor karena saat itu Nissa melihat Mita sedang memeluk erat suaminya.


Rasya hanya memperhatikan keterdiaman nissa.dan akhirnya Rasya memutuskan untuk.membuka suara karena Rasya merasa perlu menjelaskan pada Nissa apa yang sudah terjadi di kantornya.


“ sayang,apa kamu marah !?” tanya Rasya memecahkan keheningan yang telah lama terjalin di mobil


“ Untuk !?” tanya Nissa dingin sambil pandangan mengarah pada kaca pintu mobil di sebelahnya.


“ karena melihat mas tadi menahan tubuh Mita yang akan terjatuh “ jawab Rasya merasa bersalah


“ Tidak “ timpal Nissa masih dengan nada datar


“ Lalu, kenapa kamu diam saja sedari tadi kita keluar dari apartemen milik Mita!?” tanya Rasya kembali


“ Nissa hanya merasa bersalah sama kak Mita karena Nissa seperti telah merebut mas Rasya dari dia” ucap Nissa menyesal


“ Kenapa kamu bicara seperti itu !?” tanya Rasya


“ Tadi setelah mas Rasya meninggalkan kami dikamar,kak Mita meminta Nissa untuk mengembalikan mas padanya “ jawab Nissa


“ kenapa kamu harus mengembalikan mas padanya,mas yang memutuskan untuk menikahi kamu jadi siapapun tidak berhak meminta kamu meninggalkan mas “ ucap Rasya emosi


“ Nissa yakin,dia masih mencintai mas,mungkin penyesalannya telah membuat dia ingin kembali mendapatkan cinta mas” jelas Nissa


“ mas hanya mencintai kamu “ tegas Rasya.


Nissa pun tersenyum miris mendengar ucapan Rasya.


“ itulah mas,Nissa juga sudah terlanjur mencintai mas Rasya hingga Nissa merasa berat hati jika harus melepaskan mas Rasya untuk dia “ timpal Nissa sambil tersenyum miris ke arah Rasya.


“ Apa kamu sedang mengucapkan kata kata gombal untuk mas !?” tanya Rasya menggoda istrinya yang sedang galau


untuk mencairkan suasana yang membuat Nissa kalut


Nissa hanya tersenyum miris mendengar ucapan suaminya seolah tidak terpancing dengan semua godaannya


“ apa Nissa telah merampas mas Rasya dari kak Mita,karena ucapannya tadi seolah olah Nissa telah mencuri mas Rasya dari kak Mita” keluh Nissa.

__ADS_1


“ Kamu sedang berfikir apa sayang,tidak ada yang merampas siapa dari siapa “ timpal Rasya.” Mas sendiri tidak pernah tahu akan mencintai kamu yang awalnya hanya mas anggap sebagai calon kakak ipar.kita sendiri tidak tahu rencana Allah apa sehingga kita akhirnya bisa bersama dan saling mencintai.” Ucap Rasya tulus.


“ Apa mas tidak ada keinginan untuk kembali pada kak Mita !?” tanya Nissa


“ tidak “ timpal Rasya pasti


“ kenapa !?” tanya Nissa


“ apa kamu tahu,dulu sebelum dia pergi meninggalkan mas demi karirnya.tidak pernah sedikitpun terlintas dalam pikiran mas untuk mencari wanita lain selain dia” selintas terpancar senyum miris yang ditampilkan Rasya saat menceritakan masa lalunya sebelum melanjutkan kisahnya “ cinta mas yang amat sangat besar membuat mas menutup mata dan hati mas untuk wanita lain,hingga bang Safi yang sudah mengetahui tabiat dia meminta mas untuk melupakannya dan meminta mas untuk mencari wanita lain yang pantas untuk menjadi pasangan hidup.tapi obsesi mas untuk dapat menikah dengannya membuat ego mas memilih untuk tetap bertahan dan berniat akan menunggunya kembali ke sini .sampai pada akhirnya takdir berkata lain “ Rasya menjeda ceritanya sambil menoleh ke arah Nissa yang dengan seksama mendengarkan penjelasan Rasya yang begitu panjang dan kembali melanjutkan ceritanya “ mas,harus menikah dengan calon kakak ipar mas sendiri .wanita yang sama sekali tidak mas kenal dan jauh dari kata mencintai hanya demi kesehatan ibu.tidak pernah terlintas sedikit pun dari benak mas untuk mencintaimu sebesar ini.hingga mas memutuskan untuk memiliki kamu seutuhnya tanpa berpikir meninggalkanmu.dan mencintaimu membuat semua cinta mas yang begitu besar untuk dia hilang semua tak bersisa sampai mas lupa bahwa mas pernah mencintainya “ senyum Rasya.


“ Tapi mas,sepertinya kak Mita sangat menyesali perbuatannya dan dia ingin kembali memperbaiki hubungan kalian “ ucap Mita keukeuh


" bukankah penyesalan selalu datang terlambat !?" timpal Rasya


" tapi mas ___" ucap Nissa yang langsung di potong oleh Rasya


“ Kamu tahu bagaimana sakitnya saat kita mencintai seseorang tapi dia pergi meninggalkan kita dengan mudahnya hanya karena mengejar obsesi dan meminta kita mencari orang lain untuk kita cintai !? “ tanya Rasya


Nissa hanya menjawab pertanyaan suaminya dengan anggukan pelan walaupun dia sendiri tidak tahu apa jawaban yang dia tahu.


