
Setelah sarapan, Mattew mencoba memeriksa keadaan mobil sekali lagi. Siapa tahu dia bisa memperbaiki kerusakan dan bisa pulang dengan cepat.
"Ini pasti karena connected car yang dikembangkan," gumam Mattew.
Connected car adalah kendaraan yang dapat berkomunikasi dua arah dengan menghubungkan teknologi informasi dan komunikasi di dalam mobil.
"Apa tidak bisa diperbaiki?" tanya Anna yang menyusul lelaki itu.
"Sulit," tanggap Mattew seraya menghela nafas panjang. "Aku membutuhkan hak paten kuantum untuk menyempurnakan connected car ini!"
Hak paten kuantum adalah teknologi yang mengukur foton untuk mendeteksi objek atau menganalisis materi.
Anna sama sekali tidak mengerti yang dibicarakan oleh Mattew.
Dunia mereka memang sungguh berbeda, Anna sangat tahu posisinya maka dari itu dia tidak mau menuntut Mattew tentang malam panas mereka.
"Jadi, bagaimana?" tanya Anna.
"Terpaksa kita harus membuat kode SOS," jawab Mattew.
Dia memprogram ponselnya dan mencoba membuka signal untuk memberi kode pada Kevin.
"Ini adalah kode yang aku gunakan disaat darurat," jelas Mattew.
Lagi-lagi Anna hanya bisa menganggukkan kepalanya, sekarang dia tahu bagaimana manusia bunglon itu ketika dalam mode serius.
Kenapa orang kaya selalu kaya karena mereka memang menggunakan otak mereka untuk tetap kaya.
__ADS_1
"Apa kita perlu kembali ke rumah nyonya Harold?" tanya Anna ketika Mattew selesai dengan kode SOS nya.
"Tentu saja," Mattew setuju dan langsung menggandeng tangan Anna menuju rumah tuan Harold.
"Kita harus terlihat mesra, bukan?"
"Ish..." Anna tidak bisa menolak.
Mereka berjalan berdua sebagai sepasang suami istri.
"Apa yang kira-kira dipikirkan tuan dan nyonya Harold tentang kita?" tanya Anna yang masih dalam perjalanan.
"Mereka pasti akan berpikir suami istri yang mesra," jawab Mattew tanpa beban.
Anna harus memutar bola matanya malas setiap kali Mattew menjawab seperti itu.
Di sana pasangan pasutri yang tidak muda lagi itu terlihat begitu mesra.
Dan Mattew tidak mau kalah.
"Honey, suapi aku!" pinta Mattew.
"Apa-apaan," batin Anna. Walaupun begitu, dia tetap mengambil biskuit dan menyuapkan pada lelaki itu.
Tak lama terdengar suara helikopter mendekat dan Mattew langsung berdiri untuk melihatnya.
Sepertinya itu adalah Kevin yang menerima sinyal SOS darinya.
__ADS_1
"Sebernarnya siapa suamimu itu?" tanya Nyonya Harold.
"Dia hanya sejenis reptil yang bisa berubah sesuka hatinya," jawab Anna asal.
Akhirnya mereka berdua berpamitan dengan pasangan pasutri itu sebelum pulang.
*
*
"Apa? Aku tidak salah dengar, bukan?" tanya Flo ketika suaminya mengatakan akan kembali ke Perancis lagi dalam waktu dekat.
"Sepertinya ada masalah jadi Robin memintaku kembali," jelas Axe lagi supaya istrinya mengerti.
Padahal mereka baru saja memintal rindu, bisa-bisanya Axe akan pergi lagi.
Flo merasa kecewa dan tidak memberi tanggapan lagi, dia memilih pergi bekerja.
"Darling..." Axe jadi serba salah.
Sebenarnya dia juga tidak mau meninggalkan istrinya lagi, kecuali Flo ikut bersamanya.
"Bagaimana kalau ikut saja, darling?" Axe berusaha mengejar istrinya ke parkiran mobil.
"Aku masih punya banyak pekerjaan, Axe. Tidak bisa aku tinggalkan begitu saja," jawab Flo seraya masuk ke dalam mobilnya.
"itulah yang aku rasakan, pada akhirnya kita berdua akan memilih pekerjaan masing-masing," ucap Axe sebelum istrinya benar-benar pergi.
__ADS_1
Flo terdiam karena tidak tahu harus menjawab seperti apa tapi memang benar yang dikatakan Axe, mereka belum punya solusi untuk masalah pekerjaan mereka.