
POV Ikhsan
Minggu Pagi.
Suasana rumah cukup tenang, karena hanya aku yang ada dirumah. Alasannya akan dilakukan seleksi untuk masuk kedalam ekskul game.
Setelah memastikan seluruh rumah aman, aku kembali kekamar dan fokus didepan komputer. Membuka Dischat dan melihat pengumuman di channel ekskul Game.
(eh…kok Andi sudah masuk kedalam channel?) kaget ketika memperhatikan seluruh anggota didalam channel tersebut.
Beberapa Role sudah diberikan, ada Role Alumni, Kelas 3 sampai 1, dan pengurus ekskul. Tentunya Andi diberi role kelas 1.
*sebuah chat masuk kedalam channel
[mohon kepada seluruh kelas 1, untuk mempersiapkan seluruh anggota ketika pertandingan sebelum gilirannya dimulai. Agar ketika pertandingan tersebut selesai bisa langsung dilanjutkan tanpa harus menunggu lagi.
Pembagian tim mohon segera cek dibawah. Dan bagi yang ingin melihat pertandingannya bisa melalui Link dibawah.
Terimakasih dan Good Luck]
(hmmm…jam 9 sampai jam 12 akan memainkan mode Competitive, lalu jam 1 siang baru akan bermain mode Battle Royale)
Kedua mode tersebut berada di game yang berbeda. Competitive merupakan mode 5v5 antar 2 tim yang mengumpulkan poin kemenangan hingga jumlah tertentu. Biasanya pertarungan antar 2 tim dilakukan dengan metode Bomb mission. Satu tim menjadi penyerang lalu memasang bomb dan satu lagi bertahan lalu menjinakkan bom. Poin kemenangan akan diberikan jika salah satu tim berhasil meratakan semua musuh atau berhasil meledakkan bom bagi penyerang dan menjinakkan bom bagi bertahan. Gamenya bernama Fullshot, sedangkan battle royale di game TEM.
(giliranku akan bermain di urutan ke 3, jadi ada 2 pertandingan yang bisa disaksikan)
Melalui link yang diberikan, aku menyaksikan pertandingan Competitive antara kelas 1 melawan tim senior. Dari tim kelas 1 tidak banyak bisa memberikan perlawanan, kemampuan tim senior memaksa mereka cepat tertunduk. Sama halnya ketika pertandingan kedua dimulai, tidak banyak perbedaan yang terjadi sehingga beberapa Ronde diawal sudah terbaca bahwa tim senior yang akan menang.
Ketika pertandingan dua dimulai, kami sudah mengumpulkan seluruh anggota tim. Setelah saling memperkenalkan diri untuk memudahkan komunikasi, kami sedikit latihan di Custom untuk membiasakan kerja sama dalam tim. Pertandingan kedua berakhir, saatnya tim ku melawan senior.
(ok saatnya giliranku)
[Pertandingan dimulai]
[Defender]
Timku mendapat giliran menjadi Defender dahulu, sehingga kami harus bertahan dari serangan tim senior. Namun 2 Ronde diawal kami kalah. Sepertinya latihan kami tadi tidak meningkatkan kerjasama, wajar sih karena ini tim dadakan dan semuanya ingin memperlihatkan kehebatannya.
Kemenangan akan diraih jika mencapai 7 poin. Tim senior membutuhkan 4 poin lagi sedangkan kami masih bersih tidak ada poin yang berhasil dikumpulkan.
[Ronde 3]
“Defend aja, jangan maju… kalau dengar step kasih tau”
“ok”
Kesalahan kami selama 2 ronde sebelumnya ialah maju disaat seharusnya bertahan, jika Defender maju hanya ketika waktu yang tepat. Jika waktunya salah, besar kemungkinan akan menjadi kekalahan Defender. Tim senior memilih Hold dulu sekitar 30 detik baru mulai menyerang, beberapa dari kami tidak sabar dan maju menyerang senior. Hasilnya 2 ronde kami kalah.
Di ronde ketiga ini, sepertinya anggota tim yang maju memilih untuk diam dulu hingga Timing yang pas untuk maju. Kesabaran mereka menghasilkan kemenangan pertama bagi tim kami.
