Keputusanku Di Sekolah Game

Keputusanku Di Sekolah Game
Chapter 46 - Tim Terkuat


__ADS_3

Aksi dari sekolah SMK 4 Negeri Yogyakarta membuat riuh para penonton. Walaupun Aku tidak terlalu mengerti, namun bisa mengalahkan musuh dengan jumlah banyak menurutku itu hebat.


Saat ini operator fokus menampilkan permainan SMK 4 Negeri Yogyakarta, cukup jarang berganti ke tim lain. Ya mengingat tim lain juga jarang melakukan tembak menembak. Bahkan dari tadi Aku tidak ada melihat tim Andi.


“Tampaknya Lingkaran kedua akan mengecil dan masih banyak tim yang masih di luar yang perlahan mulai masuk ke lingkaran ke tiga”


Sepertinya Aku harus menyimak dengan baik penjelasan Caster agar lebih memahami situasi pertandingan.


“Kali ini kita melihat peperangan antar 4 sekolah yaitu SMAN 3 Magelang, SMAN 1 Tegal, MAN Purbalingga, dan SMAN 3 Rembang. Ke empat sekolah ini berada saling berdekatan dan membuat sebuah persegi. Diantara 4 sekolah ini, menurutmu mana yang paling di untungkan B?”


“berdasarkan Map, yang paling menguntungkan itu MAN Purbalingga, karena dia berada digedung yang cukup tinggi dan bisa melihat posisi 3 posisi sekolah lainnya. Sedangkan sekolah SMAN 3 Magelang bisa dibilang posisi yang kurang menguntungkan, tempat berlindungnya kecil. Jadi mereka harus membuat pilihan, maju atau-”


“tampaknya SMAN 3 Magelang memilih menyerang sekolah dengan tempat teraman yaitu MAN Purbalingga. Adu tembak telah terjadi. 1 tumbang…2 Tumbang…dan MAN Purbalingga Gugur di Match kali ini”


“Sayang sekali ya A, MAN Purbalingga harus kembali ke Lobby begitu cepat dengan urutan ke…hmm,14. Ini menarik A”


“Kenapa begitu B?”


“karena selama kita fokus melihat peperangan SMAN 3 Magelang, ditempat lain terjadi juga peperangan yang membuat 5 sekolah duluan ke lobby”


“wow…5 sekolah kembali ke Lobby, berarti tersisa 13 Sekolah lagi yang masih bertahan!!! Upss, sudah sepertinya pengurangan menjadi 2 Sekolah.”


“yaap, tampaknya Tegal memanfaatkan penyerangan SMAN 3 Magelang untuk menyerang SMAN 3 Rembang. Wajar sih, karena fokus mereka sedikit teralihkan ke peperangan SMAN 3 Magelang, Tegal dengan mudah meratakan SMAN 3 Rembang. Dan kali ini tersisa antara SMAN 1 Tegal melawan SMAN 3 Magelang. Dari mapnya, tidak ada sekolah lain yang akan menganggu mereka, apakah akan terjadi peperangan? Atau mereka memilih ke zona selanjutnya mengingat lingkaran ke 3 akan mengecil dan mereka jauh dari Zona aman”


“Kalau Aku jadi mereka sih, pasti lebih memilih kabur. Ingat ini Battle Royale, Poin tertinggi itu berada di posisi terlama bertahan. Jadi lebih baik kabur, sebisa mungkin menghindari peperangan. Apalagi lingkaran ke 3 ini sudah mulai menyakitkan.”


Ok, Aku akhirnya mengerti keseluruhan lomba ini. Sebuah permainan yang mengutamakan bertahan hidup paling lama. Lalu pilihannya 2, sembunyi dengan tingkat bertahan lebih tinggi, atau menyerang tentu tingkat bertahannya rendah. Namun bersembunyi dengan musuh yang memiliki Gagdet berkemampuan mencari musuh, sama saja dengan sia-sia.


Gadget menjadi sebuah skill yang sangat membantu, kalau tidak salah Andi menggunakan Gadget Medic, Ikhsan Scout dan Pandu Jumper. Kalau dari namanya Aku bisa mengerti sih, tapi akan lebih seru jika melihatnya secara langsung.


