
Kepergian Rasya kali ini membuat Nissa sangat terpukul.pasalnya Nissa merasa menjadi istri yang jahat karena membiarkan suaminya pergi berdinas dalam keadaan dirinya terus merajuk.
Namun pertanyaan yang tak kunjung mendapat jawaban yang pasti membuat Nissa berpersepsi bahwa Rasya bersikap terlalu seenaknya terlebih pada Darsa pamannya.
Nissa tahu ini semua demi kebaikannya,namun kadang kita membutuhkan alasan yang nyata atas terlontarnya sebuah kalimat yang dapat membuatnya faham dengan keputusan yang terucap.
Kini di hari pertama rasya pergi keluar kota Nissa sedang duduk di ruang tv bersama Bu rita.beliau menceritakan pengalaman perjalanannya selama umroh.
Terlihat jelas wajah kebahagiaan yang terpancar di wajah Bu Rita yang semakin hari semakin terlihat segar.
Tiba tiba terdengar bunyi bel rumah menandakan ada tamu yang datang berkunjung ke rumah mereka.
Setelah beberapa saat mba Tarmi menghampiri Nissa dan Bu Rita yang sedang asyik menonton tv
“ siapa mba !?” tanya Nissa
“ maaf nona,ummi Aisyah dan keluarganya “ jawab mba Tarmi
“ oh ya sudah suruh masuk saja “ titah nissa
Tidak lama mba Tarmi kembali bersama ummi Aisyah,abi Mansyur dan Fadil.
“ Ummi “ sapa Nissa yang sudah beranjak dari duduknya lalu menghampiri tamu istimewanya untuk mencium tangan dan memeluknya.
“ Apa kabar sayang !?” tanya ummi aisyah.
“ Alhamdulillah ummi,Nissa baik “ jawab Nissa.
Setelah saling bersalaman ummi Aisyah dan yang lain pun duduk di sofa ruang tv setelah dipersilahkan sang pemilik rumah.
“ ummi ada angin apa mampir kemari !?” tanya Nissa
“ Rasya menghubungi ummi, minta ummi nengokin kamu,katanya biar kamu tidak bosan karena tidak ada teman.ummi pikir kamu lagi sakit “ jawab ummi Aisyah
Mas Rasya meminta ummi Aisyah dan keluarganya kemari hanya untuk menemani Nissa agar tidak bosan.kenapa Nissa malah jadi merindukan mas Rasya ya !? batin Nissa
“ Alhamdulillah ummi Nissa baik baik saja,mungkin karena mas Rasya ke luar kota kali ya jadi mas Rasya takut Nissa kesepian,padahal kan ibu udah pulang jadi Nissa tidak terlalu kesepian “ ucap Nissa
“ mungkin kalau kamu sudah punya bayi kayaknya kamu tidak akan pernah kesepian lagi niss “ timpal Abi Mansyur
“ ah iya Abi mungkin begitu “ jawab Nissa malu malu
“ iya,ibu juga sudah pengen nimang cucu,mereka ibu suruh pergi bulan madu malah nanti nanti,alasannya Rasya yang masih sibuk “ gerutu Bu rita
Sontak ummi Aisyah dan Abi Mansyur tersenyum.melihat Bu Rita yang mengeluh perihal cucu pada menantunya.
“ Ibu,kalau sudah waktunya pasti Nissa juga hamil kok Bu “ ucap Nissa mengobati kekesalan ibu mertuanya.
“ Oiya kak,bagaimana keadaan mas Rasya sepulang dari klinik!? “ tanya Fadil
“ memangnya mas Rasya kenapa dik !?” tanya Nissa penasaran
“ kemarin Fadil cerita,katanya kamu abis antar vio ke klinik ya karena pingsan sehabis jatuh dari pohon !?” tanya ummi Aisyah
__ADS_1
“ Iya,karena panik Nissa dan Fadil langsung membawanya ke klinik sampai Nissa lupa membawa handphone dan tas milik Nissa jadi telpon mas Rasya tidak nissa angkat “ cerita Nissa
“ kamu kenal dengan pa Bhekti ya niss !?” tanya ummi Aisyah
“ Nissa kenal dia sewaktu Nissa ditugaskan mas Rasya melayaninya karena mencari travel yang akan perusahaanya hadiahkan pada para karyawannya. Memang kenapa ummi !?” tanya Nissa balik.
