Istriku Calon Kakak Iparku

Istriku Calon Kakak Iparku
7


__ADS_3

"apa kemaren sepulang dari bandara, kamu langsung antar Nissa pulang sampai rumah pamannya!?"tanya Safi saat menimpali pertanyaan Rasya yang bukan berupa jawaban


"iya,Rasya antar sampai rumah bahkan Rasya bertemu dengan pamannya"jawab Rasya


"boleh Abang tau bagaimana kesan kamu pada pa Darsa!?"pertanyaan Safi kembali di berikan kepada Rasya


"se sebenarnya,pas Rasya sampai di depan rumah dia Rasya disuruh me,,,"Rasya terdengar ragu ragu untuk melanjutkan ucapannya


"kamu ditawari untuk bisa menikah dengan Nissa asalkan memberi dia uang kan!?" tebak Safi pada kegugupan dari jawaban adik kesayangannya tersebut.


"kok Abang tau,,,!?"


"karena itu yang dilakukan Darsa kepada setiap laki laki yang menginginkan Nissa dan parahnya lagi Abang pernah mendapati Darsa akan memberikan Nissa pada rentenir yang pernah meminjamkannya uang dan rentenir itu tentunya sudah beristri"


jelas Safi menjawab pertanyaan Rasya.


"maka dari itu Abang menitipkan Nissa sama kamu untuk kamu jaga sepeninggalan Abang dan Abang nb perkuat dengan perjanjian yang menyertakan tanda tangan kamu sebagai pengganti Abang.karena Abang yakin,manusia licik seperti Darsa akan melakukan berbagai cara demi uang"


Rasya yang mendengarkan penjelasan dari Safi pun hanya terdiam.sampai sebegitu detailnya Safi melindungi Nissa yang memang berada di tengah keluarga yang telah mendzolimi Nissa.


"Abang menikahi Nissa apa karena Abang kasihan atau Abang memang benar benar mencintainya!?"akhirnya pertanyaan yang tak pernah terlintas di benaknya untuk ditanyakan kepada Safi pun terlontar dari bibir merahnya milik Rasya.


"itu tidak penting Sya,yang terpenting setelah dia menjadi seorang istri dia patuh dan sayang pada suami dan keluarga.selebihnya bukankah cinta akan datang seiring berjalanya waktu karena selalu bersama!?"jawab Safi


"bukankah kita juga harus mencintai pasangan kita!?"


"siapapun akan mencintai Nissa dengan sendirinya ketika berada didekatnya"


*deggg!!!

__ADS_1


kenapa ucapan bang Safi seperti sedang menyindirnya?bang Safi seolah tau setelah Rasya mengantarkan Nissa pulang,ada perasaan kagum pada diri Rasya terhadap sosok Nissa yang hanya dilihat dari gerak geriknya dan fisiknya saja*.


"Sya,,,apa kamu masih disana!?"


suara Safi membuyarkan lamunan Rasya


"ah i iya bang"


"Abang ga bisa lama lama.jangan lupa jaga ibu dan juga Nissa ya,,,apapun yang terjadi jaga mereka berdua untuk Abang,,, assalamualaikum"


."waallaikumsalam,,,hah,,,apapun yang terjadi??maksudnya!???"


namun pertanyaan Rasya sudah terlebih dahulu terpotong oleh suara sambungan telepon yang terputus


▪️▪️▪️▪️▪️


setelah menaiki pesawat yang akan membawanya ke Jakarta Safi pun duduk di tempat yang sesuai dengan yang tertera di tiket pesawat.


dia bahagia karena masalah pekerjaannya di KL telah selesai sesuai dengan rencananya dan akhirnya bisa fokus pada acara pernikahannya dengan Nissa.


sebenarnya Safi tahu,Nissa terlalu kecil untuknya,sekalipun Nissa terlihat dewasa karena beban dan pengalaman hidupnya menjadi kan nya dewasa melebihi umurnya dan tanggung jawabnya untuk terus melanjutkan hidup terlalu berat untuk dia pikul sendirian sehingga Safi pun ingin melindungi nissa.


padahal hati kecil Safi berkata Nissa lebih cocok dengan Rasya hanya saja,Rasya yang baru patah hati karena ditinggal Mita pasti akan menolak jika harus dijodohkan dengan nissa apalagi Nissa bukan wanita yang memiliki pergaulan yang seperti biasanya Rasya pacari.


tapi Safi berharap keputusannya menitipkan Nissa pada Rasya bukanlah hal yang salah dan dapat memberikan pelajaran pula pada Rasya untuk berhenti dengan kehidupan malamnya dan lebih memikirkan masa depannya untuk berkeluarga.


▪️▪️▪️▪️▪️


sudah waktunya hari ini bang Safi pulang ke tanah air setidaknya Rasya bisa sedikit bernafas lega karena kesibukannya sedikit berkurang.

