Kaya Dalam Sekejap

Kaya Dalam Sekejap
Tapi Itu Benar


__ADS_3

"Sedikit?" Rony mengejek. Kalau begitu, mengapa tidak kamu saja yang mengusulkan jumlahnya?"


.....................................


"Pertama-tama, kalian harus dapat membuktikan bahwa kalian mampu," jawab Luis.


Prak!


Luis mengeluarkan sesuatu dari sakunya dan melemparkannya ke atas meja. "Jadi, apakah kita akan bermain?"


"Memangnya berapa harga jam tangan rusak ini?" Rony bahkan sama sekali tidak melirik benda itu.


Lagi pula, jika benda itu tidak rusak, Luis pasti akan mengenakannya. Tidak ada alasan baginya untuk menyimpan jam tangan itu dalam sakunya.


"Seharusnya kamu tidak berpikir kamu hebat hanya karena kamu memiliki Rolex," bentak Rony.


Lia mencibir. "Jam tangan yang dikenakan Luis seharga 3 unit mobil BMW M8. Oh, maksudku jam tangan yang dia simpan di sakunya."


Orang biasa pasti tidak akan dapat mengenali jam tangan itu, tapi Lia bisa. Jam tangan itu adalah Vacheron Constantin.


"Aku masih tidak bisa percaya kalau ada jam tangan semahal itu." Rony mendengus. Tidak mungkin seorang pengemis seperti Luis mampu memiliki jam tangan yang begitu mewah.


Tapi itu benar, seorang gadis berambut pendek bernama Kayla Jenifer menimpali. "Pamanku bekerja untuk Vacheron Constantin, dan aku pernah melihat dokumen-dokumennya. Sepertinya ini model 30030/000P-8200. Nilainya lebih dari total taruhan kalian berdua."


"Maaf? Benda ini nilainya lebih dari total taruhan kami? Jam tangan seperti apa bisa semahal itu?" Rony berteriak. Bukan hanya dia yang terkejut, tetapi semua orang di sekitarnya juga, kecuali Luis dan Lia.

__ADS_1


"Bahan-bahannya saja sudah bernilai fantastis. Berlian-berlian di atasnya saja sudah senilai satu unit BMW," Kayla menjelaskan. "Luis, yang membuatku penasaran adalah mengapa kamu tidak mengenakan jam tangan sebagus itu."


Harga jam tangan itu sedikit di atas 900 ribu dolar. Siapa pun yang mengenakannya akan langsung dijunjung tinggi. Namun, Kayla benar-benar tidak paham mengapa Luis malah menyimpan jam tangan itu di sakunya.


"Jam tangan ini terlalu berat. Benda ini membebaniku," jawab Luis sambil tersenyum canggung.


Responsnya yang mengecewakan membuat semua orang tercengang.


Banyak orang ingin meneriakkan kerelaan mereka untuk memakainya, tidak peduli berapa pun beratnya.


"Ayolah. Kita jadi main atau tidak? Kalian berdua harus mengajukan jumlah yang lebih besar supaya kita bisa main beberapa ronde," kata Luia sambil menyeringai.


Rony mengulas senyum rapat dan diam saja. Kalau hanya 90 ribu dolar, dia tinggal senyum saja dan mempertaruhkan uang itu dengan santai. Hanya saja yang diminta bukan 90 ribu dolar, tapi 900 ribu dolar. Dia tidak punya uang sebanyak itu.


Di sisi lain, Tomy tentu mampu mengeluarkan beberapa ratus ribu dolar, tapi apa gunanya?


"M-maksudku ... berjudi itu ilegal, tahu," gumam Andrew Phillip lemah.


Suasana yang canggung semakin bertambah canggung.


"B-benar! Andrew benar, tahu. Kita tidak boleh melakukan hal yang ilegal," Rony segera berseru.


Kalau dibiarkan saja, dia tidak akan bisa mengelak dari situasi ini.


"Baiklah, sudah cukup. Ayo kita makan," perintah Lia. Mengerutkan alis, Lia meraih Vacheron Constantin di depan Luis, bermaksud memasukkannya ke dalam saku Luis.

__ADS_1


Namun, ketika tangan Lia masuk ke saku, ekspresinya berubah. Dia mengeluarkan dua jam tangan lain dari saku Luis.


"Dua Patek Philippe," gumam Kayla. Terkejut bukan kepalang, dia bertanya-tanya sendiri, "Apa saku Luis itu tak ada dasarnya atau bagaimana?"


Ada begitu banyak barang di dalamnya.


"Jam itu harganya lebih dari 30 ribu dolar, kurasa," seorang pria bernama Harry Kieran berujar, menunjuk salah satu jam tangan itu. "Yang satunya lagi lebih mahal. Harganya lebih dari 300 ribu dolar."


"Gila. Luis pasti sukses besar."


Di dalam sakunya ada dua jam tangan dengan total harga lebih dari 1,5 juta dolar. Jutawan saja mungkin tidak membawa uang sebanyak itu.


Seseorang yang bisa membawa-bawa jam tangan seberharga itu pasti memiliki kekayaan bersih yang luar biasa banyak.


Semua orang di ruangan itu benar-benar kaget. Bagaimanapun juga, pakaian Luis saja tidak terlihat mengesankan. Sepatu Adidas palsu yang dia kenakan sudah membuat banyak orang memandang rendah dirinya.


Dan dia juga tidak begitu tampan. Dibandingkan dengan Rony yang menawan, Luis cuma rata-rata.


Namun, tidak ada seorang pun di antara mereka yang berani menganggapnya enteng pada saat itu.


Di sakunya ada dua jam tangan senilai 1,5 juta dolar. Identitas aslinya terlalu menakutkan untuk dipikirkan.


Secara teoritis, mobil mewah dan jam tangan mahal sudah cukup untuk membuktikan kekayaan seseorang, bahkan tanpa memperhitungkan real estate mereka. tomy adalah contoh nyatanya. Lagi pula, hal-hal semacam itu hanyalah simbol status, bukan kebutuhan hidup.


Apa itu artinya Luis memiliki kekayaan bersih sampai bermiliar-miliar?

__ADS_1


Luis diam saja sambil memasukkan ketiga jam tangan itu kembali ke sakunya. Tanpa menghitung real estate, kekayaan bersihnya yang sesungguhnya bahkan tidak mencapai total nilai ketiga jam tangan itu. Itulah sebabnya dia selalu membawa-bawa ketiga jam tangan ini dengannya. Akan jadi bencana besar kalau mereka sampai hilang.


Sejujurnya, dia merasa sangat bangga pada dirinya sendiri saat melihat tatapan iri teman-teman sekolah lamanya, terutama Tomy, yang terlihat seolah baru saja ditampar. Namun, dia mencoba sebisa mungkin menyembunyikan perasaannya.


__ADS_2