“ Tidak,sebelumnya beliau pernah menanyakan tentang kamu pada ummi.ya ummi bilang saja kamu salah satu anak yang sering aktif di pondok dan sudah menikah “ jawab ummi Aisyah
“ tapi kak,sepertinya kak Rasya cemburu jika mendengar nama pa Bhekti karena sebelum Fadil kembali ke klinik kak Rasya sempat menanyakan nama dari ayah vio dan setelah mengetahuinya,kak Rasya terlihat tergesa gesa menjemput kak Nissa “ timpal fadil
“ hahaha,kamu bisa saja dil “ ucap Nissa menutupi kemelut rumah tangganya
“ Apa pa Bhekti itu orang yang pernah menyapa kamu di pondok waktu kita pertama berkunjung !?” kini Bu Rita ikut bertanya tentang sosok Bhekti
“ Kenapa ibu tau !?” tanya Nissa
“ Ibu melihat kamu ketika kamu mengobrol dengannya.ibu lihat raut wajah yang penuh harap dari pria tersebut saat berbicara dengan kamu.dari caranya menatap kamu ibu yakin kalau pria itu menyukaimu “ ungkap ibu
“ mungkin suamimu sudah merasakannya niss,karena terkadang insting pria bisa lebih kuat saat istrinya disukai pria lain “ Abi Mansyur memberikan masukan
“ apa jangan jangan keterdiaman kalian ada hubungannya dengan pria itu ya niss !?” insting keibuan Bu Rita mulai menajam
Nissa hanya terdiam mendengar pertanyaan mertuanya yang tepat sasaran.beruntung Nissa di selamatkan dengan kedatangan asisten rumah tangganya yang membawakan minum dan cemilan untuk menemani mereka mengobrol.
Akhirnya mereka pun bercerita tentang pengalamannya sewaktu umroh sehingga melupakan obrolan sebelumnya yang membahas tentang Bhekti yang membuat Nissa tidak nyaman.
Setelah hari menjelang petang keluarga ummi Aisyah dan Abi Mansyur pun pamit pulang pada Bu Rita dan Nissa.
Bersisakan Bu Rita dan Nissa di rumahnya.nissa yang terus memikirkan suaminya yang berada diluar kota tak henti hentinya mengecek ponselnya menunggu Rasya menghubunginya.
▪️
▪️
▪️
Esoknya,Nissa berada di taman bersama para kelinci kelinci imut yang pernah Rasya belikan untuk Nissa sepulang dari kebun binatang.
Nissa terlihat menyibukkan diri dengan memberikan binatang binatang lucu tersebut makan sambil mengelus halus bulu lembut milik binatang bertelinga panjang itu.
Tiba tiba Nissa dikejutkan oleh notifikasi panggilan masuk di ponselnya yang dia letakkan di meja taman belakang rumahnya.
Disentuhnya layar ponsel berwarna hijau untuk menerima panggilan yang bertuliskan Fitri.
“ assalamualaikum fit,” salam Nissa mengawali
“ Walaikum salam niss,apa kabar !?” tanya fitri di sebrang saluran telpon
“ Alhamdulillah fit,ada apa,tumben nelpon Nissa !?” tanya Nissa
“ Saya Cuma khawatir sama kamu dan suami kamu,waktu kamu mampir ke mini market malamnya dia kemari mencari kamu, memangnya kamu pergi kemana !?” tanya fitri
“ Nissa ke klinik fit,ada anak pondok yang jatuh dari pohon dan pingsan.nissa lupa membawa handphone dan tas jadi tidak bisa dihubungi “ jawab Nissa
__ADS_1
“ Tapi pa Rasya tidak apa apa kan !? Saya khawatir karena sebelumnya bos mencari masalah sehingga membuat suamimu marah besar “
“ memangnya ada apa fit,mas Rasya tidak bilang kalau dia mencari Nissa sampai ke minimarket dan bertemu paman “ tanya Nissa penasaran sebenarnya apa yang sudah terjadi tanpa sepengetahuannya.
