
Rasya membawa Nissa ke tempat dimana dia buatkan khusus untuk orang yang teristimewa yang tidak lain adalah Nissa.
Tempat dimana letaknya berada di atas puncak gunung yang langsung dapat melihat indahnya pemandangan alam sekitar.
Nissa kini telah berdiri di atas rooftop yang menyatu langsung dengan kamarnya.menikmati indahnya pemandangan pegunungan yang masih terlihat diselimuti kabut membuat udara dingin yang menyelimuti daerah resort tersebut semakin menusuk hingga ketulang tulang mambuat Nissa mengeratkan pelukan tangannya didepan dada.
“ Kamu suka sayang !?” Rasya tiba tiba datang memeluknya hangat dari belakang dan pertanyaan rasya yang dia bisikan tepat di telinganya terasa hangat karena hembusan nafasnya tepat mengenai cuping telinganya.
Sejenak Nissa bergidik geli mendapati hembusan nafas suaminya lalu mengangguk cepat sebagai jawaban dari pertanyaan Rasya.
“ Tempat ini akan lebih indah lagi jika kita melihatnya di malam hari “ ucap Rasya kembali sambil dekapan hangatnya masih melekat ditubuh mungil Nissa dan meletakan dagunya di atas bahu Nissa.
Nissa sangat menikmati dekapan hangat tubuh Rasya terlebih di cuaca sedingin pegunungan yang masih sangat jauh dari kata polusi udara.
“ Disini udaranya masih sejuk,masih segar,sudah jam segini saja udara dingin masih terasa menusuk sampai ketulang “ ucap Nissa yang terus menikmati indahnya pemandangan alam pegunungan yang ada didepan matanya sambil menikmati dekapan hangat Rasya.
“ iya,disini udaranya sangat cocok untuk kita mulai produksi oleh oleh untuk ibu “ jawaban Rasya yang sangat menjurus kemesuman membuat Nissa tidak dapat menutupi wajahnya yang telah merona karena malu walaupun Rasya tidak dapat melihatnya dengan jelas,namun Rasya tahu jika wanita yang sedang berada dalam pelukannya kini tengah merona menahan malu.
Nissa lalu memukul pelan tangan Rasya yang melingkar sempurna di perutnya.
“ apaan sih mas Rasya ini “ senyum Nissa.
Rasya menguraikan pelukannya lalu membawa tubuh Nissa berbalik untuk berhadapan dengannya.
“ Memangnya kenapa !?bukannya ini waktunya untuk kita menghabiskan waktu untuk memproduksi oleh oleh yang sangat ibu harapkan.lagi pula mas juga sudah menginginkan benih cinta kita tumbuh di rahim kamu agar penyatuan cinta kita semakin erat dan tidak ada lagi yang berniat memisahkan kita kecuali kematian dan takdir “ ucap Rasya lirih namun terdengar amat seksi di telinga Nissa lalu menempelkan kening mereka menjadi satu membuat hangatnya hembusan nafas Rasya sangat terasa di wajah Nissa yang mulai dingin karena terpaan angin yang menghembus.
Rasya lalu meraih bibir ranum milik Nissa yang terlihat begitu menggoda di antara pemandangan indah yang sedari tadi mereka nikmati bersama dan ditemani angin yang berhembus mereka .
Dengan satu tangan yang berada di pinggang Nissa dan satu tangannya lagi menyentuh lembut tengkuk leher Nissa,Rasya memperdalam ciuman hangat yang dia berikan pada istrinya dengan mulai mengabsen setiap inci rongga mulutny perlahan hingga Nissa terbuai dengan segala sentuhan lembut yang Rasya berikan di bibirnya.
Setelah beberapa lama mereka terhanyut dalam ciuman yang penuh cinta,Rasya melepaskan pangutannya dan kembali menatap lekat mata indah Nissa yang berbulu mata lentik.
