Istriku Calon Kakak Iparku

Istriku Calon Kakak Iparku
49


__ADS_3

Semenjak mendengar penjelasan yang diberikan Fitri di line telpon membuat Nissa semakin merindukan rasya,suaminya.


Kesibukan Rasya dengan pekerjaannya membuat dia menghubungi istrinya hanya lewat pesan singkat.itu pun menanyakan kabar ibu dan dirinya,sudah makan belum,kamu lagi apa dan pertanyaan pertanyaan lain yang membuat Nissa semakin merindukan suaminya yang telah dia diamkan sebelum kepergiannya ke luar kota.


Sebelumnya memang Rasya sempat melakukan panggilan video,namun itu pun hanya sebentar tidak sempat untuk Nissa sekedar mengucapkan kata maaf


Andai saja Rasya memberi tahu apa yang sebenarnya terjadi mungkin penyesalan Nissa kini tidak akan ada. namun rasa sayang Rasya pada istrinya memilih untuk tidak memberitahukan apa yang sebenarnya terjadi karena bagi Rasya semua perhatian dan kasih sayangnya sudah cukup untuk membuat Nissa terlindungi dari segala kekejaman manusia bersifat iblis seperti Darsa.


Nissa harus kembali merasakan bagaimana beratnya menahan rindu pada suaminya yang harus melakukan pekerjaan diluar kota.terlebih saat tahu fakta yang sebenarnya membuat rindu Nissa semakin menggebu.


Ingin rasanya dia segera memeluk erat tubuh hangat milik suaminya dan masuk kedalam pelukannya sebagai ungkapan penyesalannya yang sangat besar,namun Nissa harus menahannya karena Rasya masih harus berada di luar kota dan baru akan kembali dihari berikutnya.


Karena rindu yang menggebu membuat Nissa terasa berat jika harus menunggu hari berikutnya tiba namun dia juga tidak dapat melakukan apa apa selain menangis dalam diam merutuki semua kebodohan dan penyesalannya.


Nissa akhirnya tertidur setelah sulit untuk memejamkan matanya karena tidak sabar menanti esok hari tiba dimana Rasya pulang dari luar kota setelah menyelesaikan tugasnya disana.


Namun tak berapa lama,tiba tiba terdengar suara gagang pintu yang terbuka.perlahan pintu kamar pun terbuka terlihat Rasya keluar dari balik pintu yang sengaja dia buka secara perlahan karena tidak ingin mengganggu istrinya yang sedang tertidur mengingat dia tiba di rumahnya sudah lewat tengah malam.


Rasya berjalan pelan memasuki kamarnya dan melihat istrinya yang sudah sangat dia rindukan tertidur dengan damai dibalik selimutnya.


Rona merah di hidungnya dan mata yang sembab membuat Nissa terlihat seperti habis menangis.


“Apa kamu masih menangisi ancaman mas untuk pamanmu itu sayang !? “ gumam Rasya lirih sambil membelai lembut pipi putih mulus milik Nissa yang sudah terlelap dalam tidur


Tak ingin mengganggu tidur istrinya,Rasya lalu berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan diri.tak selang berapa lama dia pun keluar dari kamar mandi menuju ruang pakaian bersih dengan handuk yang melilit di pinggangnya.


Namun ketika hendak mengambil pakaian bersih untuk dia kenakan,tiba tiba Rasya merasakan pelukan hangat di belakang tubuhnya.dirinya mendapati Nissa melingkarkan tangan di perutnya yang sixpack dan menyandarkan kepalanya di bahu rasya yang tidak ter tutup oleh sehelai benang pun.


“ Sayang,apa mas mengganggu tidur kamu !?” tanya Rasya pada istrinya yang sedang memeluknya erat.


Nissa hanya menggelengkan kepalanya cepat Tanpa melepaskan pelukannya di tubuh kekar milik suaminya yang begitu dia rindukan.


tercium aroma wangi sabun mandi yang Rasya gunakan di indera penciuman Nissa yang sedang menempelkan wajahnya di punggung lebar milik suaminya.


akhirnya Rasya membalikan badannya menghadap wanita yang selama beberapa hari ini merajuk padanya.


Rasya menyentuh dagu lancip milik Nissa dengan lembut untuk mengangkat wajahnya yang terus menunduk.


“ Apa kamu masih marah sama mas!?” tanya Rasya saat mata mereka telah saling beradu pandang


“ maafin Nissa ya mas karena Nissa sempat berpikir buruk tentang mas “ ucap Nissa menyesal

__ADS_1


“ maksud kamu !?” tanya Rasya sambil menaikan sebelah halisnya


“ Nissa pikir mas terlalu seenaknya karena menyangkut pautkan paman dengan kecemburuan mas, tapi ternyata paman memang dalang dibalik semuanya “ ungkap Nissa


“ Kamu tahu dari mana !?” tanya Rasya


“ Fitri menceritakan semuanya pada nissa tentang apa yang sudah terjadi dengan mas Rasya,paman dan juga pa Bhekti “ timpal Nissa


Rasya pun tersenyum mendengar pengakuan yang diungkapkan nissa.lalu memeluk tubuh ramping milik istri yang amat dia cintai itu.


“ Mas juga minta maaf karena tidak menceritakan apa yang sudah terjadi sama kamu.mas Cuma takut kamu kembali bersedih karena ulah pamanmu yang sangat kamu hormati itu “ ucap Rasya sambil memeluk erat Nissa dan membelai lembut rambut Nissa yang tergerai indah.


