Istriku Calon Kakak Iparku

Istriku Calon Kakak Iparku
56


__ADS_3

“ Kenapa !?” Nissa bertanya pada suaminya yang menolak dengan tegas permintaannya untuk membantu menyelamatkan minimarket milik pamannya, Darsa.


“ Mas masih kesal pada pamanmu karena dia berusaha memisahkan kamu dengan mas,dan mas masih ingat bagaimana dia membuat kamu sangat marah pada mas “ alasan Rasya


“ ya ampun mas,kalau itu Nissa minta maaf,habis mas Rasya tidak mau bilang alasan mas membawa bawa nama paman kedalam masalah kecemburuan mas pada pa Bhekti” ucap Nissa menyesal sambil menghamburkan tubuhnya memeluk tubuh Rasya yang memasang wajah kesal mengingat saat dirinya merajuk karena Darsa


“ Mas tahu kalau mini market paman mu sedang dalam masalah “ ungkap Rasya


“ mas tahu dari mana !?” tanya Nissa


“ mas Dion “ jawab Rasya dingin


“ kenapa mas tidak bilang !?” tanya Nissa sambil mendongakkan kepalanya melihat wajah Rasya yang sudah mulai serius


“ tadinya mas sudah tidak mau berurusan dengan dia dan mas tidak mau kamu terus memikirkan pamanmu yang tidak berprikemanusiaan itu “ kesal Rasya.


“ maafin Nissa ya mas,tapi jujur Nissa sangat mengkhawatirkan loli dan Fitri ,Nissa harap mas bisa melakukan sesuatu untuk membantu mereka.” Nissa memelas


“ Baiklah,mas akan bicarakan itu nanti dengan mas Dion,tapi sebelumnya mas akan mengajukan beberapa syarat untuk pamanmu dan keluarganya !”


“ syarat apa !?” tanya Nissa


“ mereka harus meminta maaf karena perlakuan mereka yang selalu seenaknya padamu,jangan kamu pikir mas tidak tahu dengan apa yang mereka lakukan pada mu saat terakhir kamu mengunjungi mereka “


“ dari mana mas tahu !? “ Nissa heran


“ Mas tahu semuanya,walaupun kamu tidak mengatakan apa apa pada mas “


“ maafin Nissa mas,tapi Nissa tidak mau mas khawatir “


“ mas juga minta maaf,karena mas selalu menyembunyikan semua yang berhubungan dengan paman mu,tapi ini semua mas lakukan agar kamu tidak terus memikirkan keluarga pamanmu yang selalu memperlakukanmu dengan tidak baik.mungkin kedepannya apapun yang terjadi mas harus lebih terbuka tentang semua yang mas tahu agar tidak ada lagi kesalah fahaman yang terjadi antara kita “ ucap Rasya sambil.membelai lembut rambut Nissa yang tergerai indah.


Nissa hanya tersenyum dan mengangguk pelan mendengar ucapan suaminya


“ jadi,mas mau membantu paman untuk mendapatkan minimarketnya kembali,bukan untuk paman tapi kita lakukan ini semua demi loli dan Fitri yang sudah baik pada Nissa “ pinta Nissa dengan nada manjanya


Entah mengapa suara manja Nissa dapat menjadi moodbuster untuk Rasya yang awalnya sangat malas jika sudah harus membahas Darsa dan keluarganya menjadi kembali membaik dan tidak dapat menolak permintaan Nissa yang memang tidak pernah meminta apa apa darinya


“ baiklah mas akan membicarakan ini dengan mas Dion,tapi mas minta bayaran dimuka “ Rasya melakukan negosiasi


“ bayaran apa !?” tanya Nissa yang tidak faham dengan apa yang diminta suaminya


“ bayaran untuk usaha mas mengembalikan minimarket milik pamanmu “


“ Dengan apa !?” tanya Nissa yang penasaran dengan apa yang akan diminta suaminya


“ dengan segera kembali memberi mas kehangatan karena udara disini sangat dingin dan mas sangat suka berbagi kehangatan dengan kamu “ jawab Rasya sambil tersenyum menyeringai.


“ Maaas,” cicit Nissa manja sambil.mencubit kecil perut rasya yang terus menggodanya

__ADS_1


Rasya pun tergelak melihat wajah Nissa yang sudah sangat merona karena mendengar godaanya dan memeluk Nissa lebih erat dari sebelumnya


“ makasih ya mas karena mau memenuhi permintaan Nissa “ucap Nissa tulus sambil.mendongakan kepalanya melihat wajah Rasya lalu mengecup bibir Rasya dengan penuh cinta.


“ mmmh,kamu yang mancing ya “ ucap Rasya menyeringai lalu segera meraih tubuh Nissa untuk kembali berbagi kehangatan ditengah dinginnya udara pegunungan.


▪️


▪️


▪️


Setelah melakukan liburan bersama Nissa di resort barunya,Rasya kini kembali kepada hiruk pikuknya kepadatan aktivitas kota yang mengharuskannya sibuk menyelesaikan tugasnya sebagai pemimpin perusahaan.