Dengan mengedipkan matanya seolah sebagai kode mengajak Nissa memulai misinya membuat oleh oleh untuk Bu Rita Rasya pun menampilkan senyuman menggoda pada istrinya yang sudah sangat terbuai dengan segala perlakuan mesra Rasya.
Nissa yang faham dengan kode yang diberikan Rasya padanya hanya tersenyum malu dan wajah yang tidak hentinya merona karena perlakuan lembut Rasya.
Tidak menunggu lama Rasya menarik pelan tangan Nissa berjalan menuju kamarnya yang akan menjadi tempat Dimana mereka akan kembali memproduksi oleh oleh yang Bu Rita inginkan.
Kini tidak ada lagi yang bisa Nissa lakukan selain mengikuti permintaan suaminya untuk terus dilayaninya di atas ranjang karena ini merupakan salah satu tujuan utama mereka melakukan bukan madu yang tertunda sudah sangat lama selain mengadakan acara grand opening yang akan diadakan malam hari sebagai puncak dari acara tersebut.
Rasya menggunakan waktu sebaik baiknya sebelum pelaksanaan acara digelar dengan terus melakukan aktivitasnya bersama Nissa di kamar yang khusus dia sediakan untuknya tanpa ada orang lain yang dapat mengganggu kebahagiaan mereka.
▪️
__ADS_1
▪️
▪️
Malam pelaksanaan puncak acara pun akan digelar beberapa jam lagi.rasya hendak beranjak dari tempat tidur untuk membersihkan tubuh di kamar mandi yang menyatu dengan kamar mereka dengan perlahan karena takut membangunkan Nissa yang masih terlelap kelelahan setelah melaksanakan tugasnya sebagai istri untuk melayani Rasya yang tidak terhitung berapa kali mereka melakukannya.
Namun sepertinya Nissa merasakan pergerakan tubuh Rasya yang memang tertidur dalam posisi memeluk Nissa sehingga membuat Nissa terbangun dan tersadar bahwa dirinya masih berada dibawah selimut dalam keadaan tubuhnya yang polos setelah beberapa kali meengulang aktivitas ranjangnya bersama Rasya.
“ mas,mau kemana !?” tanya Nissa dengan suara parau sambil menggeliat meregangkan otot-ototnya yang terasa kaku.
“ mau mandi,kamu mau ikut !?”
Nissa hanya menggelengkan kepalanya dengan mata yang masih dia tutup buka untuk mengembalikan kesadarannya.
“ Ayo,mumpung mas,masih disini “ tak bosan bosannya Rasya terus menggoda istrinya karena dengan melihat wajah Nissa yang merona karena malu membuat Rasya selalu ingin terus merasakan kehangatan tubuhnya.
“ ish mas Rasya ini,malu tau “ timpal Nissa
“ Ayo sayang,apa mau mas gendong kamu ke kamar mandi !?” goda Rasya.
“ Ga mau mas,dingin “ rengek Nissa manja seolah tak ingin beranjak dari bawah selimutnya yang memberikan kehangatan ditengah dinginnya udara pegunungan.
Rasya hanya tersenyum melihat sikap manja Nissa yang masih memeluk erat selimutnya yang menutupi tubuh polos Nissa.
Setelah selesai,diikuti Nissa yang tahu bahwa dia sudah harus membersihkan diri mengingat waktu acara grand opening sudah akan dilaksanakan beberapa jam lagi.
Rasya yang telah menggunakan kemeja dan celana bahannya berjalan keluar kamar menghampiri nouval yang sudah menunggunya sejak tadi bersama MUA yang telah dia persiapkan untuk Nissa.
“ kamu sudah dari tadi !?” tanya Rasya saat mendapati Nouval yang tengah duduk di sofa dengan beberapa tim yang akan membantu Nissa berdandan .
Nouval yang melihat bosnya berjalan kearahnya yang tengah sibuk mengancingkan kancing tangannya segera berdiri menyambut kedatangannya.
“ tidak pa,baru empat puluh menit yang lalu “ jawab nouval.
