Jerat Mafia Hareudang

Jerat Mafia Hareudang
JMH BAB 44 - Merelakan?


__ADS_3

Larry ingin menyerang Simon tapi Axe dengan sisa tenaganya berusaha menghalangi iblis itu.


"Lawanmu adalah aku!" geram Axe.


Axe merebut pedang suci Simon kemudian tanpa ragu mengayunkan pedang itu pada Larry.


"Hahaha! Manusia sepertimu tidak akan bisa melenyapkanku dengan mudah! Kau harus membayar semuanya!" Larry menyerang Axe dengan melilit tubuh Axe memakai ekornya.


Axe berteriak dengan melirik Simon kemudian dia melempar pedang suci ghost hunter itu.


"Sekarang!" teriak Axe.


Simon berlari dan mengambil pedangnya, dia melompat dan menebas tubuh Larry.


Crash!


Dengan cepat Simon mengambil botol kaca miliknya untuk memasukkan Larry ke dalam sana.


"Tidak!" teriak Larry saat tubuhnya tersedot masuk ke dalam botol.


Simon menutup tutup botol itu dengan berseringai. "Kau tidak akan bisa lepas!"


Kemudian Simon mengulurkan tangannya pada Axe.


"Keputusan yang bijak! Semoga kau tidak salah langkah lagi!" ucapnya.


Axe tidak bisa berkata-kata lagi selain berkata terima kasih.


...~°••°~...


Axe duduk di kursi samping bed pasien, dia memandangi Kenzo yang terbaring di sana.

__ADS_1


Setelah insiden kapal pesiar, Axe membawa Kenzo ke rumah sakit, walaupun dia membenci lelaki itu, Axe tidak akan meninggalkan mantan sahabatnya itu. Padahal bisa saja Axe tidak peduli dan membiarkan Kenzo ditangkap pihak berwajib.


Tapi sisi kemanusiaan Axe masih mendominasi.


"Argh!" teriak Kenzo saat sadar.


Dia melirik ke arah sampingnya dan melihat Axe yang menatapnya dengan tajam.


"Kau!" ucap Kenzo terkejut.


"Kau harus berterima kasih pada Flo, kalau bukan karena dia, kau pasti akan mati! Aku menunggumu untuk memberi penawaran menarik!" Axe menarik nafasnya dalam sebelum melanjutkan kalimatnya. "Aku akan meninggalkan dunia mafia jadi jangan pernah menggangguku lagi!"


"A--apa?" Kenzo merasa tidak percaya dengan apa yang dia dengar. Seorang Axe yang ambisius akan menyerah?


"Aku harap kau tidak tuli dan mendengarku dengan baik. Jika kau mengganggu Flo lagi, kesempatan hidup seperti ini, tidak akan pernah kau dapatkan lagi!"


Setelah berkata seperti itu, Axe pergi dari rumah sakit itu dan kembali ke kedai ayamnya yang sudah selesai di renovasi oleh Flo.


Axe mengemasi barang-barang Flo bahkan aroma gadis itu masih tercium di baju-baju yang dia kemas.


"Flo!" Axe hanya bisa tertunduk sambil memanggil nama gadis yang dia anggap masih istrinya.


Tak lama Robin mendatangi bosnya untuk melihat keadaan Axe.


"Aku sudah tidak punya apa-apa lagi jadi kau bisa pergi!" ucap Axe sebelum Robin membuka mulutnya.


Robin ikut duduk di samping Axe begitu juga beberapa anak buah Axe yang masih setia.


"Kami akan selalu bersama mu, Bos."


Axe bersyukur masih dikelilingi orang-orang yang masih setia padanya.

__ADS_1


"Bos, ini konsep yang dibuat oleh bu bos," ucap Robin sambil memberikan rancangan yang dibuat Flo sebelumnya.


"Bahkan saat dia tidak ada pun, Flo masih meninggalkan hal berharga untukku," batin Axe pilu.


Akhirnya Axe berjuang untuk membesarkan kedai ayamnya. Dia tidak peduli lagi dengan dunia mafia karena hal itu akan menjerumuskannya dalam kesesatan. Lebih baik dia menggunakan cara lain untuk bertahan hidup dan mencari uang.


Dan sesuai perhitungan Flo sebelumnya, kedai ayam Axe berkembang dengan pesat dari hari ke hari.


Sampai beberapa bulan kemudian...


"Omset penjualan semakin meningkat, Bos." Robin memberi laporan keuangan dari kedai ayam dengan sorai gembira. Akhirnya resep-resep rahasianya bisa disukai banyak orang.


"Bagus. Kalau begini terus, kita bisa membuka franchise," sahut Axe yang sudah memikirkan masa depan kedai ayamnya.


Robin kemudian memberikan laporan kedua yang dia dapatkan dari Gerald.


"Bos..." Robin agak ragu untuk memberi kabar itu.


"Ada apa?" tanya Axe.


Robin mendekat dan berbisik ke telinga Axe. "Bu bos akan menikah!"


Deg!


...~°••°~...


Catatan Author :


Bisnis franchise adalah bentuk kerja sama usaha antara pemilik merk dagang, produk, atau sistem operasional. Kerja sama ini didelegasikan kepada pihak kedua yang berhak mendapatkan izin untuk pemakaian merek, produk, serta sistem operasional tersebut dalam menjalankan sebuah usaha.


Aku bagi ceritanya jadi 2 seasons ya bestie jadi seasons 1 udah selesai dengan tema mistis2 an.😅

__ADS_1


Dan mulai besok lanjut seasons 2 dengan tema romance komedi.💃


__ADS_2