
Keenan akhirnya bersedia membantu Flo untuk mencuri laptop pribadi Mattew. Jika memang benar kecurigaan Flo itu, Keenan tidak akan segan memberi perhitungan pada calon kakak iparnya itu.
"Siapa kali ini, Bos?" tanya Tessa yang sudah biasa mengurus keperluan Keenan.
"Kali ini ada misi penting, aku harus mencuri di mansion Mattew, kau harus membuka akses supaya aku bisa ke sana tanpa dicurigai," jelas Keenan.
Dan seperti biasa Tessa akan menyanggupi permintaan Keenan apapun itu.
Sementara Flo sendiri bersikap seperti biasa, dia akan memantau perkembangan dari Keenan.
"Semua sudah siap, Nona," lapor Elsa yang membuyarkan lamunan Flo.
Flo bergegas ke ruangan pemotretan. Di sana Axe sudah melakukan proses photoshoot, Flo sampai tidak berkedip karena Axe melakukannya dengan baik. Dibalik sikap Axe yang berandalan ternyata lelaki itu cukup profesional.
Apalagi saat Axe mulai membuka bajunya tempat pemotretan begitu riuh karena para crew wanita apalagi Elsa berseru melihat tubuh Axe yang kekar.
"Ehem!" Flo berdehem yang membuat mereka akhirnya diam.
Disela pemotretan Axe menyempatkan diri untuk mengerlingkan matanya pada Flo.
"Apa-apaan itu!" gerutu Flo jadi malu sendiri.
__ADS_1
Selang beberapa jam kemudian proses pemotretan selesai. Flo berniat ingin membicarakan gaji Axe, dia tidak mau memakai jasa Axe dengan cuma-cuma.
"Kau bisa kirim nomor rekeningmu, Elsa akan mentransfer gajimu," ucap Flo tapi seperti sebelumnya Axe tetap menolak.
"Aku tidak butuh uangmu, Flo. Aku akan meminta bayaran dengan cara lain," sahut Axe dengan tersenyum smirk.
"Apa itu?" Flo jadi was-was.
Axe tidak menjawab tapi lelaki itu berdiri kemudian membelai punggung Flo dan berlalu pergi.
Tentu saja hal itu membuat tubuh Flo bergetar, Axe memang berniat menggodanya.
"Kita bisa istirahat selanjutnya kita serahkan pada tim pemasaran dan produksi," ucap Flo memberi perintah pada crew promosi.
"Ikut saja Nona, anggap ini pesta lajang sebelum Nona menikah!" timpal yang lainnya.
Rupanya Axe mendengar itu, dia yang ingin pulang akhirnya ikut mereka yang akan minum bersama.
Di sebuah bar, Flo dan tim promosi tengah minum bersama sambil bersenda gurau.
"Minumlah, Nona!"
__ADS_1
Flo mengambil cairan beralkohol itu. "Aku sudah lama tidak minum tapi demi kalian, aku akan minum hari ini!"
Beberapa gelas Flo minum dan dia mulai merasa mabuk.
"Sepertinya aku tidak kuat lagi, aku menyerah!" Flo berjalan menuju ke toilet untuk membasuh wajahnya supaya mengurangi mabuknya.
"Aku sepertinya tidak bisa menyetir sendiri!" gumam Flo yang ingin minta dijemput oleh Mattew.
Tapi tiba-tiba ponselnya direbut oleh Axe.
"Kenapa kau ada di toilet wanita?" tanya Flo sambil menoleh kanan dan kiri.
"Aku ingin meminta bayaranku!" Axe menarik Flo keluar dari bar kemudian meminta Flo untuk masuk ke dalam mobilnya.
Flo yang pusing tidak terlalu memberontak, dia pikir Axe akan mengantarnya pulang tapi justru lelaki itu membawa Flo ke apartemen sewaannya.
"Di mana kita?" tanya Flo.
Axe seperti tidak mendengar pertanyaan itu, dia menggendong Flo untuk masuk ke unit apartemennya. Saat masuk ke dalam, Axe langsung membawa Flo ke kamar mandi.
"Sebenarnya kau mau apa?" tanya Flo jadi takut.
__ADS_1
"Mandi bersama, di bawah shower," jawab Axe yang ingin mengulang masa lalu. Dia ingin Flo sedikit mengingat momen intim diantara mereka.