“ harusnya mas bilang dari awal agar Nissa tidak berprasangka buruk pada mas,mas tahu seberapa menyesalnya Nissa karena telah mendiamkan mas Rasya terlebih saat mas harus pergi berdinas keluar kota.nissa kangen sekali sama mas Rasya” ucap Nissa manja


Bibir Rasya melengkung dengan sempurna ke atas saat mendengar kembali ucapan manja yang berasal dari bibir merah milik Nissa yang sudah beberapa hari terakhir tak pernah dia dengar dan amat sangat dia rindukan.


“ mas juga rindu sama kamu “ balas Rasya masih dalam posisi memeluk erat Nissa dan sesekali mencium puncak kepalanya.


“ Nissa janji,Nissa akan berusaha menjadi istri yang lebih baik lagi untuk mas “ janji Nissa sambil lebih mengeratkan lagi pelukannya


Rasya hanya tersenyum mendengar janji yang diucapkan Nissa dan kembali mencium puncak kepala istrinya dengan sangat lembut


“ Bukankah mas bilang akan pulang besok !?” tanya Nissa masih enggan melepaskan pelukannya di tubuh Rasya


“ bukankah sebelumnya mas sudah menelpon !?” tanya Nissa


“ melihat wajah kamu di layar handphone tidak membuat rindu mas terobati jadi mas mengajak mas Dion untuk segera pulang “ jawab Rasya.


“ Idih mas Rasya gombal “ cicit Nissa yang di balas kekehan oleh Rasya.


“ Apa mas sudah makan !?” Nissa seperti enggan melepaskan pelukannya pada Rasya sehingga dia terus menerus mengajak suaminya mengobrol dengan posisi yang masih sama.


“ sudah “ jawab Rasya singkat.


Setelah beberapa lama Nissa baru menyadari bahwa tubuh Rasya yang sedari tadi dia peluk belum menggunakan pakaiannya dengan baik sehingga Nissa melepaskan pelukannya untuk mengambilkan baju tidur untuk suaminya kenakan.


“ bukankah tadi mas mau ambil baju untuk ganti ya,biar Nissa ambilkan “ ucap Nissa sambil menguraikan dekapannya pada tubuh Rasya.


Namun dengan sigap Rasya menghentikan pergerakan Nissa yang hendak mengambilkannya baju untuk dia kenakan.


“ Mau kemana!?” tanya Rasya

__ADS_1


“ mau mengambilkan baju untuk mas “ jawab Nissa


“ Kamu harus tanggung jawab “ ucap Rasya menggantung


“ Maksud mas,Nissa harus tanggung jawab apa !?” tanya Nissa bingung


“ siapa suruh kamu mengganggu mas untuk mengambil baju jadi semuanya sudah tanggung “ ucap Rasya masih menggantung namun kerlingan mata genitnya membuat Nissa faham dan tentu saja membuat rona merah di wajah Nissa karena malu pun tampak dengan sangat jelas.


Rasya kembali mendekap erat tubuh ramping Nissa untuk lebih mendekat dan meraih bibir ranum milik istrinya yang sangat dia rindukan.


Rasya pun mencium lembut bibir merah yang telah menjadi candu untuknya,mengesapnya lalu mulai mengeksplore setiap inci rongga mulut Nissa dengan penuh kehangatan.


Nissa yang memang merasakan rindu yang sama besarnya dengan rasya membalas semua perlakuan Rasya tanpa perlawanan.


Nissa pun mengimbangi permainan yang Rasya berikan dengan membalas semua perlakuan lembut Rasya dibibirnya.


Tidak menunggu lama,Rasya pun membawa tubuh kecil Nissa ke tempat dimana Rasya akan meminta pertanggung jawaban Nissa atas keinginannya untuk melepaskan semua hasrat dan kerinduan yang selama beberapa hari sebelumnya telah tertahan.


Cicitan manja yang keluar dari bibir ranum Nissa sudah tidak dihiraukannya lagi karena yang terpenting saat ini adalah melepas kerinduan yang telah menggebu dari pasangan yang sebelumnya bersitegang karena pihak yang ingin merusak kebahagiannya dengan cara menyatukan cinta mereka dalam hubungan yang amat sangat diinginkannya.


Terkadang masalah yang datang dalam setiap hubungan akan membuat setiap pasangan lebih dewasa dan lebih mempererat rasa cinta keduanya tergantung bagaimana kita menyikapinya.


Seperti halnya Nissa yang sadar dengan semua perlakuan Rasya yang di berikan padanya adalah bukti betapa besarnya cinta yang dimiliki suaminya dan tak lain untuk menjaganya dan melindunginya dari perlakuan tidak baik yang selalu Darsa lakukan padanya.


Rasya juga ingin menjaga hubungannya dengan Nissa agar tidak diganggu oleh orang orang yang ingin memisahkan mereka seperti halnya yang ingin Bhekti lakukan pada pernikahan mereka saat ini.


Mungkin setelah kejadian beberapa waktu lalu Rasya akan menjadi suami yang lebih protektif pada Nissa namun Nissa tahu itu semua Rasya lakukan demi kebahagiaan dan kebaikan rumah tangga mereka.


_


_


_


_


_


**like,,,like,,,likeee


kooomeeent

__ADS_1


🤗🤗🤗**


__ADS_2