Jerat Mafia Hareudang

Jerat Mafia Hareudang
JMH BAB 78 - Gagah Berani


__ADS_3

Sesuai dengan prediksi Axe, berita skandal itu semakin dibicarakan dimana-mana, yang awalnya biasa saja sekarang jadi berita terpanas di situs-situs berita online.


Dan Flo takut jika nilai sahamnya turun akan hal itu.


Jantung Flo berdebar-debar saat melihat grafik sahamnya. Tapi ternyata yang dia takutkan tidak terjadi karena justru nilai sahamnya naik.


"Oh my God!" Flo merasa tidak percaya. Biasanya skandal akan membuat saham turun drastis, rupanya banyak yang menyukai skandal Axe dan Flo.


Saingan-saingan bisnis Mattew rupanya lega akan pembatalan pernikahan mereka.


"Aku harus menunjukkannya pada daddy!" seru Flo yang ingin ke kantor Grey. Dia ingin membuktikan jika Axe tidak seburuk itu.


Flo pergi ke kantor Grey seorang diri. Saat sampai di sana, Flo langsung menuju ruangan Grey. Beruntung Grey ada di ruangannya.


"Dad..." panggil Flo dengan berlari. Dia segera menunjukkan grafik nilai sahamnya. "Lihatlah!"


"Axe bukan parasit!"


Grey menghela nafasnya, sepertinya dia memang kalah. "Apa kau begitu menyukainya?"


"Lebih dari kata suka!" jawab Flo mantap.

__ADS_1


"Cepat resmikan pernikahan kalian!" perintah Grey yang membuat Flo langsung memeluk sang daddy.


"I love you Dad! Tapi Axe harus kembali ke negara asalnya jadi kami hanya akan melakukan pemberkatan!" jelas Flo.


"Apapun itu buat daddy yang mengantarmu ke Altar," sahut Grey.


...~°••°~...


Nick dan Kate bergegas mendatangi tempat pemberkatan cucu mereka, mereka baru diberitahu kalau Flo akan menikah tapi bukan dengan Mattew.


Mereka mendengar berita dari sosial media.


"Lihatlah Nick, powerku saat tua sudah tidak dibutuhkan lagi!" gerutu Kate pada suaminya.


Keduanya bergandengan tangan menuju tempat acara, Grey dan Silver menyambut kedatangan mereka dengan suka cita.


"Mom, Dad. Sorry karena memang semua serba mendadak!" Grey memeluk Kate dan Nick bergantian.


"It's okay. Kami tidak akan ikut campur!" balas Kate yang selalu merasa keluarganya sempurna dan datar. "Padahal aku ingin ikut huru-hara tapi kau tidak memberitahuku!"


"Kitty..." panggil Nick mencoba menyadarkan istrinya. "Sudahlah nikmati masa tuamu dengan tenang!"

__ADS_1


Silver kemudian membawa Kate untuk menemui Flo tertinggal Nick dengan Grey.


"Aku selalu bangga padamu, Son. Kau selalu bisa memecahkan masalahmu sendiri dan bersikap dewasa. Daddy sudah mendengar semuanya," ucap Nick dengan menepuk pundak anaknya.


Belum sempat Grey membalas perkataan Nick, yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga. Arse dan Bianca beserta antek-anteknya.


Tempat acara langsung penuh saat mereka datang.


Grey segera memberi kode pada Keenan untuk memanggil Axe.


"Ayo kapten datang! Kau harus hormat padanya!" ucap Keenan yang membuat Axe bingung.


"Kapten?" Axe masih tidak mengerti.


"Dia itu Opa kami, jangan pernah sebut masa lalumu yang seorang mafia atau kau akan kehilangan nyawamu saat ini juga," jelas Keenan.


Axe tidak takut, dia menghadapi semua keluarga Flo dengan gagah berani. Tapi saat melihat jumlah mereka yang banyak, Axe hanya bisa menelan ludahnya kasar.


Benar kata Flo jumlah keluarganya di Indonesia banyak sekali. Dan semuanya menatap Axe dengan dingin.


"Jadi kau yang akhirnya memenangkan hati cucu kesayanganku!" ucap Arse dengan menyilangkan tangannya di dada.

__ADS_1


Axe mengangguk. "Ya, akulah pemenangnya! Aku melakukan segala cara supaya Flo jatuh cinta padaku!"


__ADS_2