[Defender 1 vs 2 Attacker]
Kemenangan pertama meningkatkan kerjasama kami dipertandingan selanjutnya, terbukti kemenangan kedua berhasil kami raih dengan lebih mudah. Melihat kami yang menyusul poin tim senior, membuat beberapa senior mulai bermain secara serius. Strategi Hold kini tidak mereka gunakan, dengan berani 1 musuh melakukan Rush kearah sisi yang tidak ku jaga yaitu sisi A. Dengan cepat tim musuh menguasai sisi tersebut.
[Bomb telah dipasang]
Tim kami tersisa 3 orang termasuk diriku, sedangkan musuh masih utuh 5 orang. Baru tiba didekat sisi A, 2 anggota timku sudah kalah, kini tersisa diriku melawan 5 musuh.
Ada 3 jalan untuk memasuki wilayah bomb A, jalan pertama melalui markas Defender, jalan kedua melalui jalan tengah peta dan jalan ketiga melalui markas Attacker. Mungkin lebih dari 2 musuh menjaga di jalan ketiga, sisanya menjaga di wilayah bomb. Pilihan terbaiku saat ini ialah masuk melalui jalan pertama dahulu.
Dor….Headshot
(ok, satu musuh.)
Dor…Headshot
(3 musuh lagi)
Dor..dor..dor..dor..dead.
(huff…sisa 2 musuh lagi)
Tadi dia datang dri jalan ke 2, kemungkinan 2 orang lagi di jalan ketiga. Durasi bomb masih ada 20 detik lagi sebelum meledak. Terlihat 1 musuh berada di jalan tersebut.
Dor..dor..dor..
Jauhnya jarak membuat kami saling adu tembak.
Dor..dor..dor..dor..dead.
(ok satu musuh la…)
__ADS_1
Dor…Headshot
(eh…ternyata 1 lagi dijalan kedua)
“Nice try, keren-keren”
Beberapa pujian diberikan oleh tim. 1 musuh terakhir tadi tidak kuperkirakan ada disana, padahal Instingku sudah memberikan peringatan bahaya di jalur kedua.
[Defender 2 vs 3 Attacker]
[Ronde terakhir sebelum ganti sisi]
Setiap ronde ke 7 setiap tim akan bertukar sisi, jika sebelumnya Defender maka di ronde ke 7 akan menjadi Attacker, begitu juga sebaliknya. Harapannya dirondei ini kami menang agar poin kembali sama, namun senior melakukan Rush disisi yang ku jaga dengan 4 orang. Aku berhasil dikalahkan tapi 2 musuh juga berhasil kukalahkan. Walaupun tim kami menang jumlah, namun tidak membuat itu kami menang dironde ini. Dengan cepat musuh berhasil meratakan tim kami tanpa membiarkan anggota mereka dikalahkan.
[Ganti Sisi]
[Defender 4 vs 2 Attacker]
(akhirnya Attacker…)
Biasanya, sisi Attacker adalah sisi yang dijadikan unjuk skill bagi banyak player Fullrank. Terbukti di ronde pertama tidak ada kerjasama yang kami lakukan, semua misah seolah kemenangan mudah dilakukan oleh seorang diri.
[Invincible]
Tim senior berhasil meratakan kami tanpa 1 orang pun ditimnya berhasil dikalahkan.
[Defender 5 vs 2 Attacker]
2 poin lagi yang dibutuhkan senior untuk menang, sedangkan kami masih jauh tertinggal. aku tidak biasa mengatur strategi, tapi melihat tim kami yang terus kalah membuatku kesal.
(baiklah, gak ada yang mau kerjasama…)
[Ronde 8, Mulai!!!]
Seperti biasa, masing-masing dari berpencar. Rasa pasrah sepertinya sudah mulai muncul di pikiran mereka. Mengabaikan mereka saat ini menjadi prioritasku walau itu salah. Jalur Mid memang termasuk jalur yang susah, karena bisa di sergap dari kedua sisi. Namun jika menguasai jalur tersebut, kedua sisi tersebut bisa kita kuasai dengan mudah.
