
Hadiahnya kira-kira beberapa ratus ribu dolar. Meski tersentuh, ada sebuah suara di benak Gavin yang membuatnya tersadar. Dia tahu tiket lotre itu bukan miliknya.
****************
"Tiket lotre itu untuk Paman."
Luis menggelengkan kepalanya tanpa berniat untuk mengambil tiket lotre itu.
Dia membeli dua pasang nomor untuk tiket lotre ini seharga 1,5 juta dolar per pasang.
Bagi banyak orang, 3 juta dolar adalah angka yang besar, tetapi Luis benar-benar tidak peduli. Uang 3 juta dolar tidak berarti apa-apa baginya.
"Apakah kamu tahu akan memenangkan lotre ini?" kata Gavin yang tiba-tiba menyadari sesuatu. Mana mungkin ada kebetulan seperti itu di dunia ini?
Luis memberinya tiket lotre dengan kombinasi angka yang aneh. Namun, hasilnya benar-benar di luar dugaan. "Kalau aku punya kemampuan untuk memprediksi ini, aku tidak akan melakukan hal lain selain membeli tiket lotre setiap hari." jawab Luis merentangkan tangannya dengan santai.
"Kamu benar-benar tidak tahu?"
"Mana mungkin aku bisa mengendalikan itu?"
"Oke, aku siap untuk pergi. Minumlah sendiri kalau mau." Luis menggeliat dan bangkit dari sofa sambil terhuyung.
"Kamu sudah menghabiskan banyak wine. Kamu tidak mengemudi, 'kan?" Meskipun Gavin masih agak mabuk, dia sadar bahwa mengemudi dalam keadaan mabuk itu berbahaya.
Jika Luis benar-benar mengemudikan mobilnya dalam keadaan mabuk, dia akan membahayakan dirinya sendiri dan juga orang lain.
"Jangan khawatir, aku akan menelepon seseorang untuk mengantarku." jawab Luis mengangguk. Meskipun dia merasa tidak sepenuhnya mabuk, tangan dan kaki Luis tidak segesit biasanya. Jika dia memaksakan diri untuk mengemudi, dia akan membahayakan dirinya sendiri.
Katanya alkohol bisa membuat pria menjadi lebih berani, tetapi Luis tidak merasakannya sama sekali. Sebaliknya, dia merasa semakin waspada. Hidupnya baru saja membaik, maka segalanya akan menjadi kacau jika dia mati.
"Ngomong-ngomong, bagaimana dengan Lisandra?" Gavin tiba-tiba bertanya.
__ADS_1
"Tidak masalah." ujar Luis menggosok kepalanya sendiri. Dia sebaiknya tidak minum alkohol terlalu banyak atau kepalanya akan semakin pusing.
Luis sanggup minum alkohol dalam jumlah banyak. Minum sampai mabuk bisa membuatmu tenggelam dalam kesedihanmu. Seseorang cenderung mabuk-mabukan saat dia sedang banyak pikiran, lalu pada akhirnya dia akan merasa tidak enak.
"Aku akan mencari seseorang untuk mengatur semuanya dan mencoba untuk menjamu para guru dan kepala sekolah Lisandra. Dia cuma membolos beberapa hari, jadi dia tidak akan dikeluarkan dari sekolah."
"Baiklah, terima kasih."
"Kita ini keluarga, jadi tak perlu sungkan." Luis melambaikan tangannya dan berkata, "Paman sudah banyak minum. Tidak usah mengantarku keluar. Aku bisa turun sendiri."
Gavin sudah semakin tua. Dia sangat kuat minum-minum saat masih muda, tetapi sekarang kesehatannya semakin buruk. Jika dia mabuk berat, risiko terjadinya kecelakaan semakin besar.
"Apakah kamu meremehkanku?" Gavin bertanya dengan jengkel. Sebagai seorang pria, dia tidak sudi membiarkan orang lain memandang rendah dirinya. "Dahulu, aku bisa minum dua pon sendirian."
"Dua pon bir tidak ada apa-apanya."
"Yang kuminum itu minuman keras!" bentak Gavin membelalak. Masa lalunya sungguh gemilang.
"Anak sialan."
