Istriku Calon Kakak Iparku

Istriku Calon Kakak Iparku
61


__ADS_3

Tiga bulan berselang setelah kejadian naas yang hampir merenggut nyawa Nissa karena perlakuan kasar mita.kini Nissa berada di kediamannya bersama Rasya yang hanya berdua karena Bu Rita yang sedang pergi kerumah Bu Rossi untuk menghadiri pengajian rutin yang biasa Bu Rita ikuti.


*Mita*


Sya,lusa aku akan pergi,bisakah aku bertemu dengan mu dan Nissa sebelum keberangkatan aku ke luar negeri !?


Notifikasi pesan yang tiba tiba berbunyi di ponsel milik Rasya membuat Rasya segera mencari tahu siapa yang menghubunginya lewat pesan singkat saat dirinya tengah beristirahat bersama Nissa.


“ siapa mas !?” tanya Nissa yang ingin tahu siapa orang yang telah mengirimkan pesan sehingga membuat suaminya mengerutkan dahinya


“ pesan dari Mita.dia ingin bertemu dengan kamu dan mas sebelum keberangkatannya lusa “ jawab Rasya


“ apa mas tidak keberatan !?”


“ jika kamu mau menemuinya,mas tidak keberatan.toh besok kamu pergi bersama mas,jadi mas tidak perlu khawatir karena jikapun dia akan berbuat yang tidak tidak,mas selalu ada disamping kamu “


“ Ish,mas jangan suudzon gitu akh,lagi pula Nissa ingin bertatap muka secara langsung dengan kak Mita “


“ ya sudah,besok kita pergi “


▪️


▪️


▪️


Keesokan harinya,ditempat yang sudah dijanjikan Mita yang ingin bertemu dengan Rasya dan Nissa berada.


Mita terlihat sudah duduk menanti kedatangan Rasya dan Nissa dengan ditemani segelas jus mangga di mejanya.


Rasya yang datang bersama Nissa langsung menyapa Mita yang terlihat fokus dengan ponsel ditangannya untuk mengisi waktu luangnya menanti kehadiran kedua orang yang sedari tadi ditunggunya.


“ Maaf karena sudah lama menunggu “ sapa Rasya membuyarkan konsentrasi Mita pada ponselnya.


“ tidak “ sahut Mita dengan senyum manis nan tulus yang dia berikan pada Rasya dan Nissa wanita yang sebelumnya sangat dia benci.


Rasya lalu mendudukan dirinya di kursi tepat di sebelah Nissa berada yang berhadapan dengan Mita.lalu memesan minuman untuk dirinya dan Nissa yang akan menemani obrolan mereka.


Setelah minuman yang dipesannya tiba Rasya lalu memulai obrolan bersama dengan Mita.


“ Ada apa kamu meminta bertemu dengan kami !?” Rasya mengawali


“ aku hanya ingin meminta maaf pada kalian karena telah mengusik kebahagiaan kalian dan juga khususnya pada Nissa karena aku telah membuatnya celaka,dan aku juga ingin berterima kasih karena kalian aku bisa kembali menjalani hidup dan karirku dengan normal.”ucap Mita tulus


“ kak Mita tidak usah berterima kasih,kita juga minta maaf karena secara tidak langsung telah membuat kak Mita sakit hati.nissa berdoa semoga kak Mita bisa mendapatkan jodoh yang terbaik dan mendapatkan karir yang lebih bersinar lagi “ timpal Nissa


“ terima kasih ya niss “ senyum Mita tulus “ Sya,jaga istrimu baik baik ya! Kamu beruntung bisa mendapatkan istri sebaik Nissa “ ucap Mita pada Rasya.


“ maafkan aku mit,semoga kamu bisa mendapatkan kebahagiaanmu “ timpal Rasya tersenyum tulus.

__ADS_1


“ ya sudah,aku tidak akan lama karena harus segera bersiap ke bandara.terima kasih karena kalian bisa menyempatkan hadir mengabulkan permintaan ku,aku pamit “ ucap Mita yang segera disambut oleh jabatan tangan dan pelukan hangat dari Nissa untuk mengantarkan kepergian Mita.


“ hati hati ya kak “ senyum Nissa yang tak pernah pudar pada Mita.


Tak selang berapa lama Rasya membawa Nissa pergi meninggalkan restoran tempat dimana mereka bertemu dengan Mita .