__ADS_1


ini bukan yang pertama untuk Rasya menggantikan posisi Safi sebagai pemilik perusahaan yang harus menghandle semua urusan perusaahan baik di pusat maupun cabang,tapi suasana hati Rasya yang sedang tidak baik membuat semua kesibukannya dalam menggantikan posisi Safi terasa seperti beban yang berat untuk dia pikul.


terlebih Safi yang tak pernah lupa menyisipkan kata kata titip ibu dan Nissa jaga mereka baik baik dan teruslah berada di sisi mereka membuat pikiran Rasya terkadang selalu dihantui perasaan tidak enak.


seperti halnya saat terakhir kali Safi mengirimkan pesan memberi tahukan pada Rasya kepulangannya petang ini.safi tak henti hentinya mengingatkan Rasya dan mengulang ulang pesannya.


"kenapa bang Rasya tak pernah bosan menitipkan Nissa!?"


jika hanya nama ibu yang di sebut Rasya tidak akan merasa heran.tapi ini diikuti dengan nama Nissa


"apakah sebegitu besarnya cinta bang Safi pada Nissa hingga namanya selalu disandingkan dengan ibu!?"


Rasya pun menarik nafas dan membuangnya dengan kasar.jujur dalam hati Rasya sedikit rasa khawatir dengan perasaan cinta Safi pada Nissa.Rasya takut Nissa akan menyakiti hati Abang tercintanya.mengingat pertemuan mereka yang sangat singkat.dia saja yang sudah menjalin cinta dengan Mita selama dua tahun ditambah perkenalan sebelum mereka memutuskan untuk menjadi sepasang kekasih yang terbilang cukup lama,belum cukup untuk bisa saling memahami.bagaimana dengan mereka.


tidak dipungkiri,Nissa sosok wanita yang cantik,baik,tidak banyak tingkah dan apa adanya serta terlihat lugu tapi bukankah dulu Mita yang begitu Rasya cintai pun pada awalnya seperti itu.


Mita yang kena tipu oleh agency gelap yang mengiming imingi dirinya akan menjadi artis dan model terkenal dengan meminta sejumlah uang dan harus rela menanggalkan semua pakaiannya dengan dalih untuk model sampul sabun mandi.tapi pada kenyataanya, uang yang di minta hilang di bawa lari oleh orang yang tidak bertanggung jawab beruntungnya Mita tidak jadi menanggalkan semua pakaiannya karena sesaat sebelum Mita menyetujui keinginan penipu tersebut polisi telah melakukan penggerebekan atas laporan agency milik Rasya yang sudah dicoreng nama baiknya oleh para penjahat tukang tipu tersebut yang mengatas namakan agency miliknya.


Rasya yang tak terima pun langsung melaporkan tindak kejahatan mereka pada polisi.semua yang ada di tempat kejadian perkara diamankan polisi termasuk Mita yang shock dengan apa yang terjadi.


Rasya yang dipanggil oleh pihak polisi sebagai pelapor mendapatkan laporan bahwa para penjahat sudah ditangkap dan langsung mengunjungi kantor polisi.tapi Rasya melihat keberadaan Mita yang terlihat trauma dengan tatapan mata yang kosong dan wajah yang pucat pasi.rasya tahu,Mita adalah korban penipuan dan beruntungnya dia terbebas dari pelecehan seksual yang mengancam dirinya.


Rasya yang melihat keadaan Mita yang menyedihkan itupun langsung meminta bawahannya untuk melihat bakat Mita dan sampai pada akhirnya Mita menjadi model papan atas yang berada dalam naungan agency milik Rasya.


tapi setelah dia sukses ternyata Mita lupa dengan dirinya yang masih menapakan kakinya di bumi.Mita lebih memilih mengejar karirnya dengan segala keobsesianya dibandingkan dengan menerima lamaran Rasya dan malah dengan tidak ada perasaan bersalahnya Mita pergi tanpa memikirkan perasaan Rasya.


penilaiannya pada Nissa pun tak luput dari kesalahan Mita yang seenak hatinya tanpa memikirkan perasaan orang yang mencintainya sehingga berimbas pada Nissa yang sebenarnya memang tabiat mereka seratus delapan puluh derajat berbeda dan saling bertolak belakang menjadi sama rata dalam pandangan Rasya.


awal Mita bertemu dengan Rasya pun dia gadis yang polos dan lugu tapi pada akhirnya Mita pergi menyakiti hatinya dan begitu pun dengan Nissa yang saat ini terlihat masih lugu dan polos.tidak menutup kemungkinan juga Nissa akan melakukan hal yang sama pada Safi seperti yang Mita lakukan padanya pikir Rasya.

__ADS_1


__ADS_2