Sambil mengamati Luis pergi ke luar, Tominy menggelengkan kepalanya. Alih-alih mengejarnya, dia duduk kembali di sofa dan menuangkan secangkir wine lagi untuk dirinya sendiri.
"Apakah dia benar-benar tahu bahwa kombinasi angka ini yang akan menang?" Mengingat kepercayaan diri Luis tadi, Gavin bertanya-tanya.
Jika Gavin tidak tahu bahwa undian itu benar-benar acak, dia akan curiga bahwa Luis mendapatkan informasi dari orang dalam.
Mobil Luis melaju pergi, jendela di kedua sisinya diturunkan. Luis bersandar di jok penumpang dengan kepala nyut-nyutan.
Pemuda yang tampak waspada di sebelahnya memegang kemudi erat-erat dengan kedua tangan.
Luis melirik pemuda itu dan bertanya, "Kenapa kamu gugup sekali? Seolah-olah kamu sedang menekan kemudi mobilku dengan kencang."
__ADS_1
"Tuan, mobil Anda mahal ... " jawab Timothy menelan ludahnya. Sebagai sopir yang masih belum berpengalaman, dia tidak sengaja bertemu dengan Luis.
Meskipun dia tidak tahu banyak tentang mobil Luis, dia bisa merasakan bahwa mobil itu sungguh berbeda dari yang biasanya dia kendarai.
"Jangan khawatir. Kamu tidak perlu mengganti rugi kalau terjadi apa-apa pada mobilku, asalkan aku selamat," kata Luis sambil tersenyum.
Dia benar-benar tidak ambil pusing walaupun mobil ini sangat bernilai. Yang lebih dia pedulikan adalah nyawanya sendiri.
"Tak perlu khawatir, Tuan. Saya akan berhati-hati. Selain itu, keterampilan mengemudi saya sudah teruji." Timothy menarik napas dalam-dalam dan akhirnya bisa lebih rileks, mungkin karena sikap Luis yang ramah.
Luis mengeluarkan dan melirik ponselnya. Tiba-tiba, muncul sebuah pesan yang mengatakan bahwa hari ini adalah hari belanja di marketplace.
Pesan itu membuat Luis tersadar. Banyak aplikasi belanja yang mengadakan promosi, tetapi Luis tidak menyangka Shopazon juga melakukan hal yang sama.
Dia segera mengeklik beranda dan yang pertama dia lihat adalah ekuitas 10000 dari Taring Singa Informasi dan Teknologi Itd. sedang dijual.
Harga aslinya adalah 700 juta dolar, tetapi harga saat ini hanya 1.500 dolar.
Mata Luis langsung berbinar. Dia pernah mendengar nama perusahaan itu dan dia adalah kliennya. Perusahaan itu adalah salah satu platform livestreaming terbesar di negara ini.
Luis tidak sabar untuk membelinya!
Taring Singa Informasi dan Teknologi Itd. adalah salah satu raksasa di industri penyiaran domestik. Namun, meroketnya popularitas video pendek dalam beberapa tahun terakhir berdampak buruk pada raksasa industri ini.
Informasi mengenai perusahaan ini sangat minim ditemukan secara online. Lagi pula, jika situasi sebuah perusahaan dapat ditemukan dengan mudah melalui mesin pencari, maka tidak butuh waktu lama bagi perusahaan tersebut untuk bangkrut.
Meskipun begitu, Luis tahu dia bisa mendapatkan informasinya di Shopazon. Setelah dia menyelesaikan proses pembayaran, sebuah paket file muncul di antarmuka ponselnya.
Luis membukanya dan informasi mengenai perusahaan itu langsung bermunculan. Namun, tatkala ia melirik informasi itu, wajahnya langsung menegang.
Taring Singa Informasi dan Teknologi Itd., sebuah perusahaan besar yang bergerak dalam bisnis livestreaning game dan hiburan, didirikan oleh Solomon Brown pada bulan Juni tahun 2016.
__ADS_1
Taring Singa Livestreaming yang merupakan sumber pendapatan utama bagi perusahaan tersebut telah mengumpulkan lebih dari 30 juta pengguna terdaftar.