Namun dari tadi Aku tidak melihat kemampuan Medic, apa mungkin kurang popular ya? Kebanyakan sekolah menggunakan Jumper, Tracker dan Defender. Kemampuan 3 Gadget itu meningkatkan kemungkinan tim bertahan. Seperti SMAN 3 Magelang tadi mudah menyerang karena menggunakan 3 Gadget tersebut. Posisi musuh diketahui karena Gadget Tracker, lalu menyerang bersama Defender, sedangkan satu lainnya naik keatas dengan cepat dengan kemampuan Jumper untuk membokong mereka.


Fokus operator saat ini SMAN 3 Magelang. berdasarkan informasi Caster saat ini, karena timnya lebih dahulu sampai di zona aman, mereka menembaki sekolah SMAN 1 Tegal yang mencoba masuk. Dengan mudah, SMAN 3 Magelang meratakan SMAN 1 Tegal.


(Cukup bahaya juga efek lingkaran merah ini)


Dari tadi belum ada pemain yang terkena lingkaran merah, ketika melihat tim Tegal tadi Aku bisa mengerti kenapa harus menghindara lingkaran merah tersebut.


Ponselku bergetar, tanda ada sebuah panggilan. Setelah ku lihat, Salma menelpon.


“Chaaa, dimanaa?”


“disini kursi penonton, Salma dimana?”


“dekat minuman Boba”

__ADS_1


“ok, Acha kesana. Tunggu disitu”


Ketika berdiri dan melihat kebelakang, Aku baru sadar betapa ramainya penonton turnamen ini. Hingga lantai 3 semua melihat kearah yang sama yaitu layar proyektor. Untungnya Aku duduk dikursi Vip. layaknya bioskop, kursi ini dipesan dan hanya boleh diduduki oleh orang yang memesan.


Aku memesan minuman Boba setelah menemukan Salma, sesuai janji ia akan menemaniku menonton turnamen hingga besok dan akan menginap dirumahku malam ini.


2 minuman telah siap, saatnya kembali. Aku menuntun Salma menuju kursi.


“waah enaknya didepan, Aku kira kita duduk dibelakang”


“aman Saal, inilah fungsi jadi Administrasi ekskul game. Bisa memesan kursi vip”


“hooo, jadi itu alasan lainnya ya. Alasan utamanya apa?”


“hmm…”


“tidak perlu dijawab, dah tahu Aku”


“Ah…Salmaa…”


Sepertinya wajah maluku terselamatkan oleh kehebohan penonton.


“dari 6 tim, kini tersisa 3 Tim yang masih bertahaaaaannnnn…”


“Ketiganya ialah SMK 7 Swasta Solo, SMAN 3 Magelang, dan SMK 4 Negeri Yogyakartaaaa!!!”


Cukup sedih mendengarnya, namun ini belum berakhir. Kekalahan diawal belum tentu kalah. Karena kemanangan akhir berdasarkan poin tertinggi yang berhasil dikumpulkan selama 2 hari pertandingan.


Ketiga tim yang tersisa memilih diam bertahan, tidak menyerang dan menunggu lingkaran terakhir mengecil. Setidaknya itu yang ku dengar dari Caster, dan benar terjadi. Tidak ada tembak menembak selama 2 menit, semua tim diam bersembunyi dan tidak menganggu tim lainnya.


Ketika zona mulai mengecil, ada satu tim yang posisinya kurang mendukung. Bisa dibilang tim itu mendapatkan posisi terjauh dari titik aman, sehingga lingkaran akan mengecil lebih cepat diposisinya. Kedua tim yang berada di posisi menguntungkan, mulai menembaki tim tersebut. Dengan cepat tim itu kalah.


“ouhhhh Sayang sekali!!!! SMK 7 Swasta Solo harus menuju Lobby disaat terakhirr!!!!”


“kita bisa melihat 2 tim tersisa mencuri-curi tembakan, saling mencicil dan bertahan”


“tampaknya posisi kurang menguntungkan bagi SMK 4 N Yogyakarta, tidak ada objek yang melindungi serta didorong oleh lingkaran merah. Mau tak mau mereka harus begerak maju”


“Benar sekali A… Buffalo melempar Gadget Defender cukup jauh kedepan untuk memberikan perlindungan kepada 2 anggota timnya. Sebuah Scan telah dilakukan oleh Fish, untuk memastikan lokasi musuh.”