“ Mas pernah merasakannya, bagaimana sakitnya ditinggalkan orang-orang yang mas cintai dan mas tidak ingin mas melakukan hal yang sama pada kamu yang telah tulus mendampingi mas dalam mas keadaan terpuruk hingga pada akhirnya kamu mengobati semua luka yang mas alami dengan kembali menumbuhkan benih cinta yang membuat mas merasa nyaman dan bahagia bersama kamu " ucap Rasya


" tapi Nissa ___ " lagi lagi ucapan Nissa terpotong oleh Rasya yang terus meyakinkan hati istrinya untuk tidak tergoyahkan oleh apapun dan siapapun.


“ tidak mas,tidak perlu sebegitunya,bukankah menjalin silaturahmi itu baik.jika memang harus tanpa sengaja bertemu Nissa tidak masalah kok,“ucap Nissa sambil tersenyum tulus kearah Rasya berusaha untuk yakin dengan semua keyakinan yang suaminya berikan.


Namun senyuman itu tidak membuat Rasya mengurungkan niatnya melindungi istri kesayangannya dari wanita yang penuh dengan keobsesian seperti Mita.


“ Mas “ panggil Nissa setelah beberapa saat mereka sibuk dengan pikiran masing masing


“ hmm “ jawab Rasya sambil pandangannya fokus pada jalan besar yang sedang dilewatinya.


“ sejak kapan mas Rasya mencintai Nissa !?” tanya Nissa tiba tiba mengulik perasaan suaminya


“ Mmmh,sejak kapan ya , mmmh mas terlalu sibuk mencintai kamu hingga mas lupa kapan pertama kali mas mencintai kamu “ jawab Rasya seolah sedang berfikir lalu menggoda Nissa sambil tersenyum genit


“ ish,mas Rasya gombal “ jawab Nissa sambil mengerucutkan bibirnya tidak puas dengan jawaban Rasya.


“ sejak kamu selalu tersenyum tulus ketika merawat dan menjaga ibu.tidak pernah terdengar keluhan dari mulut kamu padahal ibu memperlakukan kamu sangat tidak baik dan dengan sabar kamu merawat ibu hingga pada akhirnya ibu benar benar menyayangimu dan takut kehilangan kamu seperti anaknya sendiri “ ucap Rasya tulus

__ADS_1


“ Kalau kamu sejak kapan kamu mulai mencintai mas !?” Rasya balik bertanya


“ sejak mas Rasya mengucapkan ijab Kobul dihadapan paman dan para tamu yang hadir “ jawab Nissa


“ walaupun Nissa tahu mas Rasya menikahi Nissa karena keterpaksaan keadaan tapi di situlah Nissa memutuskan untuk menjadi istri mas.sampai mas memutuskan untuk mengakhiri pernikahan tanpa cinta bersama Nissa yang terpaksa mas jalin “ ucap Nissa tulus


mendengar ucapan Nissa,membuat hati Rasya serasa dihantam benda tak kasat mata.memang benar apa yang diucapkan Nissa.pernikahan mereka yang diawali dengan keterpaksaan membuat Rasya merasa terbebani dan tidak ada cinta sedikitpun untuk Nissa di hati Rasya.


namun cinta tumbuh karena seringnya bertemu dan bersama begitu pula dengan rasya.terlebih perlakuan Nissa yang begitu tulus pada Rasya dan Bu Rita membuat hati Rasya luluh dengan segala pesona yang dimiliki Nissa hingga Rasya tidak dapat mengelak lagi kalau dia sudah jatuh cinta pada istri yang sebelumnya selalu dia anggap sebagai calon kakak iparnya.


namun Rasya tidak mau larut dalam penyesalan,toh semua sudah berjalan sebagai mana mestinya.mereka sudah menjadi suami istri sepenuhnya dan Rasya tidak ingin Nissa pun terus mengingat awal niatan mereka menikah.


“ benarkah!?,mas pikir kamu mulai mencintai mas saat kita ___” ucap Rasya yang berniat menggoda Nissa agar suasana yang dirasa beku karena masa lalu mereka mencair untuk melupakannya.tak lupa kerlingan mata genit Rasya menambah betapa Rasya sungguh membuat Nissa malu


Sadar dengan kerlingan genit Rasya ,Nissa pun mencubit manja perut suaminya


“ ish mas Rasya mesum “ sahut Nissa dengan wajah yang sudah merona


“ hahaha “ gelak Rasya.


“ Kamu masih saja merasa malu jika mas goda seperti itu.bahkan jika kamu meminta pun mas tidak akan menolaknya “ ucap Rasya lagi lagii menggoda Nissa.


“ Maaas “ Nissa pun membulatkan matanya dengan sempurna sambil tersenyum malu mendengar ucapan mesum suaminya


Rasya pun kembali tergelak dan mencubit gemas pipi Nissa yang sudah terlihat merona karena mendapat godaan yang bertubi tubi dari Rasya.


“ ya sudah,kamu jangan pernah berpikir jika mas akan pergi bersama wanita lain dan meninggalkanmu.karena fokus mas sekarang adalah bagaimana kita bisa secepatnya memberi cucu pada ibu dan kita segera memiliki anak anak yang lucu yang bisa meramaikan rumah kita,jadi kita harus berusaha sesering mungkin dan bila perlu kita pergi bulan madu agar kita bisa fokus untuk membuatnya “ ucapan serius Rasya yang dibubuhi dengan kemesuman membuat Nissa bingung harus menjawab apa.hanya rona wajah yang semakin memerah yang ditampilkan Nissa pada suaminya.


Rasya pun tersenyum gemas melihat tingkah Nissa yang salah tingkah mendengar perkataannya.


_


_


_


_


_

__ADS_1


jangan lupa like dan komen ya


🤗🤗🤗


__ADS_2