
Rasya kini berada di ruang makan lebih awal dari pada biasanya.kesibukannya yang ekstra membuatnya harus kerja lebih giat lagi karena rencananya untuk mengadakan grand opening resort di daerah berhawa sejuk yang sudah di garapnya bersama Safi kurang lebih lima tahun yang lalu tersebut harus segera di laksanakan.
Proyek besar ini sudah direncanakannya bersama Safi jauh sebelum Safi mengalami kecelakaan .projek ini begitu penting bagi Rasya karena untuk pertama kalinya Rasya ikut terjun langsung ke lapangan dan juga ada satu tempat yang di buatkan khusus oleh Rasya untuk dia hadiahkan pada orang yang teristimewa baginya.
Dan pagi ini Bu Rita pun ikut berada di meja makan menemani anak tersayangnya sarapan sebelum melanjutkan aktivitasnya.
“ nak, bukankah ibu akan pergi umroh selama kurang lebih dua Minggu,apa kamu tidak ada niatan mengajak istrimu pergi berbulan madu!? Kasihan dia,dari awal menikah dia hanya mengurusi ibu dan sekarang ibu sudah sehat dia yang ibu tinggal tinggal pergi “ ucap Bu Rita mengawali obrolan paginya bersama Rasya dan Nissa.
“ awalnya Rasya mau ajak Nissa pergi Bu,hanya saja ternyata jadwal Rasya sangat sibuk terlebih saat ini Rasya sedang mempersiapkan grand opening resort yang sudah beberapa tahun yang lalu Rasya bangun bersama bang Safi.” Jawab Rasya.
“ Tapi apa kamu tidak ingin mengajak istrimu hanya sekedar jalan jalan !?” Bu Rita kembali bertanya
“ Nissa tidak apa apa kok Bu,lagian bang Rasya kan sedang sibuk,siapa tahu nanti kita bisa pergi bersama “ ucap Nissa pada mertuanya.
“ Jika kamu harus terus pergi bersama ibu,kapan ibu punya cucunya “ timpal Bu Rita.
Rasya hanya tersenyum melihat Omelan Bu Rita pada istrinya.
“ Iya nanti Rasya janji Bu akan bawa Nissa bulan madu tapi tidak dalam waktu dekat ini,karena rencananya,Rasya mau acara grand opening di percepat agar urusan Rasya dengan Nissa bisa lebih tenang “ ucap Rasya menenangkan permintaan ibunya
“ Mas,boleh tidak Nissa main ke pondok ketika ummi pergi ya anggap saja Nissa membantu ummi mengaping anak anak selama ummi pergi “ pinta Nissa
“ boleh, lagi pula kamu akan merasa jenuh jika harus diam dirumah tanpa ibu,dan kamu pun boleh pergi mengunjungi pamanmu “ ucap Rasya mengizinkan
“ Terima kasih ya mas ! “ ucap Nissa dan mereka pun kembali fokus pada menu sarapan pagi mereka masing masing.
▪️
▪️
▪️
Hari dimana Bu Rita pergi umroh pun tiba,kini Rasya dan Nissa berada di bandara mengantarkan Bu Rita bersama ummi Aisyah dan Abi Mansyur pergi.
Tidak lupa Fadil anak semata wayang ummi Aisyah dan Abi Mansyur pun ikut hadir mengantarkan kepergian orang tuanya.
“ Bu hati hati disana ya,jangan jauh jauh dari ummi “ ucap Nissa
“ Iya “ jawab Bu Rita
“ ummi Abi titip ibu ya,” kini giliran Rasya yang meminta ummi Aisyah dan Abi mansyur menjaga ibunya.
“ Insya Allah “ jawab ummi aisyah
“ nak rasya,ummi boleh titip pondok sama Fadil kan sama Nissa !?” pinta ummi Aisyah
“ insya Allah ummi,Nissa akan rasya izinkan mengunjungi pondok karena Rasya tidak mau Nissa merasa jenuh diam sendiri di rumah “ jawab Rasya.