“tampaknya kini SMAN 3 Magelang yang terpaksa maju, hal yang sama dilakukan oleh Defender tim Magelang, melemparkan Shield untuk melindungi mereka dari tembakan musuh. Melihat hal tersebut, Tiger menerobos melewati  Shield musuh dan melakukan tembakan.”


“satu orang berhasil ditumbangkan oleh Tiger, namun sayang sekali tidak ada waktu untuk mundur mengisi ulang Shield. Jadi mau tak mau Tiger harus melanjutkan peperangan dengan darah yang tersisa.”


Pemain bernama Tiger tumbang oleh musuh, dari posisi penonton wajar sih dia kalah. 2 pemain bersamaan menembak kearahnya, jelas dia akan kalah. Namun beberapa saat kemudian 1 tim dari sekolah Magelang tumbang menyisakan 1 pemain terakhir melawan 2 orang dari SMK 4 N Yogyakarta.

__ADS_1


“Tersisa 1 orang, Fish maju kedepan melancarkan tembakan dann berhasil mengakhiri pertandingan kali iniiiiii!!!!”


“Match Pertama turnamen TEM dimenangkan oleh SMK 4 N Yogyakarta!!!!!”


Pertandingan pertama telah selesai.


Layar proyektor menampilkan urutan 1 sampai 20. Hanya butuh beberapa detik saja untuk menemukan urutan sekolahku.


(Urutan ke 4 yaa…Tidak buruk, namun Aku penasaran penyebab Andi bisa kalah)


Beberapa saat kemudian Proyektor menampilkan cuplikan selama pertandingan pertama. Dari banyak cuplikan tersebut, Aku tahu kalau tim Andi kalah disebabkan oleh tim lain yang menembakinya dari jauh ketika ia baru saja meratakan sekolah SMK 1 Bantul.


“Halooo kembali lagi ke saya pembawa acara Zero, kali ini saya akan menanyai orang yang mendapatkan Last Kill dan mengakhiri pertandingan kali ini. Apa saja persiapan kalian untuk turnamen kali ini??”


“yaah biasa aja sih, latihan dan bermain”


“begitu saja?”


“yaa begitu saja”


“wow jawaban yang simpel yaa, terimakasih. Saya kembalikan lagi ke Caster A dan B”


Para Caster mulai memberikan opininya berdasarkan pertandingan tadi hingga permainan kedua dimulai.


Tidak banyak hal yang bisa kujelaskan selama pertandingan kedua, Aku dan Salma sama-sama terdiam menyaksikan pertandingan. Apalagi melihat kemampuan SMK 4 N Yogyakarta menjadi pemenang kali ini. Sedangkan Tim Andi turun satu tingkat ke urutan 5.


(jadi ini tim Terkuat!!!)


“Easy kali, seperti lawan bocah yang baru main!!!” kata salah satu pemain SMK 4 N Yogyakarta dengan akun bernama Tiger. Ia diwawancara karena menjadi Last Kill dan mengakhiri pertandingan kedua.


Kesal kurasakan melihat arogannya, namun kemampuan terbukti benar membuat pemain lain terdiam termasuk beberapa penonton yang bukan dari sekolahnya.


Pertandingan ke 3 telah dimulai.


“menurut B, siapa yang akan memenangkan pertandingan kali ini? Apakah SMK 4 N Yogyakarta lagi? Atau sekolah lain?”


“hmm masalahnya A, kemampuan SMK 4 N Yogyakarta itu jelas terbukti. Selama 2 match mereka menguasai permainan seakan ini adalah kebun mereka”


“benar sekali A, tolong operator pindahkan fokus ke SMK 4”


“apa???” Caster B tampaknya kebingungan,


“hal yang tak terduga terjadi!!! SMK 4 N Yogyakarta telah gugur di posisi ke 15 dikalahkan oleh SMA Swasta 8 Yogyakarta!!!”


(eh??) Sekarang Aku yang kebingungan.

__ADS_1


(Bersambung…)


__ADS_2