“ kenapa tidak mengetuk pintu !?” tanya Rasya tidak enak hati karena Nouval yang telah menunggunya lama
“ akh saya tidak enak jika harus mengganggu pa Rasya yang sedang beristirahat bersama nona,saya takut kalau anda dan nona sedang memproduksi oleh oleh yang akan anda bawa pulang untuk nyonya” goda nouval tepat sasaran
“ Kamu tau saja “ ucap Rasya menimpali ucapan asistennya.
Setelah beberapa saat Nissa pun turut keluar menghampiri Rasya yang berada di ruang tamu bersama Nouval dan beberapa tim MUA yang akan mendandani Nissa.
“ ada apa ini mas !?” tanya Nissa saat melihat beberapa orang yang tidak dia kenal
__ADS_1
“ mereka akan membantu kamu bersiap untuk acara malam nanti “ jawab Rasya.
“ Ya sudah mas ke tempat acara dulu kamu disini bersama mereka,nanti kalau kamu sudah selesai kamu hubungi mas untuk dijemput ya sayang “ pamit Rasya sambil membelai lembut pipi Nissa yang masih terlihat tidak mengerti dengan apa yang harus dia lakukan.
“ kalian bantu nona untuk bersiap nanti jika sudah selesai segera hubungi saya “ perintah nouval pada tim MUA yang dibawanya khusus untuk Nissa.
Rasya pun berjalan keluar yang diikuti nouval dari belakang menuju tempat acara yang sudah ditunggu oleh Dion.
Para tim MUA pun segera melaksanakan tugasnya dengan mendandani Nissa agar terlihat lebih istimewa di acara yang telah Rasya persiapkan dengan baik yang dibantu oleh Dion nouval dan tim nya yang lain.
Acara grand opening ini akan menjadi acara besar karena telah mengundang beberapa relasi penting dari perusahaan Rasya baik perusahaan travel,agenci maupun propertinya.
Tidak sedikit mereka mengundang para petinggi perusahaan dan artis papan atas yang akan ikut memeriahkan acara grand opening resort tersebut.
Setelah menghabiskan waktu yang cukup lama,akhirnya Nissa telah selesai dengan persiapan makeup di wajahnya dan dilanjutkan dengan gaun cantik yang telah dibawakan para tim MUA yang telah di pilihkan oleh Rasya khusus untuk dikenakan Nissa.
“ maaf kak,itu baju untuk siapa !?” tanya Nissa saat melihat salah satu tim yang akan membantunya menggunakan pakaian membawa gaun yang terlihat sangat indah dan elegan dan tentunya sangat mahal.
“ Ini baju untuk nona gunakan menghadiri acara pesta grand opening “ jawab seseorang yang ditanya oleh Nissa
“ tapi___”
“ tenang nona ini baju yang telah dipilihkan pa Rasya khusus untuk nona lengkap dengan aksesoris lainnya “ timpal seorang tim lainnya yang juga berada di satu ruangan bersama Nissa.
“ Apa ini tidak berlebihan!?,memang acaranya besar sekali ya !?” gumam Nissa pada dirinya sendiri namun terdengar jelas oleh orang orang yang berada satu ruangan bersamanya dan mereka pun hanya tersenyum.
Gaun yang dipilihkan Rasya untuk Nissa memanglah gaun yang sangat indah,Rasya sengaja memesankannya khusus untuk Nissa dari butik ternama langganannya.
Gaun berwarna soft itu pun terlihat sangat cocok dikenakan Nissa yang memiliki kepribadian yang lembut,nyaman dan menghangatkan.
Tidak salah jika Rasya sangat bahagia karena telah mencintai dan dicintai oleh wanita seperti Nissa yang tidak pernah banyak menuntut dan sederhana walaupun dia telah memiliki segalanya setelah menikah dengan Rasya.
_
_
_
_
_
jangan lupa like dan koment ya🤗🤗🤗
__ADS_1