Mereka pun saling berpamitan saat sudah waktunya untuk menaiki pesawat yang akan membawanya pergi melaksanakan ibadah umroh.
Nissa dan Rasya akhirnya pulang bersama Fadil setelah memastikan pesawat yang orangtua mereka tumpangi sudah lepas landas.
setelah kepergian Bu Rita umroh,Nissa melaksanakan kegiatan barunya yang sudah mendapat izin penuh dari sang suami tercinta yaitu pergi mengunjungi pondok bertemu dengan anak anak santri sebagai penghilang rasa jenuh karena terus berdiam diri di rumah.
__ADS_1
Setelah beberapa hari Nissa mengunjungi pondok,Nissa meminta izin pada Rasya untuk mengunjungi rumah pamannya hari ini.karena jujur Nissa sudah sangat merindukan Lolita,anak ke dua dari Darsa dan seni setelah Luna.
Lolita sangat berbeda dengan Luna,Luna yang galak dan menganggap Nissa tidak lebih baik dari asistennya selalu memperlakukan Nissa dengan seenaknya.
Namun Lolita lebih menyayangi Nissa sepeti kakak kandungnya sendiri,bahkan bisa dibilang Lolita lebih menyayangi Nissa dibandingkan Luna yang memang kakak kandungnya.
Hari ini Rasya mengantar Nissa berkunjung ke rumah dimana Rasya pertama kali membawa Nissa pergi untuk dia nikahi.
“ mas mau sekalian mampir !?” tanya Nissa saat mereka sudah berada tepat di depan rumah Darsa.
“ tidak,mas takut telat,lain kali saja ya sayang !?” ucap Rasya.
“ iya,tidak apa apa.mas hati hati ya !” ucap Nissa sambil berpamitan pada suaminya saat mereka masih didalam mobil yang dikemudikan oleh mang Dodo
Nissa pun membuka pintu mobil sambil membawa beberapa kantong buah tangannya untuk dia berikan pada orang orang yang dulu pernah tinggal bersamanya sebelum menikah dengan Rasya.
Nissa berjalan memasuki rumah Darsa setelah mobil yang ditumpangi Rasya hilang dari pandangan.
“ Assalamualaikum” ucap Nissa sambil mengetuk pintu
“ walaikum salam” jawab seseorang di balik pintu sebelum membukanya.
Sang tuan rumah bersorak kegirangan saat mengetahui tamu yang datang adalah saudara sepupunya yang sangat dia rindukan.
Iya,kebetulan Lolita membukakan pintu yang diketuk beberapa kali oleh Nissa sehingga mereka berdua langsung saling berpelukan melepaskan rasa rindu yang sudah hampir satu tahun mereka pendam karena setelah Nissa menikah,belum pernah sekali pun mereka bertemu atau hanya saling bertegur sapa lewat saluran ponsel.
“ kak Nissa !!!” teriak Lolita histeris kegirangan
“ kak Nissa sama siapa kesini,kenapa lama sekali tidak mampir,apa kak Nissa bahagia !?” cecar loli pada Kaka sepupunya yang sudah lama tidak mengunjunginya.
“ Alhamdulillah kakak bahagia,maaf kak Nissa baru bisa mampir karena baru ada waktunya “ jawab Nissa
“ ya sudah,ayo masuk “ ajak loli mempersilahkan
Tidak lama pemilik rumah lainnya datang melihat tamu siapa yang datang yang membuat loli teriak histeris begitu kegirangan.
“ setelah lama kamu baru menemui kami,apa suamimu begitu mengekangmu hingga kamu lupa untuk mengunjungi kami “ sarkas Darsa saat melihat tamu yang mengunjungi rumahnya saat itu adalah Nissa.
“ maafkan Nissa paman,mungkin baru waktunya saja “ jawab Nissa
“ paman apa kabar !?” sapa Nissa sambil mencium punggung tangan pamannya
“ paman begitu sangat baik terlebih tanpa kamu yang selama ini menjadi beban untuk paman” jawabnya kasar
Mendengar jawaban Darsa Nissa hanya tersenyum yang dipaksakan.Lalu mencium tangan bibinya,seni dan menyapa Luna yang ikut datang bersama seni dan Darsa.
