Keputusanku Di Sekolah Game

Keputusanku Di Sekolah Game
Chapter 45 - Hari Pertama Turnamen


__ADS_3

POV Acha


Akhirnya hari Tournament tiba.


Aku sudah membuat surat izin agar mereka bisa pulang lebih cepat. Namun surat izin tersebut hanya berguna bagi Ikhsan dan Pandu, sedangkan Andi sudah tidak datang ke sekolah dengan alasan izin ada urusan rumah.


Lomba akan dimulai jam 1 siang, tapi semua peserta harus sudah ada ditempat paling lambat jam 12 siang. Aku meminta Salma untuk menemaniku, ia mau namun akan menyusul ketika pulang sekolah. Jadi Aku akan duduk sendiri untuk beberapa saat.


Suasana Mall sangat ramai. Di tengah sudah tersedia panggung megah beserta komputer yang sangat banyak. Jika 1 tim berisikan 3 orang, lalu ada 20 tim. Jadi diperkirakan ada 60 komputer yang disediakan untuk para peserta bertanding. Belum lagi komputer untuk operator dan sebagainya. Aku cukup tahu karena toko Ayahku mendapatkan kerjasama dalam turnamen kali ini.


Aku memasuki ke ruangan para peserta, ruangan khusus bagi peserta dan yang memiliki Tag. Disini Aku bisa melihat berbagai peserta dari berbagai sekolah. Ada yang jadi Semarang, Brebes, Pekalongan dan kota-kota lainnya selagi di wilayah Jawa Tengah.


Aku segera mencari wilayah timku dan hanya menemukan Ikhsan dan Pandu.


“dimana Andi?”


“lagi ke wc, mau sekalian ganti pakaian”


Andi akan mengikuti turnamen ini dengan menutup identitasnya. Iya tidak ingin wajahnya dikenal publik apalagi disekolah nanti. Memangsih tidak ada peraturan yang melarang menutup identitas ketika bermain, selagi data-data yang mendaftar itu benar dan asli. Peserta bebas ingin berpakaian seperti apa ketika dipanggung, tentu sopan menjadi standarnya.


“Oh ada Acha, gimana aman-aman aja?”


Akhirnya Dia kembali, dengan mengenakan baju yang sama dengan Pandu dan Ikhsan. Namun diwajahnya menggunakan masker dan topi hitam guna menutupi seluruh wajah dan rambutnya.


“aman seperti itu? Gak panaskan wajahnya? Bisakan nafas?” sepertinya Aku berlebihan mengkhawatirkannya,


“enaaaknyaa ada yang khawatir…”


(ah…Aku lupa kalau yang lain masih disini…)


“makasih sudah khawatir, tapi tenang aja Acha…aman kok…oiya Aku nitip ini” dia memberikan dompetnya,


“baiklah”


Akhirnya Ikhsan dan Pandu menitipkan barang berharganya kepadaku. Setelah memastikan semua kebutuhan mereka terpenuhi, Aku kembali ke kursi penonton.

__ADS_1


Hari ini akan ada 5 pertandingan, pertandingan pertama akan dimulai jam 1 siang. Lalu pertandingan kedua jam 2 siang, begitu pula dengan pertandingan 3, 4 dan 5 yang akan dimulai tepat 1 jam setelah pertandingan sebelumnya selesai. Setiap pertandingan maksimal berdurasi 40 menit, lalu 15 menit istirahat dan 5 menit sisanya bersiap untuk pertandingan selanjutnya.


“Halooo semuanya Selamat datang di Turnamen TEM tingkat sekolah seluruh Indonesiaa!!!”


“yeaayyy….!!!!”


“Perkenalkan saya Zero dan akan menjadi mc…Lalu hari ini disini, akan dilakukan babak penyisihan untuk wilayah Jawa Tengah dan 2 tim dengan nilai tertinggi akan mewakili Jawa Tengah dalam perebutan sekolah terbaik di Jakarta Desember nanti!!!”


Kalau tidak salah, Turnamen Final akan dilakukan pada tanggal 25-26 Desember. Beruntungnya pada tanggal itu kami sudah libur semester, jadi tidak perlu mengurus izin dari sekolah.


“ada 20 sekolah yang hari ini dan besok akan bertanding. Sekolah pertama, sekolah yang menjadi perwakilan Jawa Tengah tahun lalu dan berhasil menjadi pemenang. Silahkan sambut SMK 4 Negeri Yogyakarta!!!”


3 anggota tim keluar dengan gayanya masing-masing.


“Sekolah kedua, juga merupakan perwakilan Jawa Tengah pada tahun lalu dan berhasil menduduki peringkat 6. Silahkan sambut SMA 3 Negeri Magelang!!!”


Sama seperti sebelumnya, 3 orang keluar membalas sambutan dari para penonton dan menuju komputernya.


“Selanjutnya, sekolah-”


Fokusku teralihkan ketika membaca kembali pesan rangkuman sekolah yang dibuat oleh Pandu. 2 sekolah yang disebutkan tadi merupakan musuh terkuat saat ini, pengalaman, taktik dan keahlian mereka sangat menyusahkan. Lalu ada satu sekolah lagi yang menjadi musuh utama dan belum dipanggil yaitu SMK 7 Swasta Solo. 3 sekolah itu menjadi musuh yang harus diperhitungkan, sedangkan 16 sekolah lainnya bisa dibilang cukup diwaspadai sebiasanya aja.


