Istriku Calon Kakak Iparku

Istriku Calon Kakak Iparku
kisah Safi 21


__ADS_3

" bah iman "


tok,,,tok,,,tok


bah iman dan Bu Arum yang sedang duduk beristirahat di depan televisi tabung milik mereka seketika langsung saling bertatapan saat mendengar suara tamu yang memanggil namanya dan mengetuk pintu utama yang memang tidak di tutup.


" ada tamu Bu " ucap bah iman memastikan bahwa istrinya pun mendengar suara orang yang memanggil namanya.


" iya bah,sebentar,biar ibu yang lihat " sahut Bu Arum yang langsung beranjak dari duduknya menuju pintu utama dimana sumber suara itu berasal.


rumah mereka yang sangat sederhana membuat Bu Arum secepat mungkin mengetahui siapa tamu yang mengetuk pintu rumahnya dan memanggil nama suaminya.


" pa zaki " sapa Bu Arum saat telah ada di depan pintu


" bah imannya ada !?" tanya pa zaki yang datang bersama anak laki-laki kesayangannya Rival.


tampak wajah kurang bersahabat yang ditampilkan oleh pa zaki dan itu membuat Bu Arum bertanya tanya apa yang akan terjadi


" ada,silahkan masuk pa,saya panggilkan suami saya sebentar "


Bu Arum mempersilahkan pa zaki dan rival untuk menunggu di ruang tamu mereka sambil duduk di kursi tua milik keluarga bah iman .


Bu Arum pun masuk untuk memanggil suaminya yang sedang dicari oleh pa zaki.mendengar jawaban istrinya,bah iman beranjak dari duduknya menuju ruangan dimana pa zaki dan Rival berada.


" pa zaki,bagaimana kabarnya pa !? " sapa bah iman basa basi saat melihat pa zaki dan rival yang sudah menoleh kearahnya.


" tidak usah basa basi,kami kemari ingin meminta pertanggung jawaban dari bah iman atas perlakuan seenaknya dari putrimu yang tidak sopan " pa zaki terlihat murka

__ADS_1


" maaf pa apa maksud anda !? " tanya bah iman bingung


" dengan seenaknya Naima memutuskan hubungan cintanya dengan anak saya di jalan umum dan parahnya lagi di depan orang lain,apa kamu tidak mengajarkan tata Krama pada anak gadismu hingga memutuskan sesuatu yang penting di jalanan,bukankah disana pasti akan ada orang yang berlalu lalang dan secara tidak sengaja melihat kejadian memalukan yang menimpa anak saya.terlebih saya mendengar jika Naima memutuskan hubungan cinta mereka di hadapan pria asing yang sudah berzina dengannya " ucap pa zaki panjang lebar


" maa___" ucapan bah iman terpotong oleh kehadiran Naima dan Safi yang tiba tiba


" maaf pa zaki yang terhormat,siapa yang anda maksud dengan pria yang sudah berzina dengan saya !?" timpal Naima yang tiba tiba datang memotong ucapan yang hendak bah iman ucapkan karena merasa kesal dengan apa yang dilontarkan pa zaki


mendengar suara Naima membuat siapa pun yang berada di sana menoleh ke arah Naima berada dengan Safi yang berdiri di sampingnya.


tatapan mata tidak suka pun Naima terima dari pandangan benci pa zaki dan untuk rival,tatapan itu dia berikan untuk Safi yang didapatinya tengah berdiri tegak di samping wanita pujaan hatinya.


" apa anda punya bukti jika saya dan bang Safi berbuat mesum hingga anda dengan lantangnya memfitnah kami melakukan hal tak senonoh seperti itu.bukankah bapa orang yang memiliki pendidikan tinggi bahkan bapa memiliki harkat dan derajat serta martabat yang tinggi hingga sepertinya ucapan itu tidak cocok keluar dari mulut anda yang dengan semua titel yang anda miliki anda bisa saja menyaring semua ucapan bohong yang bahkan anda sendiri tidak pernah mengetahui kebenarannya " ucapan Naima menohok sang mantan kepala sekolah.