“ kamu bawa apa !?” tanya Luna sinis melihat beberapa kantong yang dibawakan oleh Nissa.
“ oh,ini ada sedikit buat kalian ,maaf Nissa tidak membawa apa apa “ ucap Nissa merendah
Darsa,seni dan Luna langsung mengambil kantong yang diberikan Nissa dengan paksa.
“ Kak Luna,bisa ga sih pelan pelan !?” bentak loli kesal
__ADS_1
Luna hanya menjawab ucapan adiknya dengan menaikan ujung bibirnya.
Tanpa malu mereka langsung membuka bingkisan yang Nissa bawakan .Nissa yang sangat tahu dengan selera ketiga orang serakah yang tidak tahu malu itu membawakan barang yang mereka sukai.
Luna dan seni mendapatkan bingkisan tas mahal dengan model yang berbeda.melihat bingkisan yang dibawakan sepupunya membuat Luna membisikan sesuatu pada ibunya yang sama serakahnya.
“ Ma,memang sekaya apa suaminya sampai dia bisa membelikan kita tas mahal begini !?” tanya Luna berbisik pada seni
“ entahlah,mungkin selama ini dia menabung dari upah hasil mengurus mertuanya yang sakit keras “ jawab seni so tau
“ Tahu kaya gini,kenapa mama ga nikahin aja dia sama aku “ ucap Luna
“ bagaimana mama bisa menikahkannya denganmu,waktu mama menyebutkan nama kamu saja dia dengan tegas menjawab dia tidak kenal sama kamu dan lagi dia sangat sombong mama tidak mau punya menantu judes kaya dia” jelas seni
“ tapi kan dia orang kaya mam,dengar dengar dia punya agenci kan !?” tanya Luna masih berbisik
“ iya,dia memang punya kantor artis “ jawab seni tidak perduli
Tiba tiba Luna memiliki ide aneh yang keluar dari kepalanya yang akan dia minta pada Nissa yang selalu tidak bisa menolak permintaannya.
“ niss,bukannya suami kamu punya agenci,ya?masukin aku jadi artisnya donk!”pinta Luna
“ Idik kak Luna apa apaan sih,emang kak Luna secantik apa sampai minta di masukin jadi artis sama kak Nissa “ sewot loli
“ heh anak kecil,ga usah ikut campur,aku ngomong sama Nissa bukan sama kamu “ timpal Luna tidak kalah sewot
Saat loli akan menimpali kembali ucapan Luna,Nissa mencegahnya dengan mengedipkan matanya pada loli dan loli pun mengurungkan niatnya untuk menimpali ucapan makanya yang menyebalkan tersebut.
“ kamu jangan bodoh,dia mana bisa meminta suaminya memasukanmu menjadi artis,orang suaminya saja tidak pernah menganggapnya sebagai istrinya. dia hanya di anggap sebagai perawat untuk ibu nya yang sedang sakit.dan mereka menikah hanya keterpaksaan “ ucap Darsa menimpali permintaan putrinya yang tidak jauh berbeda serakah dan tidak tahu malunya seperti Darsa.
Mendengar jawaban ayahnya membuat Luna tersenyum mengejek ke arah Nissa yang sudah merasa risih dengan sikap paman dan sepupunya itu.
Loli yang sangat tahu perasaan Nissa lalu mengajak nissa pergi meninggalkan keluarganya yang sangat membuatnya malu terlebih pada Nissa yang sudah membawakan mereka buah tangan dengan harga yang mahal.
“ yuk kak,kita ke mini market,disana ada kak Fitri yang sudah sangat merindukan kak Nissa “ ajak loli sambil menarik tangan Nissa agar ikut berdiri untuk pergi meninggalkan ke tiga orang keluarganya yang serakah.
_
_
_
_
_
sampai ketemu di up selanjutnya
tetep jangan lupa ritualnya ya
**like dan koment
🤗🤗🤗**
__ADS_1