Rasya melajukan mobilnya membelah jalanan kota mengajak istrinya hanya untuk sekedar menghilangkan kepenatan setelah aktivitasnya bergelut dengan pekerjaan .


“ Mas,mau kemana kita !?” tanya Nissa penasaran


“ kita jalan jalan.lumayan mumpung kita lagi diluar kita habiskan waktu untuk mengisi waktu luang “ jawab Rasya santai.


Nissa hanya duduk manis di samping kemudi mobil yang dibawakan oleh Rasya tanpa kembali bertanya kemana mereka akan pergi.


Obrolan ringan dan godaan yang Rasya berikan kepada Nissa menemani perjalanan mereka sehingga membuat Nissa dan Rasya tidak merasa bosan.


Tidak lupa belaian dan ciuman lembut Rasya berikan di tangan yang berjari lentik milik Nissa sebagai ungkapan rasa syukur Rasya yang tidak pernah hentinya kepada Allah karena telah menganugerahkan wanita sebaik dan secantik Nissa Untuk ditakdirkan hidup bersamanya.


Setelah menempuh perjalanan beberapa jam,tibalah Rasya ke tempat dimana dirinya ingin membawa Nissa sekedar merefresh otak yang jenuh karena kesibukannya sehari hari sebagai istri di rumah.


Tidak pernah terlontar keinginan dan permintaan yang Nissa ucapkan pada Rasya karena baginya,memiliki suami yang setia dan sangat menyayanginya seperti yang selalu Rasya lakukan padanya merupakan nikmat Tuhan yang amat indah yang telah diterimanya .


Disaat dirinya dulu sering berkhayal memiliki sebuah keluarga bahagia.kini Allah mengabulkannya dengan memberinya suami dan ibu mertua yang amat sangat mencintai dan menyayanginya .


Tidak dipungkiri,keinginan Nissa untuk memiliki momongan pun hadir dibenaknya terlebih saat Bu Rita selalu memintanya dan Rasya segera memberinya cucu.ada pertanyaan besar dalam dirinya mengapa hingga saat ini dirinya tidak kunjung hamil diusia pernikahan yang sudah menginjak lebih dari satu tahun walaupun mereka baru melakukan tugas sebagai suami istri lama dari usia pernikahan mereka.


Kini Rasya membawa Nissa ke pusat wisata pantai yang berada di ibu kota yang tidak jauh dari tempatnya tinggal.


Beruntungnya Nissa tidak pernah menuntut untuk selalu dibawa pergi oleh suaminya karena Nissa faham betul bagaimana kesibukan Rasya terlebih saat dirinya harus mengemban tanggung jawab perusahaan yang dibangunnya bersama dengan abangnya sepeninggalan Safi .


“ mas,kenapa kita kesini !?” tanya Nissa saat tahu Rasya membawanya ke pantai


“ Mumpung masih ada waktu,mas mau mengajak kamu melihat indahnya pemandangan matahari terbenam di pantai “ jawab Rasya dengan senyumnya yang manis membuat Rasya bererapa kali lipat lebih tampan.


Rasya yang tiba di pantai menjelang sore membuat angin pantai yang berhembus dengan kencang terasa sangat sejuk dibawah sinar matahari yang tidak terlalu terik mengingat waktu ashar adalah waktu dimana sinar matahari sangat baik untuk di nikmati.


Rasya membawa Nissa berjalan menyusuri bibir pantai dengan bertelanjang kaki dan celana yang sedikit dilipat agar mereka bisa merasakan sensasi sentuhan air laut yang terbawa ombak yang berdeburan ke pantai.


Tidak lupa jari jari tangan yang saling bertautan mengiringi setiap langkah mereka yang terlihat bahagia dengan melihat indahnya pemandangan sekitar dengan kacamata hitam yang bertengger di hidung mancung Rasya membuat Rasya terlihat sangat keren dengan gaya mantainya.


Sedangkan Nissa lebih memilih untuk menyematkan kacamata hitam miliknya di atas kepalanya yang tertutup hijab.


Deburan ombak menari nari cantik di atas permukaan laut membuat indahnya pemandangan pantai terlihat sangat sempurna .


Senyum penuh kebahagiaan terpancar apik di wajah kedua makhluk Tuhan yang tidak habisnya dimabuk cinta.hingga Rasya mengajak Nissa untuk duduk diatas lembutnya pasir putih dibibir pantai.