Dari mulai sekolah ke 11 hingga sekarang, tampaknya sekolah sekolah yang dipanggil tidak memiliki pendukung. Terlihat yang berteriak merupakan kumpulan orang yang sama memberikan sambutan ke seluruh sekolah.


Ketiganya masuk dengan biasa saja, lalu segera menuju komputernya.


Semua sekolah telah dipanggil, menandakan pertandingan siap dimulai.


“Baiklah semua sekolah telah dipanggil, maka Lomba kali ini akan diambil alih oleh Caster A dan B”


“yooo…terimakasih Zero. B 20 sekolah telah berkumpul dan siap bertahan hidup melawan sekolah lainnya. Menurutmu siapa yang akan menang?”


“hmm susah juga sih, karena di Jawa Tengah ini ada sekolah pemenang turnamen tahun lalu yaitu SMK 4 Negeri Yogyakarta. Bisa dibilang sekolah itu menjadi musuh utama bagi sekolah yang lainnya. Tapi entah kenapa Aku yakin pemenang diakhir bukanlah SMK 4 Negeri Yogyakarta.”


“huuuu….”

__ADS_1


“waahh, sebuah Opini yang tidak disukai penggemarnya. Tapi saya akui menjuarai lagi itu sangat susah dan jika sekolah itu bisa maka bisa dibilang SMK 4 Negeri Yogyakarta menjadi sekolah terkuat.”


“nah benar itu A, ingat masih banyak hal yang mungkin terjadi didalam peta”


“yaa benar…baiklah, pertandingan akan dimulai 3…2…1”


Layar besar didepanku berganti menjadi sebuah pesawat. Satu persatu setiap tim keluar memilih wilayahnya. Berdasarkan penjelasan Caster, pada lingkaran pertama akan kecil kemungkinan terjadi tembak menembak. Alasannya setiap lebih memilih bermain aman dan lebih mengutamakan mengumpulkan peluru, bomb dan keperluan bertahan hidup lainnya. Dan memang benar, hingga lingkaran kedua tidak ada tembak menembak


terjadi.


(hmm…dari tadi kok gak ada ya tim Ikhsan ditampilkan)


Mungkin mereka yang bermain aman tidak menjadi sorotan sehingga sampai saat ini aku tidak mengetahui apa saja yang mereka lakukan. SMK 7 Swasta mulai disorot karena menembaki sekolah lain yang melintasi daerah pertahannya.


Suasana penonton berubah drastis ketika layar berubah memperlihatkan  SMK 4 Negeri Yogyakarta.


“terlihat Tiger menyerang, berhasil menyulik 1 pemain sekolah Semarang. Tersisa 2 anggota, mengetahui unggul dalam jumlah, Buffalo menyerang dari sisi berlawan dari Tiger. Namun sekolah dari Kebumen ikut bergabung.”


“…”


penonton diam fokus memperhatikan


“Buffalo lari menggunakan Gadget Jumper, ia kembali mengisi Shield didekat anggota tim ketiga yaitu Fish. Hal yang berbeda dilakukan oleh Tiger, ia mengetahui ada Party ketiga namun ia tidak mundur. Tetap maju menembaki sekolah dari Semarang”


Di layar, terlihat peperangan terjadi dalam Gedung berlantai 4. 2 pemain SMK 4 Negeri berada diluar sedangkan 1 didalam ingin menghabisi 2 anggota yang tersisa dari sekolah Semarang. 3 pemain dari sekolah Kebumen sudah masuk, jadi ada 6 orang dengan 3 tim yang berbeda sedang saling menyerang.


“Fish mengaktifkan Gadget Scout untuk membantu Tiger, hal yang sama dilakukan oleh sekolah Kebumen untuk mengetahui lokasi musuhnya. Peperangan terjadi, Tiger menembaki 1 anggota Kebumen lalu kabur. 1 anggota tadi mengejar karena ia tahu Shield dari Tiger sudah pecah. Namun sayang kedatangan darinya sudah ditunggu


Tiger. Sebuah tembakan yang menghabisi 1 slot magazine berhasil menumbangkan pemain dari Kebumen.”


“HUAAAAA!!!!!” sorakan penonton ketika melihat Tiger,


“Buffalo masuk, melemparkan Bomb asap. Fish kembali menggunakan Gadgetnya untuk membantu anggota timnya. 4 musuh terdeteksi, Tiger bergerak cepat menumbangi 2 orang didepannya!!! Buffalo naik kelantai yang sama, menembaki membantu Tiger dan 2 orang berhasil dikalahkan. Tersisa 2 orang yang berusaha melarikan diri namun mereka keluar gedung melalui pintu yang salah. Karena Fish Sudah menunggu. Dan 2 Tim berhasil diratakan oleh SMK 4 Negeri Yogyakarta!!!!!!”


“HUAAAAA!!!!!”

__ADS_1


(jadi seperti ini sekolah pemenang yaa…)


(Bersambung…)


__ADS_2