" apakah ini hasil dari ajaran kamu bah iman.bukankah kamu seorang pensiunan pendidik,tapi kenapa kamu tidak bisa mengajarkan anak gadismu bagaimana caranya sopan santun ketika berbicara dengan orang yang lebih tua " pa zaki murka dengan perlakuan Naima dan menyalahkan semua ketidak sopanan Naima pada bah iman.


" heh,gadis tidak tahu adab, asal kamu tahu ya,jika bukan karena kemurahan hati saya dan atas semua perlindungan yang saya lakukan pada abahmu ini,sudah dipastikan,dia akan kehilangan pekerjaannya sebelum masa pensiunnya tiba.kamu gadis bau kencur tidak akan tahu,semua yang terjadi pada abahmu dan keluargamu ini berkat jasa saya yang tetap mempertahankan Abah kamu untuk tetap bekerja sebagai guru di sekolah yang telah menghasilkan abahmu uang agar kalian tetap bisa bertahan hidup dan sekarang kamu membalas semua jasa saya dengan memutuskan secara sepihak hubungan cinta kamu dengan anak saya.dimana rasa terima kasih kamu pada saya hah !?" pa zaki benar benar murka pada anak gadis kebanggaan bah iman dan Bu Arum tersebut.


Safi yang mendengar ucapan pa zaki merasa geram karena pa zaki benar benar menghina kelurga bah iman dan gadis yang dicintainya dengan begitu hina seolah mereka bukan manusia yang harus dimanusiakan.


Safi pernah mendengar sedikit saat Naima mengeluh tentang perlakuan pa zaki pada keluarganya.namun kali ini dia benar-benar melihat perlakuan pa zaki yang amat sangat merendahkan keluarga bah iman sehingga Safi sendiri merasa pa zaki terlihat sangat arogan dan angkuh dan membuat darahnya pun ikut mendidih karena sikapnya.


namun dirinya tidak mau bertindak gegabah hingga nanti malah menimbulkan masalah baru untuk keluarga yang sudah sangat berjasa dalam hidupnya selama di tempat tersebut.


Safi berusaha menenangkan Naima untuk tidak menggubris semua ucapan kasar pa zaki namun sepertinya Naima sudah berada di ambang batas kesabarannya dalam menghadapi penghinaan pa zaki pada orang tua yang amat dirinya sayangi sehingga Naima tidak dapat mengendalikan amarah yang selama ini dia tahan dan kenyataan yang dirinya simpan rapat untuk tidak dia ungkapkan dihadapan orang tuanya tersebut.


" apa jasa yang bapa maksud adalah membantu Abah saya untuk tidak dikeluarkan dari sekolah karena fitnah yang menyebutkan bahwa Abah saya sudah melakukan pungli dengan meminta pada para siswa siswinya tempo hari mengcopy kertas ringkasan materi yang beliau sudah ajarkan !? " tanya Naima memastikan

__ADS_1


" itu kamu tahu " sinis pa zaki


" apa anda yakin Abah saya benar benar melakukan pungli pada anak didiknya atau jangan jangan ada yang ingin memanfaatkan kejadian tersebut dengan memfitnah Abah saya agar menguntungkan untuk salah satu pihak tertentu yang tidak bertanggung jawab !?" tanya Naima bertele tele


" apa maksud kamu !?" kini pa zaki bingung dengan pertanyaan Naima yang bertele tele


Naima yang ditanya oleh pa zaki bukannya menjawab pertanyaan lawan bicaranya malah menampilkan senyum meremeh ke arah pa zaki yang terlihat sangat terhina dengan perlakuan gadis yang membuat anak laki laki kesayangannya tergila gila.


..._...


......_......


..._...


...masih adakah yang nungguin !?...


...🤭...


...maaf ya akunya ga up udah beberapa hari karena sibuk dengan dunia nyata 😁...


...insya Allah aku up beberapa part ya sebagai permintaan maaf yang kemaren semoga review adminnya cepet...


...mudah mudahan tetep suka...


...jangan lupa like koment dan kasih rate tinggi dong biar akunya semangat lagi ngehalunya😁...


...happy reading...

__ADS_1


...🤗...


__ADS_2