Jerat Mafia Hareudang

Jerat Mafia Hareudang
JMH BAB 31 - Black Shadow


__ADS_3

"Kita harus ke dokter, Nona!" seru Gerald saat Flo berpamitan untuk istirahat.


"Tidak perlu, aku hanya butuh istirahat! Jika Mattew sudah sampai, katakan padaku. Aku akan menemuinya," ucap Flo memberi pesan.


Flo berjalan menuju kamarnya untuk istirahat sementara Gerald dan Robin melanjutkan pekerjaan mereka.


...~°••°~...


Kenzo heran karena berita tentang dirinya dan Flo tiba-tiba menghilang. Setelah mencari tahu ternyata memang itu adalah ulah Mattew.


"Ternyata calon suaminya memang bukan orang sembarangan," gumam Kenzo yang kesal. "Ah, bukannya calon suaminya adalah aku!"


"Ya, aku calon suami Flower Ocean Hoult!"


Kenzo kemudian mengerahkan kemampuan dan koneksinya untuk mencari keberadaan Flo. Dan dia mendapati jika Mattew melakukan perjalanan ke sana juga.


"Oh, jadi kau akan menyusul dan membawa Flo kembali? Aku tidak akan membiarkannya!" ucapnya kemudian.


"Bos, ada kabar yang jauh lebih penting!" tiba-tiba salah satu anak buah Kenzo memberi laporan dari rumor yang tersebar.


"Black Shadow bangkit lagi!"

__ADS_1


Mata Kenzo langsung membulat mendengar itu. "Apa? Ceritakan semua padaku!"


"Ada rumor yang tersebar jika Axe melakukan invasi pada kubu mafia lain, dia seperti iblis yang haus darah, dia menghabisi para ketua mafia kemudian menguasai wilayah serta anak buahnya. Axe membuat pasukan baru dan aku yakin dia akan balas dendam, Bos."


Kenzo tertawa hambar mendengar itu. "Rupanya dia tidak menyerah! Sepertinya kita harus menyambutnya dengan baik! Cepat kumpulkan semua anak buah kita dan beritahu jika Axe akan datang!"


"Ba--baik, Bos."


Kenzo kemudian berdiri dan menatap jalanan kota dari balkon. Dia jadi mengingat masa lalu di mana Kenzo dan Axe tumbuh bersama-sama di panti asuhan. Sampai panti asuhan yang mereka tinggali mengalami kebakaran, semenjak itu Kenzo dan Axe hidup begitu liar di jalanan.


Mereka sering kelaparan sampai akhirnya mereka melakukan aksi kejahatan kecil-kecilan. Sampai mereka tumbuh dewasa dan membentuk klan mafia untuk melakukan tindak kejahatan yang lebih terorganisasi. Di masa kejayaan mereka hanya Axe yang selalu dipuja-puja, Kenzo hanya menjadi bayang-bayang.


"Kau memang selalu ambisius!" gumam Kenzo dengan mengepalkan kedua tangannya.


...~°••°~...


Disisi lain, Axe yang menyatu dengan Larry dengan mudah menaklukkan klan mafia lain. Saat Larry merasuki tubuh Axe, lelaki itu menjadi kuat dan bisa menghabisi musuh tanpa menggunakan senjata.


Axe merasa mempunyai kekuatan besar dalam tubuhnya.


"Menyerah atau nyawamu yang akan melayang selanjutnya!" ucap Axe yang berhadapan dengan kubu mafia lain.

__ADS_1


"Tembak dia!" perintah ketua kelompok tapi saat peluru ditembakkan, tubuh Axe tidak mengalami luka sedikitpun.


"Hahaha..." Axe tertawa begitu menakutkan.


"Sebenarnya siapa kau!?"


"Kau ingin tahu siapa aku?"


Axe maju yang membuat tubuh ketua kelompok tidak bisa bergerak. Karena tubuhnya seperti kaku dan Axe langsung berdiri di belakangnya. Axe meraih kepala ketua kelompok itu kemudian memutarnya sampai lehernya patah.


Krek!


Terdengar bunyi bersamaan dengan ketua kelompok yang ambruk karena kehilangan nyawanya.


Axe kemudian menatap anggota yang ketakutan melihatnya.


"Bergabunglah bersamaku dengan setia maka kalian akan tetap hidup!" ucap Axe dengan kilatan mata yang menakutkan seolah ada bayangan hitam disekitar tubuh Axe.


Semua anggota bersimpuh dan bersedia bergabung dengan Axe.


"Pilihan yang bagus! Dan terus sebarkan rumor mengenai Black Shadow!"

__ADS_1


__ADS_2