“ sebelumnya bos bertemu dengan seorang pria yang mengaku sedang menitipkan anaknya di pondok,setelah melihat dia menyapa kamu bos lalu menghampirinya dan menceritakan cerita palsu pada pria tersebut tentang rumah tangga kamu dan pa Rasya. “ cerita Fitri
“ apa pria yang kamu maksud itu adalah pa Bhekti !?” tebak Nissa
“ Iya,kalau tidak salah dia bernama pa Bhekti,dia bilang kalau dia mau membayarkan hutang bos pada pa Rasya asalkan kamu bisa berpisah dari pa rasya.dia juga bilang kalau dia menyukai kamu dan akan menikahi kamu “ ungkap Fitri
“ Astagfirullah, terus !?”tanya Nissa penasaran
“ bos bertemu dengan pa Rasya saat dia mencari kamu ke mini market lalu bos dengan tidak sopan ya meminta pa Rasya melepaskan kamu,beruntung Fadil segera datang kalau tidak saya tidak tahu pa Rasya akan melakukan apa pada si bos “ lanjut Fitri menceritakan kejadian yang sebenarnya
Jadi ini alasan mas Rasya menyangkut pautkan pa Bhekti dengan paman.kenapa sih mas ga bilang yang sebenarnya pada Nissa “ batin Nissa yang membuat Nissa semakin merasa bersalah dan menyesal karena telah berpikiran buruk pada suaminya yang telah menyayanginya dan melindunginya.
“ kenapa kamu baru menghubungi Nissa !?” kesal Nissa
“ maafin saya nis,setelah kejadian itu saya sakit dan saya minta cuti pada si bos untuk pulang menemui ibu saya jadi saya lupa mau menghubungi kamu “ ucap Fitri menyesal
“ tidak apa apa fit,makasih ya sudah memberi tahu Nissa “ ucap Nissa tulus.
“ ya sudah saya akan pergi bekerja,nanti saya hubungi kamu lagi ya “ ucap Fitri mengakhiri panggilannya
“ Iya “ akhirnya sambungan telpon pun terputus setelah mereka berdua menutup telepon mereka masing masing
*Ya ampun paman,kenapa paman Setega itu mau merusak rumah tangga Nissa dengan mas Rasya hanya demi uang.
nissa tahu Nissa memang tidak berharga untuk paman,tapi kenapa setelah Nissa menikah pun paman terus mengusik hidup Nissa terlebih mengusik keluarga nissa.
apa mas Rasya sengaja menyembunyikan ini semua dari Nissa untuk menjaga hati Nissa agar tidak merasa sakit hati.
Kenapa Nissa bisa sebodoh ini berprasangka buruk pada suami Nissa sendiri yang telah menyayangi dan melindungi Nissa*
Suara hati Nissa yang terus menerus merutuki kekejaman pamannya membuat perasaan menyesalnya semakin tidak terbendung.
Perasaan bersalahnya pada Rasya yang telah melindunginya dari ketamakan dan kekejaman Darsa membuat pelupuk matanya berkaca menampung buliran air mata yang memaksa untuk keluar atas ungkapan rasa sakit hati yang di lakukan Darsa dan penyesalan atas sikapnya pada suaminya.bercampur menjadi satu dalam air mata yang mulai keluar dari pelupuk matanya
“ maafin Nissa mas,karena Nissa telah suudzon pada mas yang malah telah melindungi Nissa dari kejahatan paman dan maksud pa Bhekti yang ingin memisahkan kita “ gumam nissa
_
_
_
_
_
**like,like,like
koment koment koment
__ADS_1
🤗🤗🤗**