Kini Rasya berada di salah satu restoran bintang lima di ruang VVIP yang telah di pesankan oleh Dion untuk bertemu dengan keluarga Darsa atas permintaan Rasya untuk melakukan negosiasi untuk memenuhi keinginan istrinya,Nissa.


Rasya datang setelah darsa berserta keluarganya menunggu cukup lama di tempat yang sudah dipersiapkan oleh Dion.


“ maaf,karena kalian sudah menunggu saya cukup lama “ Rasya berbasa basi


“ tidak pa,kita juga belum begitu lama menunggu “ jawab loli yang lebih terlihat sedikit santai dibandingkan wajah orang tuanya dan kakaknya yang sudah tegang saat mengetahui Rasya meminta untuk bertemu dengan mereka.


“ Maaf pa Rasya,ada perlu apa ya anda memnaggil kami kemari !? Jika ini tentang Nissa dan pria itu,saya sudah lama tidak pernah bertemu dengan pria yang menyukai Nissa semenjak kemarahan anda pada saya tempo hari “ ucap Darsa terdengar sopan dibandingkan terakhir Darsa meminta Rasya melepaskan Nissa tempo hari di minimarket miliknya dengan sangat angkuh.


Rasya pun tersenyum tipis mendengar ucapan Darsa


“ justru itu,saya kemari karena Nissa,jika bukan karena dia,jujur saya sudah sangat malas berurusan dengan manusia serakah seperti kalian “ sarkas Rasya dengan tatapan mata tajam ke arah Darsa,seni dan juga Luna yang selalu memperlakukan Nissa dengan sangat tidak baik.


“ Anak anda yang menghubungi istri saya memberitahukan bahwa mini market Anda sedang dalam masalah sehingga Nissa meminta saya untuk bisa membantu anda mendapatkan kembali minimarket anda “ ucap Rasya sambil melirik ke arah Lolita


Sontak saja semua perhatian yang berada di ruangan tersebut langsung tertuju pada Lolita Putri Darsa yang memang sangat dekat dengan Nissa.


“ maafkan putri saya pa Rasya,dia memang sangat dekat dengan Nissa,tapi saya yakin tidak ada maksud dia untuk mengganggu Nissa dan anda “ ucap seni meminta maaf atas perlakuan lolita


“ langsung saja pada intinya,saya akan memenuhi permintaan Nissa untuk membantu kalian mendapatkan minimarket anda namun dengan syarat,kalian harus meminta maaf dengan tulus pada Nissa.saya tidak ingin mendengar lagi kalian memperlakukan dia dengan tidak baik.apa kalian tidak malu pada Nissa yang selalu memperlakukan kalian dengan sangat baik !?”


Tidak ada jawaban atas pertanyaan yang Rasya lontarkan pada Darsa beserta keluarganya.merwka hanya diam mematung seolah membenarkan apa yang telah diucapkan Rasya karena memang selama ini mereka tidak pernah memperlakukan Nissa layaknya keluarga,mereka lebih memperlakukan Nissa layaknya pembantu yang harus melayani mereka setiap saat tanpa henti.


“ saya tidak akan pernah memaksa kalian untuk melakukan yang saya mau,namun jika memang syarat yang saya ajukan terlalu berat untuk kalian lakukan saya tidak akan pernah melakukan apapun yang diminta Nissa walaupun saya sangat mencintainya.karena kalian pun tidak melakukan syarat mudah yang saya minta “ ucap Rasya lantang saat tidak kunjung ada jawaban dari keluarga Darsa


“ ba baiklah pa,saya akan melakukan syarat yang anda ajukan “ ucap Darsa terbata bata seolah ragu dengan jawabannya sendiri


“ Bukan hanya anda saja pa Darsa,saya minta kalian semua termasuk istri dan anak sulung anda “ ucap Rasya sambil memicingkan matanya ke arah seni dan Luna.


“ ma,masa kita harus meminta maaf sama si Nissa,kan gengsi ma “ bisik luna lirih ke telinga seni ibunya.


“ Kita ikuti saja,agar mini market milik papa mu bisa kembali ke tangan kita “ bisik seni menjawab rengekan anak sulungnya


Rasya melihat dengan jelas gerak gerik ibu dan anak yang sama sama menyebalkannya itu sedang berbisik untuk menjalankan niatan licik mereka.

__ADS_1


“ ehm,saya tidak ingin memaksa anda ataupun kedua wanita yang sedang berbisik itu untuk mengikuti syarat saya.hanya saja bukankah semua butuh pengorbanan !? Saya mengorbankan uang saya demi kehidupan kalian kedepannya dan kalian mengorbankan rasa gengsi kalian demi bisa mendapatkan hidup yang layak atau memang kalian siap hidup di bawah kolong jembatan “ ancam Rasya sambil.menunjuk ke arah seni dan Luna yang sibuk dengan bisik bisik nya.


Luna dan seni tidak dapat berkata apa-apa saat mereka tertangkap basah sedang menjalankan niatan licik demi mendapatkan kembali mini market milik ayahnya oleh Rasya.


Tidak ada kata apa apa lagi yang keluar dari mulut kedua wanita yang sangat senang sekali membuat Nissa susah selain tertegun dengan ucapan Rasya yang memang sangat tepat sasaran.