“ mas,makasih “ senyum manis Nissa tak henti hentinya melengkung dibibirnya yang tipis saat mereka sudah duduk saling bersebelahan menghadap laut yang berhiaskan ombak


“ Untuk !?” Rasya heran

__ADS_1


“ untuk semua yang udah mas lakuin ke Nissa.Nissa tidak tahu kebaikan apa yang udah pernah Nissa lakukan sehingga Allah dengan kuasanya memberikan Nissa suami sebaik mas Rasya.” Ucap Nissa tulus


Rasya kembali meraih tangan Nissa lalu digenggamnya erat dengan kedua tangannya.


Kamu yang telah mengisi hari hariku


Terimakasihku telah buatku tersenyum


Aku bahagia di takdirkan bersamamu


Tuhan satukanlah kita hingga waktu memisahkan


Rasya kembali menyanyikan sepenggal lirik lagu 'malaikat tak bersayap' milik Aya Ibrahim yang menjadi back sound saat dirinya mengutarakan isi hatinya di acara grand opening SR resort tempo hari.


Blush,,,


Wajah Nissa kembali memerah mendengar kata kata manis Rasya walaupun itu hanya sepenggal lirik milik salah satu penyanyi terkenal namun kesungguhan hati Rasya dalam mengucapkan setiap kata kata indahnya membuat semua pesan yang disampaikan Rasya lewat sepenggal lagu tersebut kena tepat di hati Nissa dan membuat Nissa kembali merona.


“ kamu salah satu takdir terindah yang Allah kasih buat mas setelah sebelumnya mas merasa menjadi orang yang paling menyedihkan karena harus kembali ditinggalkan oleh orang orang yang mas sayang. Allah menganugerahkan mas wanita sebaik,sederhana dan secantik kamu “ ucap Rasya tulus


“ tapi mas “ Nissa menggantung kalimat yang akan dia ucapkan.


“ tapi kenapa !?”


“ apa mas tidak sedih karena hingga saat ini Nissa belum juga bisa memberikan mas dan ibu malaikat kecil lucu yang sangat kalian harapkan.nissa takut kalau Nissa tidak ___”


“ sssttttt “ Rasya membungkam mulut Nissa yang akan mengatakan sesuatu yang diyakini Rasya membuat Nissa sedih dengan menempelkan jari telunjuknya di bibir Nissa lalu Rasya mengecup bibir ranum Nissa singkat dan tersenyum


” Berprasangka baik lah pada Allah karena mas yakin jika sudah waktunya dia akan datang untuk menambah kebahagiaan kita.mungkin Allah ingin mas menebus dosa mas pada kamu untuk membahagiakanmu karena diawal pernikahan kita,mas yang sangat memperlakukanmu dengan acuh “


Mendengar ucapan Rasya Nissa tersenyum langsung menghamburkan tubuhnya kedalam dada bidang milik Rasya yang selalu membuatnya nyaman berada dalam pelukan hangat milik Rasya.


Langit biru yang cerah mulai berubah meredup.matahari yang sejak tadi masih menampakkan sinarnya mulai bergerak hendak meninggalkan makhluk bumi dengan menenggelamkan dirinya di ujung pantai yang membentuk lukisan Tuhan yang teramat indah dengan cahaya berwarna jingga yang amat membuat suasana menjadi lebih romantis yang dapat dirasakan oleh Pasangan yang sengaja mengunjungi pantai untuk menikmati pemandangan indah tersebut tidak terkecuali oleh Nissa dan Rasya .


Tidak lupa Rasya mengabadikan moment indahnya bersama Nissa diantara cahaya exotis nan romantis waktu terbenamnya matahari dengan ponsel miliknya.


Setelah mendapat gambar yang bagus Rasya kembali menikmati pemandangan indah bersama Nissa yang tidak beranjak dari duduknya yang berada tepat disebelah rasya.nissa menyandarkan kepalanya di bahu rasya yang lebih tinggi darinya dengan senyum manis yang mereka miliki dan tidak lupa tangan Nissa melingkar manja di antara otot bisep milik Rasya membuat mereka duduk saling bersebelahan tanpa jarak.


_


_


_


_


_


**jangan lupa like dan koment

__ADS_1


happy reading


🤗🤗🤗**


__ADS_2