[Smoke]
Menutup pandangan salah satu sisi dengan Smoke, sehingga jika ada musuh dari sisi tersebut cukup terhambat karena harus berhati-hati dengan apa yang ada didalam Smoke.
(sisi A sudah ditutup, menuju B)
Dor…Headshot
Dor…Headshot
2 musuh telah tumbang.
Sisi B telah ku kuasai, namun Bomb tidak kubawa, anggota tim yang membawa Bomb masih
di Mid.
“Jaga B, ku kesana tuk Planting”
“ok”
Seluruh sisi B sudah aman.
Tap…tap…tap…..
Suara jejak kaki mendekati area B, sepertinya suara tersebut dari jejak kami musuh. Perlahan ku mendekati arah suara tersebut.
Dor..dor..dor..dor..dead.
“aaah..sorry ada 2 tu dekat arah masuk B” kata anggota yang membawa Bomb
[Bomb terjatuh di Mid B]
(2 musuh sudah diketahui, 1 lagi yang belum)
2 musuh sudah ku kalahkan, namun 3 anggota kami juga sudah dikalahkan.
Dor..dor..dor..dor..dead.
1 musuh berhasil dikalahkan. Dari posisi anggota tersebut, ia berada di Mid A.
(berarti 2 lagi didekat Bomb)
Tanpa sadar waktu tinggal 30 detik lagi. Melihat kondisi, satu-satunya cara untuk menang ialah mengalahkan seluruh anggota musuh.
“kalahin semua musuh, gak cukup waktu untuk planting”
__ADS_1
“ok”
Bersama, kami menuju arah Bomb.
Dor..dor..Headshot. 1 musuh berhasil ku kalahkan.
Dor..dor..dor..dor..dead.
“aaah… sorry, dia di Mid.”
“gk apa”
Dor..dor..Headshot
[Clutch]
Pertandingan ke 8 berakhir. Kemenangan berhasil kami raih.
[Defender 5 vs 3 Attacker]
[Ronde 9, Mulai!!!]
“hei kamu yang tadi menangin ronde!”
“eh…yaa?”
“mau masuk ke sisi mana?”
“ke sisi B”
“ok, biar ku duluan”
“sip, makasih”
Berdua, kami memasuki sisi B. Setelah ku perhatikan dia adalah anggota tim yang membawa Bomb di Ronde 8. Di Ronde ini ia juga membawa Bomb, mungkin karena di Ronde 8 ku berhasil menguasai sisi B ia ingin mengikuti saja.
Dor..dor..Headshot
Dor..dor..Headshot
2 musuh penjaga B berhasil ku kalahkan.
[Bomb telah terpasang]
Seketika seluruh tim mulai mencari posisi masing-masing. 2 anggota tim tetap di Mid B, 2 disekitar Bomb dan 1 menjaga jalur dari markas.
Dor..dor..dor..dor..
Dor..dor..dor..dor..
Dor..dor..dor..dor..
Baku tembak antar pemain tak dapat di hindari. Fokusnya kami dalam posisi bertahan membuat kami menang.
[Bomb berhasil diledakkan!!!]
[Defender 5 vs 4 Attacker]
Perlahan, poin kami mulai menyusul tim senior.
“nice… gk sia-sia ku ikut dengan kamu”
“yaa kalian juga bagus posisi bertahannya.”
“haha…jadi selanjutnya mau ke mana?”
“sisi A”
Entah kenapa, seluruh Tim mulai kompak. 2 orang mengikutiku dan 2 lagi menyerang dari sisi Mid A. kerja sama kami semakin kuat. Terbukti kami berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 7 vs 5 dan total pertandingan 12 Ronde. 1 kekalahanpun tidak kami berikan setelah kerjasama semakin baik.
“Nice Game, keren kalian”
“kamu yang keren”
“ok makasih semuanya, pamit dulu. Semoga nanti kita ketemu disekolah”
“sip”
Satu-persatu keluar dari Channel. Aku memilih istirahat sejenak untuk persiapan Mode kedua yaitu Battle Royale.
(Bersambung…)
__ADS_1