“ Maafkan kami pa Rasya,kami akan mengikuti apa yang pa Rasya minta,kami akan meminta maaf pada Nissa dan akan memperlakukan Nissa dengan baik “ pada akhirnya seni meminta maaf kepada Rasya dan lebih memilih mengorbankan egonya demi masa depannya dan keluarganya.


“ baiklah jika memang kalian setuju,disini perjanjian kita tidak akan saya ikut sertakan meterai hitam diatas putih tapi saya ingin ketulusan hati dan keikhlasan kalian dalam menjalankan tugas kalian memenuhi syarat yang saya ajukan.toh hitam diatas putih yang anda tanda tangani tempo hari saja bisa membuat Anda tetap meminta saya meninggalkan Nissa demi pria lain apa gunanya materei perjanjian jika saya bisa melakukan yang lebih parah dari pada jalur hukum !?” lagi lagi Rasya memberi ancaman pada keluarga yang memang tidak tahu malu tersebut


“ Maafkan saya pa Rasya,saya janji saya dan keluarga saya tidak akan melakukan kesalahan yang sama pada Nissa dan kami akan meminta maaf padanya atas apa yang telah kami lakukan.saya ucapkan terima kasih sebelumnya karena anda masih mau membantu kami padahal kami pernah jahat ingin memisahkan anda dengan nissa.saya benar benar menyesal dan saya harap anda mau memaafkan saya dan keluarga saya “ ucap Darsa tulus oenuh penyesalan.


“ ya sudah saya masih banyak pekerjaan yang harus saya selesaikan,saya minta secepatnya kalian meminta maaf pada Nissa istri saya,dan tolong,perlakukan dia layaknya keluarga kalian sendiri.kalian tahu seberapa besar rasa sayang Nissa pada kalian sebagai keluarga walaupun kalian tidak pernah menganggapnya sebagai keluarga !?” kali ini Rasya sedikit memohon pada keluarga Darsa untuk memperlakukan Nissa layaknya keluarga mereka sendiri karena Rasya tidak tega melihat istrinya yang sangat menyayangi keluarga Darsa walaupun perlakuan yang dia dapat tidak sebanding dari rasa sayangnya pada keluarga yang pernah membesarkannya hingga dapat menikah dan menjadi istri dari seorang Rasya.


Tidak ada jawaban dari setiap perkataan Rasya yang memang benar adanya.mereka semua terhenyak mendengar permohonan seorang Rasya yang sangat mereka segani.


Rasya yang tegas dan penuh wibawa terlihat jelas di mata Darsa dan keluarganya.jiwa pemimpin yang dimiliki Rasya melekat di diri Rasya saat berhadapan dengan keluarga yang dimiliki istrinya sehingga membuat mereka berempat terlihat segan pada Rasya yang memang tidak terlalu menyukai keluarga Darsa terlebih karena sifat dan sikap buruknya pada Nissa.


Rasya akhirnya berdiri dan pamit pada keluarga Darsa tanpa menyentuh sedikitpun hidangan yang telah tersaji di meja makan di ruangan yang telah Dion pesan


“ Maaf pa ,apa pa Rasya tidak makan siang dulu !? “ tanya seni basa basi


“ Tidak,kalian habiskan saja semua makanan yang ada disini,karena ini semua sudah kami bayar,bila perlu kalian bawa pulang “ jawab Rasya yang lalu berjalan keluar ruangan meninggalkan keluarga Darsa yang telah bersiap menyantap makanan yang sedari tadi telah menggoyahkan perutnya yang sudah ingin segera di isi.


Namun Lolita malah beranjak mengikuti langkah Rasya yang sudah pergi keluar meninggalkan ruangan yang mereka tempati.


“ pa Rasya “ panggil Lolita


Rasya pun menghentikan langkahnya saat mendengar seseorang memanggil namanya.


“ ada apa !?” tanya Rasya saat Lolita sudah berada tepat di hadapannya


“ makasih karena pa Rasya masih mau membantu keluarga loli,msekipun papa pernah jahat sama pa Rasya dan juga kak Nissa “ ucap Lolita tulus.


“ Ini semua saya lakukan demi istri saya Nissa “ jawab Rasya tulus “ terima kasih karena kamu telah menyayangi nissa.dan kamu jangan panggil saya pa,kamu panggil saya kakak saja karena saya suami kakak mu,Nissa istri saya “ ucap Rasya sambil tersenyum hangat dan menepuk pelan lengan atas Lolita.


“ Makasih ya pa,eh kak rasya.sampaikan salam untuk kak Nissa “ senyum simpul Lolita menyertai ucapan tulusnya yang sempat ragu dalam menyebutkan panggilan baru untuk kakak iparnya tersebut.


Rasya pun membalas senyum bahagia lolita dengan senyum hangatnya lalu pergi meninggalkan Lolita diikuti Dion dari belakang berjalan menuju mobil yang terparkir di halaman restoran yang mereka kunjungi.


_


_


_


_


_

__ADS_1


jangan lupa like dan komen ya


🤗🤗🤗


__ADS_2